Internasional

Misteri Danau Loch Ness Mungkin akan Terpecahkan

Selama ratusan tahun, pengunjung Loch Ness telah menggambarkan melihat monster yang sebagian percaya bersembunyi di kedalaman. Seorang ilmuwan asal Selandia Baru berencana mencari tahu melalui tes DNA, spesies apa saja yang hidup di danau di Skotlandia ini. Tampaknya para ilmuwan saat ini bernafsu memusnahkan berbagai kisah misteri yang publik sebenarnya berharap agar tetap hidup.

Ilmuwan ini, Profesor muda Universitas Otago, Neil Gemmell (51), rencananya akan memimpin tim internasional ke danau tersebut bulan depan. Mereka akan mengambil sampel air keruh Loch Ness dan melakukan tes DNA untuk menentukan spesies apa saja yang hidup di sana.

Gemmel sendiri mengaku tidak percaya keberadaan Nessie, nama sang monster, tetapi dia ingin membawa orang-orang dalam petualangan dan mengomunikasikan sains di sepanjang perjalanan penelitian. Selain itu, katanya, anak-anaknya berpikir bahwa apa yang dilakukannya adalah salah satu hal paling keren yang pernah dia lakukan.

Salah satu teori yang mengada-ada adalah, Nessie merupakan plesiosaur berleher panjang yang entah bagaimana bertahan dari periode ketika dinosaurus punah. Teori lain menyebutkan, Nessie sebenarnya adalah ikan sturgeon atau ikan lele raksasa.

Postcomended   Tesla Bangun “Stasiun Charger” untuk Truk Listrik

Banyak juga yang percaya bahwa penampakannya adalah tipuan yang bisa dijelaskan oleh kayu gelondongan yang mengambang atau angin kencang.

Gemmell menjelaskan, ketika makhluk bergerak di dalam air, mereka meninggalkan potongan kecil DNA, baik itu berasal dari kulit, bulu, sisik, hingga urin.

Dia mengatakan timnya akan mengambil 300 sampel air dari berbagai titik di sekitar danau dan pada kedalaman yang berbeda. Mereka akan menyaring bahan organik itu dan mengekstrak DNA, katanya, mengurutkannya dengan menggunakan teknologi yang awalnya dibuat untuk proyek genom manusia.

Dia mengatakan hasil tes DNA kemudian akan dibandingkan dengan database spesies yang diketahui. Dia mengatakan mereka harus memiliki jawaban pada akhir tahun ini.

“Aku berpikir tidak mungkin ada monster, tapi aku ingin menguji hipotesis itu,” kata Gemmell. “Apa yang akan kita dapatkan adalah survei keanekaragaman hayati Loch Ness yang sangat bagus.”
Dia mengatakan penemuan nyata mungkin datang dalam menentukan hal-hal seperti prevalensi spesies invasif.

Postcomended   Diduga Kesurupan, Korban Obat PCC Sempat Dibawa ke Dukun

Gemmell mengatakan dia pertama kali mengunjungi Loch Ness di usia akhir 20-an saat berlibur. Seperti ribuan turis sebelum dia, dia menatap ke danau berharap melihat monster.

Graeme Matheson, kepala Masyarakat Skotlandia Selandia Baru, mengatakan, dia juga telah mengunjungi Loch Ness dan menatap ke atas air, dan bahwa dia berharap yang terbaik untuk Gemmel.

“Kuharap dia dan timnya menemukan sesuatu, meskipun aku pikir tak akan semudah yang dibayangkan,” kata Matheson. “Tetap saja, ini cara yang bagus untuk pergi ke Skotlandia,” sambungnya.

Namun Gemmell melihat, bahwa jikapun timnya tidak menemukan DNA monster, itu tidak akan menghalangi beberapa orang percaya Nessie.

Gemmel mengatakan, mereka yang percaya Nessie sudah menawarkan sejumlah teori kepadanya, misalnya bahwa Nessie mungkin berlibur setelah berenang ke laut melalui gua bawah air yang tersembunyi, atau bahwa makhluk itu mungkin makhluk luar angkasa dan tidak meninggalkan DNA.

“Dalam kehidupan kita, kita ingin masih ada misteri, beberapa di antaranya pada akhirnya akan kita pecahkan,” kata Gemmell. “Itu bagian dari semangat penemuan. Dan kadang-kadang, apa yang Anda temukan mungkin tidak seperti yang Anda harapkan.”(***/associatedpress)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top