Ekonomi

Paspor Paling Perkasa di Planet Ini Dimenangkan oleh… #HariAyahNasional

Share the knowledge

https://www.pulse.ng/bi/lifestyle/these-are-the-top-10-most-powerful-passports-in-africa-id8971982.html

https://www.pulse.ng/bi/lifestyle/these-are-the-top-10-most-powerful-passports-in-africa-id8971982.html

Sebuah laporan baru yang diterbitkan pada Oktober 2018 mengungkap berapa banyak batasan yang dapat dilalui oleh sejumlah dokumen perjalanan. Menurut Henley Passport Index, yang disusun oleh kewarganegaraan global dan firma penasihat tempat Henley & PartnersCitizens berada, Jepang memiliki paspor paling kuat di planet ini.

Jepang berada di posisi wahid setelah memperoleh akses bebas visa ke Myanmar bulan ini, menjadikan paspornya bebas visa untuk 190 tujuan di seluruh dunia. Dilaporkan laman CNN, ini mengalahkan Singapura yang satu poin di bawah Jepang, yakni 189 tujuan.

Jerman, yang yang mengawali 2018 di posisi teratas, kini berada di tempat ketiga dengan 188 tujuan, diikat dengan Prancis dan Korea Selatan. Uzbekistan menaikkan persyaratan visa untuk warga negara Prancis pada 5 Oktober, karena insentif  bebas visa telah diberikan kepada warga Jepang dan Singapura pada awal Februari 2018.

Korea Selatan memperoleh akses bebas visa ke Myanmar pada 1 Oktober, sementara Paraguay menghapus persyaratan visa untuk pemegang paspor Singapura pada tahun 2017. Amerika Serikat (AS) dan Inggris dengan akses bebas visa ke 186 tujuan, berada di tempat kelima. Karena tidak memiliki akses ke yurisdiksi baru tahun ini, tampaknya tidak mungkin untuk segera merebut kembali tempat No.1 yang mereka adakan pada 2015.

Postcomended   Pemilihan Dimas Diajeng Sleman 2018

Rusia telah jatuh ke posisi 47, meskipun telah menerima dorongan pada bulan September ketika Taiwan mengumumkan pembebasan visa untuk warga negara Rusia. Uni Emirat Arab (UEA) adalah kisah sukses terbesar dekade ini ketika menyangkut kebebasan bepergian, yakni meningkat dari posisi ke-62 di 2006 hingga  sekarang di posisi ke-21.

Cina baru-baru ini memperoleh bebas visa dari St. Lucia dan Myanmar, dan sekarang di posisi ke-71, naik 14 langkah disbanding awal 2017. Christian H. Kälin, Group Chairman atau Henley & Partners, berkomentar dalam sebuah pernyataan tentang hasil luar biasa dunia global yang saling berhubungan dan kolaboratif.  “Cina dan UEA memberi contoh pendaki terbaik dibandingkan dengan 2017, sebagai hasil dari hubungan yang kuat.”

Peringkat kekuatan Henley Passport Index selengkapnya:
1. Jepang: 190
2. Singapura: 189
3. Jerman, Prancis, Korea Selatan: 188
4. Denmark, Finlandia, Italia, Swedia, Spanyol: 187
5. Norwegia, Inggris, Austria, Luksemburg, Belanda, Portugal, Amerika Serikat: 186
6. Belgia, Swiss, Irlandia, Kanada: 185
7. Australia, Yunani, Malta: 183
8. Selandia Baru, Republik Ceko: 182
9. Islandia: 181
10. Hungaria, Slovenia, Malaysia: 180

Postcomended   Tunggangan James Bond: Aston Martin Merajai Seri-seri Terakhir (Tamat)

Jika ada paspor paling perkasa, ada juga paling letoy, yakni Afghanistan dan Irak, dengan visa-bebas atau visa-on-arrival akses ke 30 yurisdiksi, tepat di bawah Suriah dan Somalia (32) dan Pakistan (33).

Daftar Henley & Partner adalah salah satu dari beberapa indeks yang dibuat oleh lembaga keuangan. The Henley Passport Index didasarkan pada data yang disediakan oleh International Air Transport Authority (IATA) dan mencakup 199 paspor dan 227 tujuan perjalanan. Ini diperbarui secara real time sepanjang tahun, serta ketika perubahan kebijakan visa mulai berlaku.

Sementara itu Indeks Paspor Arton Capital mengambil paspor dari 193 negara anggota PBB dan enam wilayah, yakni: ROC Taiwan, Macao (Cina SAR), Hong Kong (Cina SAR), Kosovo, Wilayah Palestina dan Vatikan. Wilayah yang dicaplok negara lain dikecualikan. Indeks 2018 menempatkan Singapura dan Jerman di puncak, dengan skor 165, diikuti oleh Denmark, Swedia, Finlandia, Luksemburg, Italia, Prancis, Norwegia, Belanda, Spanyol, Korea Selatan dan AS, semua dengan skor 164.

Postcomended   Halal Tourism, Pemikat Hati Traveler Milenial

Sedangkan The Nomad Passport Index, sementara itu, memeringkat 199 kewarganegaraan pada lima faktor: perjalanan bebas visa, perpajakan internasional, persepsi, kewarganegaraan ganda, dan kebebasan pribadi. Menurut daftar tahun 2017 mereka, paspor yang paling diinginkan berasal dari Swedia, diikuti oleh Belgia. Spanyol dan Italia terikat bersama di posisi  ketiga, dengan Irlandia melengkapi lima besar.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top