Internasional

Partai Anti-Islam Australia Ingin Syaratkan Bahasa Inggris bagi Imigran

Share the knowledge

 

(gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=QBPnay87F8Y)

(gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=QBPnay87F8Y)

Australian di bawah partai One Nation merancang suatu rencana baru yang radikal: imigran yang gagal belajar Inggris dalam waktu 18 bulan terancam kehilangan tunjangan pengangguran. Rencana ini dikaitkan dengan dugaan radikalisme Islam yang lebih besar di kantong-kantong imigran yang tidak berbahasa Inggris. One Nation terkenal anti-Islam.

Pemimpin One Nation News South Wales (NSW), Mark Latham, menegaskan, imigran yang gagal belajar bahasa Inggris setelah 18 bulan, akan kehilangan tunjangan kesejahteraan mereka yang ditujukan untuk mengatasi “kantong-kantong etnis”.

Tunjangan tersebut sebesar 550 dollar Australia per dua minggu. Sensus 2016 menunjukkan, di seluruh Australia ada 820.000 orang yang hanya berbicara Inggris sedikit atau tidak sama sekali.

Latham, mantan pemimpin Partai Buruh federal, yang mewakili pemilih di Sydney barat daya selama 11 tahun, mengatakan kepada kepada Daily Mail Australia, Jumat (8/3/2019), bahwa masalah imigran yang menolak belajar bahasa Inggris telah memburuk selama satu dekade terakhir.

Postcomended   Teroris Asing Berkeliaran di Filipina: Pasutri Indonesia Pelaku Bom Bunuh Diri Sulu

Sikap kasar: “Anda tidak dapat memilih siapa pun yang tidak berbicara Inggris, itu hak mereka”, kata Latham, telah menciptakan separatisme. Orang-orang menjadi tidak memiliki ikatan kewarganegaraan yang sama. Akibatnya, kata Latham, wilayahnya di luar Sydney menjadi lebih terpisah.

“Saya telah melihat perubahan di Sydney barat dalam 10 tahun terakhir yang tidak pernah saya kira akan saya lihat, dan banyak dari hal ini didasarkan pada ketergantungan kesejahteraan dan kantong etnis yang tidak berbahasa Inggris,” katanya.

“Ini adalah produk dari migrasi dengan keterampilan rendah, ini adalah produk dari kelompok etnis tertentu yang berkumpul di daerah kantong etnis.” Menurut Latham, 18 bulan sudah cukup lama untuk seseorang belajar bahasa Inggris.

Postcomended   11 Agustus dalam Sejarah: Tiga Alumnus Perang Afganistan Mendirikan Al-Qaeda

Latham menegaskan, untuk mendapatkan pekerjaan, berpartisipasi dalam kelompok masyarakat, menjalani kehidupan sosial yang baik, sangat penting untuk berbicara bahasa Inggris.”

Meskipun tidak secara langsung menghubungkan imigran yang tidak berbahasa Inggris ini dengan masalah terorisme, Latham menunjukkan bahwa radikalisasi Islam lebih menonjol di daerah dengan tingkat bahasa Inggris yang lebih rendah dan ketergantungan kesejahteraan yang lebih tinggi.

“Jika Anda melihat peta penangkapan terkait terorisme di Sydney barat, ada korelasi antara daerah kantong etnis dan lokasi-lokasi itu,” katanya. Namun dokumen kebijakan One Nation menyatakan tidak menarget Muslim secara khusus, dengan buru-buru mengklarifikasi bahwa orang India-Fiji yang beragama Islam adalah warga negara yang baik, yang bekerja dan belajar keras.

Pemerintah Indonesia pernah menyampaikan kekhawatiran atas  semakin meningkatnya kepopuleran Partai One Nation yang kebijakannya terkenal anti-Islam. One Nation adalah partai populis sayap kanan nasionalis di Australia yang didirikan pada 1997 oleh anggota parlemen Pauline Hanson dan penasihatnya David Ettridge dan David Oldfield.***

Postcomended   Definisi Islamofobia di Inggris Diminta Diperjelas agar Bisa Dilaporkan

 


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top