Kalau Bali punya Kuta dan Banyuwangi punya G-Land, maka Malang Selatan punya Bowele. Inilah surganya para surfer yang mengincar ombak besar untuk ditaklukkan.

Pantai di Malang selatan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, cocok untuk para penggila surfing. Bila di Bali ada Kuta, Banyuwangi dengan G-land, Pantai Lenggoksono tak kalah bagusnya.

Lenggoksono berada di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Untuk menjangkaunya bisa menggunakan jalur Turen-Dampit atau ruas jalan Kabupaten Malang-Lumajang.

Di sana ada wisata Bowele, merupakan gabungan Pantai Bolu-Bolu, Wedi Awu, dan Lenggoksono. Spot-spot menarik tak kalah dengan pantai lain bisa ditemui.

Bagi pemula, bisa memulai ketertarikannya menikmati ayunan ombak di Pantai Lenggoksono. Di situ, ombak tidak begitu tinggi serta dasar laut berupa pasir.

“Sangat aman, karena dasar tidak berkarang. Cocok bagi pemula,” ujar Ketua Malang Surfing Assosiciaton (MSA) Bawon Santoso kepada detik.com, Sabtu (16/12/2017).

Postcomended   GOWES GO GREEN

Santos begitu akrab disapa juga mengenalkan potensi tersembunyi dari Pantai Wedi Awu dan Bolu-Bolu.

Pantai yang bisa dijangkau hanya dengan waktu 15 menit dari Lenggoksono, sangat cocok bagi peselancar profesional dengan ombak tipe point break atau diatas dua meter.

“Bagi yang sudah biasa (profesional) bisa mencoba di Bolu-Bolu atau Wedi Awu. Ketiganya memiliki lokasi yang sangat berdekatan,” terangnya saat dihubungi.

Menurut dia, potensi wisata surfing di Malang Selatan telah mulai dikenal. Bowele memang menjadi tempat favorit para surfer domestik seperti dari Bali dan Surabaya hingga mancanegara, di antaranya Jepang, Norwegia, Jerman, dan Belanda.

“Ada dari Jepang, Eropa berdatangan. Mereka penasaran dengan Bowele,” tuturnya.

Postcomended   Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-72: Sosialisasi Sektor Energi Melalui Pekan Pertambangan dan Energi

Potensi wisata ini menggugah warga untuk memanfaatkan. Telah banyak pemuda lokal mahir menari diatas surf board dan tentunya menjadi guide bagi wisatawan yang ingin belajar. “Kita punya guide atau pemandu bagi pemula, dan untuk fasilitas juga tersedia,” ujar Santos.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang gencar mempromosikan sport tourism. Olahraga pantai itu diharapkan mampu mendongkrak kunjung wisata di Malang Selatan.

Singhasari International Surfing Exhibition 2017 dan Malang Beach Festival, diantaranya sebagai langkah mengenalkan olahraga pantai jet ski maupun surfing.

“Nganteb, dan Ungapan cocok untuk jet ski dan surfing. Ada juga Bowele. Kami punya banyak spot-spot yang tentunya tak kalah dengan daerah lain. Malah justru di Malang Selatan seperti surga yang tersembunyi,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara terpisah. (wsw/wsw)

Postcomended   Panjat Pinang di Laut dan Tarian Kolosal Hebohkan Festival Wakatobi Wave 2017

Share the knowledge