Pernyataan Ganjar yang mengaku menolak aliran dana korupsi e-KTP ini disangkal Muhammad Nazaruddin. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang divonis bersalah dalam kasus korupsi Wisma Atlet dan pencucian uang ini kini menjadi justice collaborator KPK.

Menurutnya, penolakan uang oleh Ganjar yang kala itu menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR, lantaran nilainya terlalu kecil. Ganjar kata Nazar, minta jatah bancakan yang sama dengan pimpinan DPR lainnya. (https://news.liputan6.com/read/3011504/kpk-kantongi-bukti-keterlibatan-ganjar-pranowo-di-kasus-e-ktp).

Akankah Ganjar bisa membuktikan bahwa dia tidak menerima aliran dana? Seandainya saja bisa. Karena betapa menyedihkannya jika mengingat saat dia baru terpilih sebagai Gubernur Jateng pada 25 Juni 2013, dalam setiap kesempatan dia sering disandingkan dengan nasihat sang ibu (alm) agar Ganjar tidak korupsi jika terpilih menjadi Gubernur Jateng.

Postcomended   Kali Temi Kini Super Bersih Bagai Cheonggyecheon-nya Lumajang

“Pesan ibu saya, jabatan bukan untuk rebutan, ibu ora pengen koe korupsi,” tandasnya. ***(ra)

 

#iphone #apple #samsung #iphone6 #smartphone #phone #iphone6s #mobile #ipad #android #macbook #ios #iphone5 #iphone7 #iphone6plus #case #htc #applewatch #iphone4 #iphone5s #asus #iphone6splus #xiaomi #oppo #lenovo #galaxy #google #samsunggalaxy #samsungcase #iphoneonly

Postcomended   Catat Harga Tiket Upacara Pembukaan Asian Games 2018

 

Share the knowledge