Chantek by Pferdchen on DeviantArt Pferdchen - DeviantArt1024 × 685Search by image Chantek by Pferdchen ...

Chantek by Pferdchen on DeviantArt Pferdchen – DeviantArt1024 × 685Search by image Chantek by Pferdchen …

Chantek, orangutan jantan yang bisa berkomunikasi dalam bahasa isyarat, mati pada hari Senin (7/8/2017) dalam usia 39, di Kebun Binatang Atlanta, Amerika Serikat (AS). Chantek termasuk kera-kera pertama yang bisa berkomunikasi dengan American Sign Language. Kera lainnya itu adalah Koko; seekor gorila betina, dan Washoe; seekor simpanse betina. Chantek adalah orangutan yang berhasil lahir di luar habitat aslinya.

Selain bisa berkomunikasi dengan bahasa isyarat, dalam satu film dokumenter produksi PBS 2014 berjudul “The Ape Who Went to College” Chantek (yang tampaknya diambil dari kata “cantik”) juga belajar membersihkan kamarnya, membuat dan menggunakan peralatan, dan bisa menghapal rute menuju ke restoran cepat saji Dairy Queen.

Kecerdasan Chantek mungkin hanya bisa disaingi Koko, Gorila. Koko yang saat ini berusia 46, memberi isyarat sedih saat diberitahu bahwa aktor yang pernah mengunjungi dan bercengkerama dengannya, telah meninggal dunia.

Postcomended   Badak Cula Satu Hanya Tersisa di Indonesia

Pihak Kebun Binatang Atlanta mengatakan, Chantek, yang diajar oleh seorang pelatih yang mengangkatnya seperti anaknya sendiri, diketahui menderita penyakit jantung. Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian di antara kera besar seperti orangutan di kebun binatang.

Hayley Murphy, Wakil Presiden Divisi Hewani Kebun Binatang Atlanta menyebutkan, Chantek oleh keluarganya di Kebun Binatang Atlanta dikenal memiliki kepribadian unik dan menarik.

Chantek yang menghuni Kebun Binatang Atlanta sejak 1997 ini, sering menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengan penjaga. Tapi dia malu memakai bahasa isyarat kepada orang-orang yang tidak dikenalnya dan lebih sering menggunakan komunikasi yang lebih khas orangutan, seperti vokalisasi dan isyarat tangan.

Chantek, salah satu orangutan jantan tertua di kebun binatang Amerika Utara, lahir di Pusat Penelitian Primata Yerkes di Atlanta. Dia dikirim untuk tinggal dengan antropolog Lyn Miles di University of Tennessee di Chattanooga selama sekitar sembilan tahun.

Postcomended   Sekelompok Spesies Orangutan "Aneh" Diidentifikasi di Sumatra

Selama perawatan penyakit jantungnya, Chantek diberi makanan rendah sodium. Dia adalah orangutan pertama yang selamat untuk menjalani ekokardiogram sukarela untuk memeriksa ritme listrik jantungnya.

Proyek Great Ape Heart (greatapeheartproject.org) yang berbasis di Kebun Binatang Atlanta menemukan bahwa dari keempat jenis kera besar, yakni gorila, orangutan, simpanse, dan bonobos kondisi jantung orangutan adalah yang paling tidak dimengerti.

Kelompoknya orangutan di Kebun Binatang Atlanta termasuk orangutan betina bernama Madu (33), Keju (1), Remy (5), dan Dumadi (9). Kebun Binatang Atlanta sendiri adalah rumah bagi kera-kera besar terancam punah di Amerika Utara, termasuk 21 gorila dan 12 orangutan.

Spesies orangutan Borneo dan Sumatera terdaftar sebagai spesies yang terancam punah di alam liar. Kedua spesies tersebut menghadapi penurunan jumlah yang tajam karena hilangnya habitat mereka oleh praktik ilegal logging dan perambahan hutan oleh manusia.

Postcomended   Pilih Sawit atau Orangutan?

Para ahli memperkirakan, jika tanpa upaya konservasi yang ditargetkan, orangutan Sumatera dapat punah dalam waktu 10 tahun ini.***(ra)