Nikola Tesla : Penemu Wardenclyffe Tower – Sumber daya listrik nirkabel yang bebas biaya

Nikola Tesla : Penemu Wardenclyffe Tower – Sumber daya listrik nirkabel yang bebas biaya

Internasional Keluarga
Share the knowledge

Berkat bantuan pendanaan dari JP Morgan, Tesla kemudian merancang dan membangun Menara Wardenclyffe, stasiun transmisi daya nirkabel raksasa, di New York sekitar tahun 1901-1902. Morgan berharap menara ini dapat menyediakan sarana komunikasi nirkabel di seluruh dunia. Akan tetapi, Tesla punya rencana lain.

Tesla ingin agar menara ini dapat mengirimkan pesan, sambungan telepon, dan bahkan cetakan faksimil di penjuru Atlantik ke negara Inggris maupun ke kapal-kapal yang tengah berlayar di samudera. Bukan hanya itu, apabila proyek ini berhasil, ia yakin kalau semua orang dapat menikmati tenaga listrik dari menara ini yang disalurkan lewat tanah, tanpa sambungan kabel. Metodenya sendiri adalah dengan menghimpun energi panas dari dalam bumi dan udara sekitar yang kemudian diubah menjadi energi listrik.

Sayang, dengan adanya listrik gratis berarti tak ada keuntungan bisnis. Dan sistem ini dapat sangat membahayakan kepentingan tokoh-tokoh elit dunia karena dapat secara drastis mengubah industri energi. Coba bayangkan, bagaimana jadinya apabila masyarakat tak memerlukan minyak bumi dan batu bara untuk beraktivitas? Atas dasar inilah, JP Morgan menolak untuk membiayai proyek lanjutan ini. Proyek ini terbengkalai pada tahun 1906 dan tak pernah dilanjutkan.

Kehebatan Tesla tidak berhenti disitu, tentunya kemudian litrik harus di distribusikan ke rumah-rumah saat listrik yang bersumber dari tegangan tinggi harus melalui proses yang rumit untuk menurunkan tegangan dari tinggi (high voltage) ke rendah (low voltage) untuk dapat di pakai di rumah.

Tetapi Tesla menemukan cara yang sangat jauh lebih efisien, listrik yang di alirkan tidak perlu di turunkan tegangannya dan yang jauh lebih fantastis ia mendistribukaikannya tanpa kabel sejauh 43 km. Betul sekali, tanpa kabel, wireless transmission of electricty, 100 tahun yang lalu.

Tesla melakukannya melalui konduksi tanah, itulah sebabnya pondasi tower tesebut masuk 36 meter kedalam tanah, tetapi tetap saja tanpa kabel. Pada saat Tesla memaparkan temuanya itu, ia mengundang ratusan wartawan, ilmuwan dan teman-temannya yang berada pada lokasi yang jauh nya 43 km dari tower, ia kemudian membagikan bohlam lampu pijar kepada tiap undangan dan meminta mereka untuk menancapkan bohlam tersebut di atas tanah dimana saja..betapa terkejut mereka ketika melihat bohlam tersebut semuanya menyala terang !!. (lihat foto dibawah)

Ketika JP Morgan sebagai yang memberikan dana bagi penelitian Tesla mendengar tentang Wanderclyffe Tower, ia kemudian memanggil Tesla untuk meminta penjelasan mengapa dana yang ia berikan untuk menciptakan radio komunikasi tetapi malah Tesla mempergunakannya untuk menciptakan Listrik Wireless.

Postcomended   Jual Rahasia Negara untuk Tutupi Utang, Mantan Agen CIA Dihukum

Listrik berhasil di transmisikan sejauh 43 km tanpa kabel.LISTIK ITU GRATIS !!!, bayangkan itu adalah jawaban Tesla 100 tahun yang lalu dan sampai saat ini kita belum dapat menciptakan kembali temuan Tesla tersebut. Mendengar jawaban GRATIS, JP Morgan sebagai kapitalis, kata-kata itu adalah Haram, sehingga terjadi perdebatan yang sengit antara Morgan dan Tesla apalagi dengan konsep Wireless, Morgan mengatakan “Bagaimana kita bisa menaruh meteran dan menagih pembayaran listrik bila wireless?” Perdebatan tersebut berakhr dengan Morgan membatalkan semua dukungan nya kepada Tesla.

Karena tidak mempunyai uang lagi untuk mempertahankan operasi wanderclyffe tower pada tahun 1905, instalasi tersebut di tutup dan di hancurkan.

Semenjak itu Tesla jatuh depresi dan tidak mau lagi membicarakan scalar waves dan wireless energy. Hampir semua catatan-catatan Tesla tentang Wanderclyffe Tower dan scalar waves terbakar saat laoratoriunnya kebakaran secara misterius.

Nikola Tesla dilahirkan sebagai etnis Serbia di desa di Smiljan, Lika, Kekaisaran Austria (sekarang Kroasia) pada tanggal 10 Juli 1856. Ayahnya, Milutin Tesla, adalah seorang Pendeta Ortodoks. Ibu Tesla, Đuka Tesla (née Mandic), yang ayahnya juga seorang pendeta Ortodoks, memiliki bakat untuk membuat alat kerajinan rumah, peralatan mekanik, dan kemampuan untuk menghafal puisi epik Serbia. Đuka tidak pernah menerima pendidikan formal. Nikola (nama panggilan sewaktu kecil) memiliki bakat memori eidetik dan kemampuan kreatif dari genetika dan pengaruh ibunya.[20][21] Nenek moyang Tesla berasal dari bagian barat Serbia, dekat Montenegro.

Tesla adalah anak keempat dari lima bersaudara. Dia memiliki kakak bernama Dane dan tiga saudara perempuan, Milka, Angelina dan Marica. Dane tewas dalam kecelakaan berkuda ketika Nikola Tesla berumur lima tahun. Pada tahun 1861, Tesla mengenyam pendidikan di sekolah dasar di Smiljan di mana ia belajar bahasa Jerman, aritmetika, dan agama. Pada tahun 1862, keluarga Tesla pindah ke Gospic, Lika, di mana ayah Tesla bekerja sebagai seorang pendeta. Nikola menyelesaikan sekolah dasar, kemudian sekolah menengah.

Pada tahun 1870, Tesla pindah ke Karlovac di bagian utara untuk menempuh sekolah menengah atas di Gymnasium Karlovac. Kelasnya menggunakan bahasa Jerman sebagai pengantar karena sekolahnya ini berada di dalam Militärgrenze Austria-Hungaria.

Ayah Tesla, Milutin, adalah pendeta Ortodoks di desa Smiljan. Tesla kemudian menulis bahwa ia tertarik dengan demonstrasi kelistrikan oleh profesor fisikanya. Tesla mencatat bahwa demonstrasi “fenomena misterius” ini membuatnya ingin tahu lebih lanjut mengenai gaya ini. Tesla mampu menghitung kalkulus integral dalam kepalanya, sehingga gurunya mengira bahwa ia mencontek. Ia menyelesaikan masa sekolah dalam tempo tiga tahun, lulus pada tahun 1873.

Postcomended   Miliarder Sydney Penderita Kanker Ingin Mati Tanpa Meninggalkan Apapun

Pada tahun 1873, Tesla kembali ke kota kelahirannya, Smiljan. Tak lama setelah ia tiba, Tesla terjangkit kolera, dia terbaring di tempat tidur selama sembilan bulan dan hampir mati beberapa kali. Ayah Tesla, di saat-saat putus asa, berjanji akan mengirimnya ke sekolah teknik terbaik jika ia pulih dari penyakit (ayahnya awalnya ingin dia menjadi pendeta).

Pada tahun 1874, Tesla menghindar untuk direkrut menjadi tentara Austria-Hungaria di Smiljan, dengan melarikan diri ke Tomingaj, dekat Gračac . Di sana, ia menjelajahi pegunungan dengan mengenakan pakaian pemburu. Tesla mengatakan bahwa berkontak dengan alam membuatnya lebih kuat, baik secara fisik maupun mental. Dia membaca banyak buku sementara di Tomingaj, dan kemudian mengatakan bahwa buku karya Mark Twain telah membantunya secara ajaib sembuh dari penyakit sebelumnya.

Pada tahun 1875, Tesla terdaftar di Politeknik Austria di Graz, Austria, melalui beasiswa Militer Frontier. Selama tahun pertamanya, Tesla tidak pernah melewatkan kelas, meraih nilai tertinggi, lulus sembilan ujian (hampir 2 kali yang disyaratkan), memulai klub budaya Serbia, dan bahkan menerima surat pujian dari dekan fakultas teknik yang dikirim pada ayahnya, yang menyatakan, “Anak Anda adalah bintang peringkat pertama.”
Selama tahun kedua, Tesla berkonflik dengan Profesor Poeschl mengenai dinamo Gramme ketika Tesla menyarankan bahwa komutator tidak diperlukan.

Tesla mengklaim bahwa ia bekerja 03:00-11:00, tanpa pengecualian hari Minggu atau hari libur. Dia malu ketika ayahnya memujinya bahwa dia sudah bekerja sangat keras. Setelah kematian ayahnya pada tahun 1879[33], Tesla menemukan paket surat dari profesor kepada ayahnya, mengingatkan bahwa kecuali dia dikeluarkan dari sekolah, Tesla akan mati akibat terlalu lelah bekerja. Di akhir tahun kedua, Tesla

News Punch This Nikola Tesla Interview, Banned For 116 Years, Will Blow Your Mind Images may be subject to copyright. Learn More Related images
News Punch This Nikola Tesla Interview, Banned For 116 Years, Will Blow Your Mind Images may be subject to copyright. Learn More Related images

kehilangan beasiswa dan menjadi kecanduan judi. Selama tahun ketiga, Tesla mempertaruhkan uang saku dan uang kuliahnya, kemudian ia berhasil mengembalikan kerugian awalnya ke keluarganya. Tesla mengatakan bahwa ia “menaklukkan gairahnya disana,” tetapi kemudian di Amerika Serikat ia dikenal lagi suka bermain biliar. Ketika waktu ujian tiba, Tesla tidak siap dan meminta perpanjangan untuk belajar, tapi ditolak. Dia tidak menerima nilai di akhir semester ketiga dan tidak pernah lulus dari universitas.

Postcomended   Puluhan Jejak Sauropoda Ditemukan di Isle of Skye

Pada bulan Desember 1878, Tesla meninggalkan Graz dan memutuskan semua hubungan dengan keluarganya untuk menyembunyikan fakta bahwa ia keluar dari sekolah.[33] Teman-temannya berpikir bahwa ia telah tenggelam di Sungai Mur.[34] Tesla pergi ke Maribor (sekarang di Slovenia), di mana ia bekerja sebagai juru gambar dengan upah 60 florin per bulan. Ia menghabiskan waktu luang bermain kartu dengan pria lokal di jalanan.

Pada bulan Maret 1879, Milutin Tesla pergi ke Maribor untuk memohon kepada anaknya untuk kembali ke rumah, tapi Nikola menolak. Nikola mengalami gangguan saraf di waktu yang sama pada saat itu. Pada 24 Maret 1879, Tesla dikembalikan ke Gospic di bawah penjagaan polisi karena tidak memiliki izin tinggal.

Pada 17 April 1879, Milutin Tesla meninggal pada usia 60 setelah tertular penyakit yang tidak diketahui (meskipun beberapa sumber mengatakan bahwa ia meninggal karena stroke). Selama tahun itu, Tesla mengajar sebuah kelas besar di sekolah lamanya di Gospic.

Pada bulan Januari 1880, dua paman Tesla mengumpulkan cukup uang untuk membantu dia meninggalkan Gospic untuk Praha untuk ia belajar. Sayangnya, ia tiba terlambat untuk mendaftar di Universitas Charles-Ferdinand; ia juga tidak pernah belajar bahasa Yunani, mata kuliah yang diwajibkan; dan dia juga buta bahasa Ceko. Tesla, bagaimanapun, menghadiri kuliah filsafat di universitas sebagai auditor dan ia tidak menerima nilai untuk kehadirannya tersebut.

 

 


Share the knowledge

Leave a Reply

Specify Instagram App ID and Instagram App Secret in Super Socializer > Social Login section in admin panel for Instagram Login to work