Internasional

Ocean Infinity Gagal Temukan Secuil pun Bangkai MH370

Kapal yang disewa Ocean Infinity untuk mencari bangkai MH370 (sumber foto: SCMP)

Pemburuan empat tahun terhadap pesawat Malaysia Airlines MH370 terpaksa diakhiri. Ocean Infinity, yang telah mendanai sendiri upaya pencarian terakhir dalam satu skema perjanjian dengan pemerintah Malaysia, mengaku tidak menemukan apa-apa. Belum lama ini, satu tim yang dipimpin Australia menyatakan, pilot MH370 diduga keras melakukan penerbangan bunuh diri.

Perusahaan eksplorasi bawah laut yang berbasis di Amerika Serikat (AS) tersebut telah mensurvei wilayah yang luas di selatan Samudra Hindia, namun di tengah ancaman cuaca yang buruk, tak ada secuilpun bukti reruntuhan yang ditemukan. Pemerintah Malaysia mengatakan tidak memiliki rencana untuk memulai pencarian baru.

Melalui pesan tertulis, Oliver Plunkett, chief executive Ocean Infinity, menyampaikan penyesalannya. ”Saya minta maaf kepada keluarga dan kerabat para korban karena gagal memenuhi harapan mereka,” ujarnya, dilansir Associated Press, Selasa (29/5/2018).

Januari lalu, pemerintah Malaysia melanjutkan pencarian MH370 dengan sebuah kesepakatan khusus dengan Ocean Infinity, yakni bahwa Ocean Infinity tidak akan dibayar jika tidak berhasil menemukan bangkai pesawat. Namun jika berhasil menemukan reruntuhan, mereka akan dibayar pemerintah sebesar 70 juta dolar AS.

Postcomended   Giliran Majalah Syur Ini Tutup Akun Facebook-nya #FacebookDown

Untuk pencarian itu, Ocean Infinity meluncurkan kapal pinjaman dari Norwegia, Seabed Constructor, yang didatangkan dari Afrika Selatan menuju Samudera Hindia. Kapal tersebut membawa sejumlah kapal selam mini yang bisa diluncurkan untuk mengoptimalkan pencarian bawah laut.

MH370 menghilang pada 8 Maret 2014 saat terbang dari Kuala Lumpur ke Beijing dengan 239 orang di dalamnya. Upaya pencarian resmi telah berakhir tahun lalu dan masih ada perdebatan sengit tentang apa yang terjadi pada penerbangan itu.

Grace Nathan, yang ibunya berada di MH370, mengatakan, dia menentang mengakhiri perburuan. “Orang-orang mungkin berpikir, mengapa kami masih membicarakan tentang ini, sudah empat tahun. Penting bagi orang-orang untuk mengingat bahwa MH370 bukan sejarah,” katanya kepada surat kabar Guardian.

Ocean Infinity memulai kembali pencarian pada Januari 2018, setahun setelah pemerintah gabungan Australia, Malaysia, dan Cina mengumumkan mereka gagal menemukan apa pun di wilayah yang dianggap sebagai tempat peristirahatan terakhir pesawat.

Postcomended   11 Oktober dalam Sejarah: Samsung Menyetop Produksi Ponsel Seri "Bom"-nya

Ocean Infinity memulai pencarian pada 22 Januari 2018. Dilansir The Sun, pada saat itu, para ahli mengatakan mereka diharapkan telah memiliki jawaban dalam hitungan minggu. Namun tampaknya perusahaan berbasis di Texas, AS, ini harus kehilangan sekitar 111 juta poundsterling.

Meskipun pemerintah Malaysia mengatakan tidak akan memperpanjang pencarian, Anwar Ibrahim, yang secara luas dianggap sebagai perdana menteri Malaysia berikutnya, mengatakan kepada surat kabar Australia, bahwa akan ada “penggalian lebih lanjut” yang harus dilakukan.

Pilot Bunuh Diri?
Sebelumnya, pada 19 mei lalu, para ahli dalam acara “60 Menit” di program TV Australia mengatakan, bukti menunjukkan bahwa Kapten MH370, Zaharie Ahmad Shah, mengeksekusi serangkaian manuver yang cermat, antara lain dengan terbang selama berjam-jam melintasi perbatasan Malaysia dan Thailand, sebelum akhirnya dia melakukan bunuh diri dengan menjatuhkan pesawat ke laut.

Spekulasi serupa diunkap mantan penyelidik kecelakaan udara Kanada, Larry Vance. Menurutnya, pilot MH370 dalam keadaan sadar dan sengaja menjatuhkan pesawat.

Postcomended   Surat Gandhi Yang Memuji Yesus Ditawarkan US$ 50.000

Namun analisis para ahli ini telah dibantah badan keselamatan transportasi udara Australia (ATSB) yang mengatakan pilot dalam keadaan tidak sadar pada saat-saat terakhir penerbangan MH370, sehingga menyebabkan pesawat jatuh ke Samudera Hindia bagian selatan. (***/BBCNews/thestar/thesun)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top