Loading...
Internasional

Nasib Anak Osama bin Laden: Saudi Cabut Kewarganegaraannya, AS Tawarkan Hadiah 14 M

Share the knowledge

CIA merilis video baru mengenai Hamza bin Laden (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=XFzWAjJ5b5s)

CIA merilis video baru mengenai Hamza bin Laden (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=XFzWAjJ5b5s)

Arab Saudi telah menanggalkan kewarganegaraan Hamza bin Laden (30), putra pemimpin Al Qaeda, almarhum Osama bin Laden. Sementara itu AS menawarkan hadiah Rp 14 miliar bagi yang dapat memberitahukan keberadaan Hamza.

Pernyataan pemecatan kewarganegaraan atas Hamza ini dikeluarkan kementerian dalam negeri Saudi yang diterbitkan oleh kantor berita resmi Arab Saudi. Hamza pertama kali diperkenalkan oleh pimpinan baru Al Qaeda, Ayman al-Zawahiri, dalam sebuah pesan audio pada 2015.

Saat ini Hamza adalah pemimpin kunci kelompok Al Qaeda. Dalam laporannya pada Jumat (1/3/2019) Reuters menyebutkan, para analis mengatakan Hamza menjadi semacam penyegaran generasi bagi kelompok yang para pemimpinnya telah menua tersebut, yang telah berjuang untuk menginspirasi militan di seluruh dunia yang digembleng oleh Negara Islam (ISIS).

Postcomended   Napi Teroris yang Ancam Bunuh Pangeran George, Ditikam Sesama Napi

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan pada 2017 ketika negara ini menetapkan Hamza sebagai teroris global, bahwa dia telah menyerukan tindakan terorisme di ibukota-ibukota negara Barat dan mengancam akan membalas dendam terhadap AS atas pembunuhan ayahnya, Osama bin Laden.

Dia juga mengancam akan menargetkan orang Amerika di luar negeri dan mendesak suku-suku Saudi untuk bersatu dengan Al Qaeda Yaman di Semenanjung Arab untuk berperang melawan Arab Saudi, katanya.
Atas tindakan yang mengancam keamanan banyak negara itu, AS menyebut Hamza sebagai teroris global sejak dua tahun lalu.

Ayah Hamza dituding AS bertanggung jawab terhadap serangan 11 September 2001 yang menarget menara World Trade Center di New York, yang memakan korban jiwa hingga 3.000 orang.

Pada 2011, Osama dibunuh oleh pasukan khusus AS yang menggerebek komplek tempat persembunyiannya di Pakistan pada 2011. Hamza pada saat itu dianggap berada di bawah tahanan rumah di Iran, dan dokumen-dokumen yang ditemukan dari kompleks tersebut mengindikasikan bahwa para ajudan telah berusaha menyatukannya kembali dengan ayahnya. .

Postcomended   Diwarnai Penentangan Gereja, Taiwan Pertama di Asia Legalkan Pernikahan Sejenis

Menurut sebuah pernyataan yang diterbitkan dalam jurnal resmi Um al-Qura, keputusan Saudi untuk melepaskan kewarganegaraannya itu dibuat oleh perintah kerajaan pada November 2018.

Sayembara Rp 14 Miliar

Di tengah pencabutan kewarganegaraannya itu, pemerintah AS mengadakan sayembara bagi siapapun yang memiliki informasi terkait keberadaan Hamza. Dilansir BBC pada Jumat (1/3/2019), AS telah menyiapkan uang senilai 1 juta dollar AS (sekitar Rp 14 miliar) sebagai hadiah untuk pemberi informasi, serta jaminan kerahasiaan identitas.

Dalam poster yang diunggah di akun Twitter atas nama Rewards for Justice, AS mengatakan bahwa Hamza telah menyebarkan propaganda dalam bentuk suara dan video di internet.***

Postcomended   PBB Sebut 1 Juta Muslim Uighur Ditahan di Kamp Rahasia, Cina Membantah

Loading...


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top