Inovasi yang disajikan Pasar Pancingan, Nusa Tenggara Barat, seakan tidak ada hentinya. Minggu (8/4), destinasi digital besutan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) NTB itu akan menghadirkan wahana baru dan Festival Jurakan Tindoq.

Wahana baru yang akan menghiasi pasar di Bilebante, Pringgarata, Lombok Tengah, adalah panahan. Tapi, bukan panahan biasa. Yang akan ditampilkan adalah panahan tradisional yang familiar dengan nama horsebow.

“Panahan tradisional ini sudah bisa digunakan oleh pengunjung. Kami harap fasilitas ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Sebab, memanah objek itu sangat mengasyikan. Panahan juga saat ini sedang populer,” ungap Kepala Pasar Pancingan Rizky Fadly, Sabtu (7/4).

Venue khusus sudah disiapkan untuk wahana baru ini. Total ada 3 line panahan lengkap dengan objek bidikannya. Dari 3 line panahan tersebut, ada 2 line untuk dewasa. Sedangkan 1 line lainnya menghadirkan busur yang didesain khusus bagi anak-anak. Jarak objek bidikan dengan pemanah pun beragam. Untuk line dewasa jaraknya 8 meter. Sementara line bidikan anak-anak sepanjang 6 meter.

“Busur panah yang digunakan berbeda dengan para atlet. Tapi, busur-busur ini juga diperuntukan bagi para profesional. Busur ini biasanya digunakan sambil berkuda. Tapi, kalau yang di Pasar Pancingan tidak memakai kuda. Wahana ini bisa digunakan untuk anak-anak, meski spesifikasi jarak objek dan busurnya tentu berbeda,” terang Rizky.

Bagi pengunjung yang awam dengan sport panahan, tidak perlu khawatir. Sebab, Pasar Pancingan sudah menyiapkan pemandu khusus. Pemandu ini memiliki sertifikat sebagai pelatih cabang olahraga panahan. Pemandu akan mengejari teknik dasar panahan.

Postcomended   31 Mei dalam Sejarah: Israel Tewaskan 9 Aktivis Gaza Freedom Flotilla

Beberapa tips dasar yang diberikan diantaranya cara berdiri dan memegang busur yang benar. Posisi bentangan tangan dan memegang anak panahnya, hingga mengarahkannya ke objek bidikan.

“Nanti ada coach khusus yang akan memandu. Dia punya sertifikat kepelatihan. Berbagai teknik dasar akan diberikan. Jadi tidak perlu khawatir. Khusus untuk anak-anak, harapannya dengan edukasi yang diberikan muncul minat. Siapa tahu dia bisa menjadi atlet panahan di masa mendatang. Berawal dari hal sederhana seperti ini, hingga bisa mendatangkan banyak prestasi yang membanggakan,” tuturnya lagi.

Untuk menikmati fasilitas wahana baru ini, pengunjung hanya dikenakan biaya Rp15 ribu. Dengan bujet murah tersebut, pengunjung akan mendapatkan busur beserta 10 anak panahnya. Jadi para pengunjung bisa memanah objek yang sudah disiapkan sebanyak 10 kali. Harga ini lebih murah dari banderol di pusat keramaian Kota Mataram, yaitu Rp35 ribu untuk 20 anak panah.

“Harga ini memang lebih murah. Harga Rp15 ribu ini tampaknya akan dipakai selamanya. Kami tidak memberikan diskon di awal, sebab harga sewa yang ditetapkan sudah murah,” katanya lagi.

Weekend ini, Pasar Pancingan juga akan dibikin semarak oleh Festival Jurakan Tindoq. Buat yang penasaran, jurakan tindoq itu adalah panjat pinang. Festival direncanakan digelar sampai 4 edisi ke depan.

Postcomended   Berakhirnya Bulan Madu Toko-toko "Online"

Bukan Pasar Pancingan namanya bila tidak kreatif. Panjat pinang ini pun diberi treatment berbeda. Bila biasanya berdiri, maka Pasar Pancingan meletakan pinang ini miring di atas kolam. Dan, pelicin tetap diberikan untuk memberikan tantangan bagi pengunjung.

“Jurakan Tindoq direncanakan untuk 4 edisi. Tapi, evaluasi akan diberikan pada edisi ke-2 sesuai dengan minat dari para pengunjung. Kalau pengunjungnya antusias, maka akan diperpanjang sampai edisi empat. Lebih menarik, posisi dari pinangnya ini rebah. Jadi para pengunjung harus melewati pinang ini yang sudah diberi pelicin. Kalau gagal, para pengunjung akan terjatuh ke kolam. Ini sangat aman dan menggembirakan,” jelas Rizky lagi.

Peserta panjat pinang yang mencapai puncak berhak mendapatkan hadiah. Yaitu berupa voucher makan. Voucher ini akan dikemas dalam bentuk kotak kepeng dengan nilai yang bervariasi.

“Kami ingin memberi kesan berbeda kepada pengunjung. Festival Panjat Pinang ini akan sangat menarik apalagi filosofinya sangat bagus. Untuk itu, kalau ingin sensasi panjat pinang maka harus datang ke Pasar Pancingan,” ujarnya.

Diseluruh penjuru Indonesia, Jurakan Tindoq atau panjat pinang selalu menarik untuk dinikmati. Wajar bila panjat pinang selalu menjadi menu utama perayaan HUT Republik Indonesia, tanggal 17 Agustus.

Postcomended   #Explore Jawa Timur...Full of Adventure

Panjat pinang ini biasanya dikombinasikan dengan beragam permainan rakyat lainnya. Seperti balap karung, lomba bakiak panjang, juga makan kerupuk.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan apresiasi atas inovasi yang terus dikembangkan di Pasar Pancingan.

“Progress Pasar Pancingan ini sangat bagus. Konsepnya selalu baru dan menantang. Panjat pinang ini seru dan selalu menjadi daya tarik bagi masyarakat. Kami yakin dengan terobosan-terobosan berani seperti ini akan menaikan nilai bisnis dari Pasar Pancingan,” pungkasnya. (*)

Share the knowledge