Fakta Perkembangan Hotel di Yogyakarta yang Mengejutkan Bersabda750 × 502Search by image TUGU JOGJA & PEMBANGUNAN HOTEL

Fakta Perkembangan Hotel di Yogyakarta yang Mengejutkan Bersabda750 × 502Search by image TUGU JOGJA & PEMBANGUNAN HOTEL

Untuk kesekian kalinya, ketimpangan masyarakat Yogyakarta yang diukur dengan rasio gini, kembali menjadi yang tertinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru yang dirilis Senin (17/7/17) menunjukkan, rasio gini Yogyakarta sebesar 0,432. Ini melampaui rasio gini secara nasional (0,393). Diduga akibat pembangunan masif namun tidak merata.

Rasio gini kota berstatus Daerah Istimewa (DI) ini “mengungguli” Gorontalo (0,430), Jakarta (413), Sulawesi Selatan (0,407), Jawa Barat (0,403), dan Papua (0,397), Jawa Timur (0,396), Sulawesi Utara (0,396), dan Sulawesi Tenggara (0,394).

Postcomended   Fisikawan Stephen Hawking Berbicara tentang Kecerdasan Buatan di Tangerang Selatan

Dikutip dari Beritasatu, Kepala BPS, Suryamin, menjelaskan, rasio gini adalah indikator mengukur ketimpangan atau kesenjangan distribusi pendapatan masyarakat. Ketika rasio gini menyempit, artinya terjadi perbaikan pendapatan masyarakat.

Sebagai contoh, ketimpangan atau kesenjangan bisa terjadi ketika Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang kuat dalam 15 tahun ini, yang berhasil mengurangi tingkat kemiskinan dan memperbesar jumlah kelas menengah, namun di sisi lain manfaat dari pertumbuhan ini lebih dinikmati oleh 20% masyarakat terkaya.

Postcomended   Polisi Jerman Temukan Ekstasi Berbentuk Donald Trump