Ekonomi

Otoritas Kesehatan AS Cemaskan Juul, Indonesia Salah Satu Target Pemasarannya

Share the knowledge

Rokok elektronik Juul, memiliki varian rasa buah dan manis yang dicemaskan otoritas kesehatan AS akan menarik bagi anak-anak. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=s154WnTnGRE)

Rokok elektronik Juul, memiliki varian rasa buah dan manis yang dicemaskan otoritas kesehatan AS akan menarik bagi anak-anak. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=s154WnTnGRE)

Ketika pejabat kesehatan AS sedang menyelidiki sejumlah kasus kematian dan potensi ratusan penyakit paru-paru terkait vaping (rokok elektronik/e-rokok), raksasa tembakau Altria Group, meluncurkan Juul. Indonesia menjadi salah satu negara sasaran pemasaran Juul.

Kantor berita Reuters menyebutkan, selain Indonesia, Juul juga diluncurkan di Korea Selatan dan Filipina. Altria Group dikatakan telah mengumpulkan lebih dari 750 juta dollar AS dalam putaran pendanaan yang diperluas.

Altria Group tak lain adalah perusahaan yang semula bernama Philip Morris Companies Inc., yang merupakan perusahaan induk dari Philip Morris USA, John Middleton, Inc. dan Philip Morris Capital Corporation, yang berbasis di Henciro County, Virginia, Amerika Serikat (AS). Altria merupakan perusahaan tembakau terbesar di dunia.

Postcomended   25 September dalam Sejarah: Artikel Awal yang Tegas Tentang Bahaya Merokok Dimuat di "The Times"

peluncuran Juul dilakukan ketika pada Rabu (11/9/2019), pemerintah AS mengumumkan rencana untuk menghapus semua e-rokok berperasa dari rak-rak took. Alasannya, para pejabat memperingatkan, rasa manis telah menarik jutaan anak-anak ke dalam kecanduan nikotin.

Pemberitahuan yang dipublikasikan di toko virtual resmi Juul di Tmall, situs e-commerce milik Alibaba, mengatakan bahwa (penjualan Juul) telah dibuka pada 9 September 2019. Juul juga memiliki toko serupa di JD.com, pengecer online besar Cina lainnya.

Di Tmall, perangkat Juul dengan dua pod rasa dijual seharga 299 yuan (40 dollar AS/Rp 560 ribu)). Rasa yang tersedia termasuk mint, mangga, dan stroberi. Juul, Tmall dan JD.com tidak segera menanggapi permintaan komentar pada Kamis.

Cina, yang merupakan pasar tunggal terbesar di dunia untuk konsumsi tembakau dengan lebih dari 300 juta perokok, mewakili pasar dengan peluang dan risiko bagi perusahaan.

Postcomended   17 September dalam Sejarah: Teroris Paling Dicari di Asia, Noordin M.Top, Tewas

Ini sudah menjadi rumah bagi puluhan pesaing Cina dengan nama-nama seperti Relx, Yooz, dan SNOW + yang telah mengambil puluhan juta dolar dalam pendanaan modal ventura dari investor terkemuka.

Seperti Juul, para pesaing telah mengadopsi konsep memproduksi perangkat diskrit (vape) yang menguapkan garam nikotin yang kuat.

Pemerintah Cina telah terus-menerus meluncurkan kampanye anti-merokok dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Awal tahun ini, mereka merilis draft dokumen yang menyatakan bahwa undang-undang Cina yang mengatur e-rokok pada akhirnya akan sangat mirip dengan yang ada di Eropa.

Sementara itu, industri tembakau Cina dikontrol ketat oleh monopoli yang dikelola pemerintah, China Tobacco, yang mempertahankan pengawasan penuh atas penjualan, produksi, dan distribusi produk-produk tembakau. Beijing mengandalkan penjualan tembakau dengan persentase yang cukup besar dari keseluruhan pendapatan pajak Cina.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top