Saras Dewa Dhana: Oktober 2010 sarassdudud.blogspot.com560 × 379Search by image BHINNEKA TUNGGAL IKA. Bung Karno beramah tamah dengan Paus Johannes XXIII (Kardinal Angelo Giuseppe Roncalli) saat mengunjungi Vatikan pada 14 Mei 1959. “Bukan saja bangsa Indonesia bertuhan, tetapi masing-masing orang Indonesia hendaknya bertuhan.

Saras Dewa Dhana: Oktober 2010 sarassdudud.blogspot.com560 × 379Search by image BHINNEKA TUNGGAL IKA. Bung Karno beramah tamah dengan Paus Johannes XXIII (Kardinal Angelo Giuseppe Roncalli) saat mengunjungi Vatikan pada 14 Mei 1959. “Bukan saja bangsa Indonesia bertuhan, tetapi masing-masing orang Indonesia hendaknya bertuhan.

Paus baru Gereja Katolik Vatikan membuat misa publik pertamanya setelah terpilih pada 14 Maret 2013. Dalam misa tersebut, Paus Fransiskus memperingatkan Gereja Katolik bukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang merupakan kelompok amal namun lupa misi sebenarnya. Jika pendahulunya, Paus Benediktus menyampaikan khotbah pertamanya mengenai visi luas  gereja, Paus Fransiskus akan berfokus pada iman. Demikian diberitakan Republika Online.

Meski begitu, sebagai paus yang selain merupakan Kepala Negara Vatikan juga sebagai pimpinan spiritual tertinggi Gereja Katolik, dia harus segera menghadapi berbagai skandal yang membelit gereja katolik seperti skandal seks, korupsi, dan perselisihan. Selain itu, dia juga memiliki pe-er untuk kembali menjalin hubungan harmonis dengan dunia Islam setelah paus sebelumnya dianggap provokatif pada dunia Islam. Seperti kita ketahui, Paus Bendiktus XVI sepanjang masa jabatannya seringkali membikin merah telinga pimpinan Islam dunia. Pada 2006, dia menguraikan sebuah anekdot yang menggambarkan Nabi  Muhammad suka berperang dan menyebarkan ajaran dengan pedang.  Memang, ia berulang kali membantah hal itu dan meminta maaf. Lalu hubungan Islam-Kristen mesra kembali tiga tahun kemudian. Namun, putus lagi menyusul seruan Paus Benediktus agar pimpinan dunia Arab melindungi minoritas Kristen setelah terjadinya serangan bom bunuh diri pada Januari 2011 di Gereja di Alexandria, Mesir . Terakhir, beredar foto paus bernama asli Joseph Alois Ratzinger ini seperti sedang salat di Mesjid Biru Turki. Mungkin ini upaya terakhirnya sebelum mundur untuk menyampaikan pesan perdamaian seperti paus terdahulunya, Paus Yohanes Paulus II, yang rela mencium Al-Quran.  Atas seruan Paus Benediktus tersebut, Imam Besar Al-Azhar, Ahmed Al-Thayeb, sempat melontarkan kritik. Menurut Thayeb, apa yang dilakukan Paus merupakan bentuk intervensi yang tidak patut terhadap urusan dalam negeri Mesir. Pemimpin umat Khatolik sedunia itu seharusnya memberikan solusi bukan mengeluarkan pernyataan yang memicu ketegangan, demikian dikatakan Thayeb yang secara terang-terangan juga mengutuk pemboman gereja Malam Tahun Baru yang menelan korban 21 jiwa itu. Gaya Paus Benediktus ini memang berbeda sekali dengan Paus Yohanes Paulus II, yang mampu meningkatkan hubungan antara Islam dan Katolik. Ia mempertemukan pemimpin Yahudi, Kristen dan Islam di Assisi, Italia. Upaya itu membuatnya dihormati seluruh umat agama di dunia