Lifestyle

Otak Merespon Sama Saat Dikejar Harimau ataupun Saat Bicara di Depan Boss

 

Image Courtesy of rd.com, via Medium.com

Mengapa keringat terkonsentrasi di telapak tangan saat gugup? (Image Courtesy of rd.com, via Medium.com)

Rasa stress karena ketakutan dikejar harimau ataupun saat harus bicara di depan boss, direspon tubuh dengan berkeringat, khususnya di telapak tangan. Meskipun mengganggu –karena bisa saja Anda spontan ingin melapkan tangan Anda ke pakaian Anda– namun menurut pakar ini merupakan respon terbaik tubuh atas situasi yang menekan. Anda mungkin perlu sejumlah kiat untuk mengatasinya.

Tujuan utama dari berkeringat adalah untuk mendinginkan suhu tubuh, apakah itu ketika tubuh Anda memanas karena berjoging, ataupun ketika Anda masuk ke mode “melawan atau lari” dari situasi yang menekan. Apa yang terjadi pada otak saat respon itu terjadi?

“Otak tidak benar-benar tahu perbedaan antara stressor seperti harus lari dari kejaran harimau –seperti yang harus dilakukan nenek moyang manusia gua kita– versus saat Anda memberikan ceramah di depan boss Anda. Kedua hal itu direspon dengan cara yang sama, yang menyebabkan Anda berkeringat,” kata Darria Long Gillespie, asisten profesor klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Tennessee, AS, seperti dimuat di laman HuffPost.

Adam Splaver, seorang ahli jantung di NanoHealth Associates, Florida, AS, menunjukkan, makanan tertentu seperti hidangan pedas, serta merokok dan konsumsi kafein, juga bisa menjadi katalisator untuk tangan berkeringat.

Marlyanne Pol-Rodriguez, seorang dermatolog di Stanford Health Care, mencatat bahwa keringat dapat dirangsang oleh sistem saraf simpatetik, yang bertanggung jawab atas respons fight-or-flight dan membantu Anda berfungsi lebih efektif pada saat-saat alarm tubuh berbunyi. Tapi kenapa terkonsentrasi di telapak tangan?

Postcomended   4 Mei dalam Sejarah: Angela Bowie Bongkar Hubungan Intim David Bowie dan Mick Jagger

Keringat cenderung menyatu di tempat-tempat tertentu; tangan adalah salah satunya. Dalam situasi di mana seseorang gugup atau stres, kata Pol-Rodriguez, keringat sering kali muncul di tangan karena memang ada konsentrasi kelenjar keringat yang lebih tinggi di telapak tangan. Konsentrasi kelenjar keringat juga di telapak kaki , di beberapa bidang wajah, juga ketiak.

Pol-Rodriguez menambahkan, telapak tangan yang berkeringat adalah respons emosional yang dapat dipicu perasaan seperti ketakutan atau kecemasan. “Berkeringat cenderung dikendalikan oleh hipotalamus di otak dan begitu juga jenis proses hipotalamus yang menandakan emosi dan menerjemahkannya ke dalam peningkatan keringat,” jelasnya.

Timothy Mynes, direktur medis area di MedExpress, pusat perawatan darurat nasional, mengakui bahwa stres emosional yang biasanya menjadi penyebab telapak tangan berkeringat, bisa sulit dikendalikan. “Tangan berkeringat bisa menjadi tantangan untuk diatasi, tetapi itu bisa dilakukan,” ujanya. Mynes lalu menyusun tips untuk mengurangi kemungkinan eringat terkonsentrasi pada tangan.

  1. Jika Anda tahu Anda akan mengalami hari yang sangat menegangkan, berlatih mengambil napas dalam-dalam. “Kedengarannya sederhana tetapi mengambil napas dalam-dalam dan menahannya selama beberapa detik, kemudian melepaskannya, benar-benar dapat membantu mengalihkan pikiran Anda dari apa pun yang mungkin mengganggu Anda,” kata Mynes.
  2. Cobalah meletakkan sedikit antiperspirant di tangan Anda di malam hari. “Malam hari adalah waktu terbaik untuk menerapkan antiperspirant, karena memungkinkan bahan untuk meresap ke dalam kulit dan memblokir kelenjar keringat,” kata Mynes.
  3. Kemas kantung kecil bubuk kue atau tepung maizena ke dalam tas atau koper Anda, dan oleskan ke telapak tangan Anda sebelum situasi stres. “Keduanya akan membantu menyerap kelebihan kelembaban dalam keadaan darurat,” kata Mynes.
Postcomended   Negara Arab Kecil Ini Terindikasi Bakal Akui Israel

Perlu diingat bahwa sedikit keringat di telapak tangan Anda sebelum promosi penjualan yang besar adalah hal biasa, tetapi jika Anda menemukan bahwa itu mengganggu kehidupan Anda atau membuat Anda merasa tidak aman, Anda harus berbicara dengan seorang profesional perawatan kesehatan. “Ada kemungkinan Anda mungkin mengalami hiperhidrosis palmaris, yang merupakan (kondisi) keringat berlebih, dan ada opsi perawatan yang tersedia untuk membantu mengatasinya,” kata Mynes.

Postcomended   Dua Korea Sedang Akur: Pipi Kim Memerah Saat Berfoto Bersama Girls Band K-Pop

Menurut Todd Minars, dokter kulit di Minars Dermatology, Hollywood, Florida, cara untuk mengatasi masalah ini termasuk Botox dan pilihan prosedural seperti iontophoresis; metode di mana seorang pasien meletakkan tangan mereka di dalam air sebagai alat mengirim arus listrik kecil melaluinya. “Ini bisa menyebabkan hingga 50 persen penurunan produksi keringat,” kata Minars. Ada juga obat resep, seperti glycopyrrolate, yang telah disebut-sebut membantu mengurangi keringat secara keseluruhan.***

 

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top