MENGEJUTKAN!! KPK Beberkan Nama Anggota DPR Yg Terlibat Korupsi E ... YouTube480 × 360Search by image KPK Beberkan Nama Anggota DPR Yg Terlibat Korupsi E-KTP (HOT)

MENGEJUTKAN!! KPK Beberkan Nama Anggota DPR Yg Terlibat Korupsi E … YouTube480 × 360Search by image KPK Beberkan Nama Anggota DPR Yg Terlibat Korupsi E-KTP (HOT)

Butuh tiga tahun bagi KPK untuk sampai pada penetapan sejumlah tersangka kasus korupsi proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun, seperti saat ini. Penangkapan duo mantan pejabat Kemendagri, Sugiharto (2014) dan Irman (2016), adalah kuncinya. Dari mereka, muncul nama Andi Agustinus atau Andi Narogong, dan juga Miryam S Haryani, yang semakin membuka borok-borok pejabat di Senayan. Dari keterangan mereka, KPK sampai pada keputusan menetapkan Ketua DPR RI, Setya Novanto (SN), sebagai tersangka.

SN hanya satu nama besar di Senayan dari banyak yang diungkap KPK terindikasi menerima kucuran suap proyek pengadaan KTP elektronik ini (e-KTP). Menjelang sidang perdana skandal korupsi keroyokan ini pada 9 Maret 2017, Ketua KPK, Agus Rahardjo, telah memberi sinyal bakal terungkapnya nama-nama besar di Senayan yg terlibat kasus ini.

Bermodalkan fakta-fakta persidangan Irman dan Sugiharto, KPK kemudian menetapkan pengusaha rekanan Kemendagri, Andi Narogong sebagai tersangka. Hingga akhirnya qpada 17 Juli lalu, KPK mengumumkan penetapan tersangka terhadap SN.

Dalam skandal ini, Andi Narogong memiliki peran sentral. Dia menjadi pengendali bagi-bagi jatah proyek yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun ini. Tak heran, karena Andi pula yang memperjuangkan proses penganggaran proyek e-KTP dengan berkongkalikong dengan Sugiharto dan Irman.

Perlawanan tak hanya muncul dari pribadi SN yang sempat menang sidang praperadilan, namun juga dari kalangan anggota DPR dengan membentuk Pansus KPK. Duduk dalam pansus tersebut beberapa anggota DPR yang disebut mendapat jatah proyek e-KTP.

Sebelumnya, Ketua KPK, Agus Rahardjo, menyebut akan banyak sekali nama-nama besar yang disebut dalam kasus korupsi e-KTP ini. Pernyataan Agus ini menyusul telah dilimpahkannya berkas perkara e-KTP ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta pada Rabu (1/3/2017).

“Nanti Anda baca saja,” ujar Agus saat ditanya siapa yang dimaksud sebagai nama-nama besar tersebut, seraya mengatakan semoga tidak akan ada guncangan politik besar.

Dari persidangan yang telah digelar, nama-nama besar yang muncul, baik perorangan maupun lembaga adalah sebagai berikut, lengkap dengan jumlah jatah masing-masing seperti dilansir Tempo dengan catatan bahwa nama-nama yang disebut ini menyangkal menerima uang tersebut.

1. Gamawan Fauzi sebesar US$4,5 juta dan Rp50 juta.
2. Diah Anggraini US$2,7 juta, dan Rp22,5 juta.
3. Drajat Wisnu Setyawan US$615 ribu dan Rp25 juta.
4. Enam anggota panitia lelang masing-masing US$50 ribu.
5. Husni Fahmi US$150 ribu dan Rp30 juta.
6. Anas Urbaningrum US$5,5 juta.
7. Melchias Markus Mekeng sejumlah US$1,4 juta.
8. Olly Dondokambey US$1,2 juta.
9. Tamsil Linrung US$700 ribu.
10. Mirwan Amir US$1,2 juta.
11. Arief Wibowo US$108 ribu.
12. Chaeruman Harahap US$584 ribu dan Rp26 miliar.
13. Ganjar Pranowo US$520 ribu.
14. Agun Gunandjar Sudarsa selaku anggota Komisi ll dan Badan Anggaran DPR RI sejumlah US$1,047 juta.
15. Mustoko Weni sejumlah US$408 ribu
16. Ignatius Mulyono US$258 ribu
17. Taufik Effendi US$103 ribu.
18. Teguh Djuwarno US$167 ribu.
19. Miryam S Haryani sejumlah US$23 ribu.
20. Rindoko, Numan Abdul Hakim, Abdul Malik Haramen, Jamal Aziz dan Jazuli Juwaini selaku Kapoksi pada Komisi II DPR RI masing-masing US$37 ribu.
21. Markus Nari sejumlah Rp4 miliar dan US$13 ribu.
22. Yasona Laoly US$84 ribu.
23. Khatibul Umam Wiranu sejumlah US$400 ribu.
24. M Jafar Hapsah sejumlah US$100 ribu.
25. Ade Komarudin sejumlah US$100 ribu.
26. Abraham Mose, Agus Iswanto, Andra Agusalam, dan Darma Mapangara selaku direksi PT LEN Industri masing-masing mendapatkan sejumlah Rp1 miliar.
27. Wahyudin Bagenda, Direktur Utama PT LEN Industri Rp2 miliar.
28. Marzuki Ali Rp20 miliar.
29. Johanes Marliem sejumlah US$14,880 juta dan Rp25 miliar
30. 37 anggota Komisi lainnya seluruhnya berjumlah US$556 ribu, masing-masing mendapatkan uang berkisar antara US$13 ribu sampai dengan USD18 ribu.
31. Beberapa anggota tim Fatmawati, yakni Jimmy Iskandar Tedjasusila alias Bobby, Eko Purwoko, Andi Noor, Wahyu Setyo, Benny Akhir, Dudi dan Kurniawan masing-masing Rp60 juta.
32. Manajemen bersama konsorsium PNRI sejumlah Rp137 miliar.

Postcomended   Enam Tersangka ini Lolos dari Rompi Oranye KPK

Sementara itu atas nama lembaga sbb:

1. Perum PNRI menerima sejumlah Rp107,7 miliar.
2. PT Sandipala Artha Putra Rp145 miliar.
3. PT Mega Lestari Unggul, perusahaan induk PT Sandipala Artha Putra sejumlah Rp148 miliar.
4. PT LEN Industri Rp 20 miliar.
5. PT Sucofindo Rp;8 miliar.
6. PT Quadra solution sebesar Rp 127 miliar.(***/tempo/detikcom/liputan6/kompas/merdeka/wartakota)

Postcomended   Rumah Sitaan KPK dari Koruptor Suap Impor Sapi Dilelang 2,9 M

 

 

Share the knowledge