Menteri Pariwisata menghadiri pembukaan Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival 2017 yang diadakan oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) di Mall Kota Kasablanka, Jakarta.

Dalam sambutannya, Menpar setuju untuk menjadikan Wonderful Indonesia Culinary and Shopping sebagai Annual Event!! Event ini sebagai bentuk kolaborasi, saling meng-endorse antara brand-brand yang tergabung dalam APPBI dan Kemenpar.

Top 3 Ekraf: Culinary, Fesyen, dan Kriya/Craft. Culinary Industry memberikan sumbangan pendapatan bagi Industri Kreatif sebesar 42% atau sekitar 300 T. Sedangkan Fashion 20%.

Untuk Pariwisata, 30% wisatawan datang untuk kuliner dan belanja.

Postcomended   Si "Papa Minta Saham" Akhirnya Tersandung di e-KTP

Namun Indonesia belum mempunyai National Food. Menpar menyebutkan kandidatnya: Rendang, Soto, Nasi Goreng, Sate, dan Gado-Gado Jakarta. *Kita harus punya National Food!*

Untuk Destinasi Kuliner telah ditetapkan: Bali, Bandung, dan Joglosemar. Menpar akan memanggil Gastronomy experts dari UNWTO untuk memberikan sertifikasi ke destinasi tersebut. Untuk Branding Kuliner Indonesia di luar negeri, Co-Branding dengan existing Indonesian restaurant di luar negeri akan dilakukan. Kemenpar akan ikut mempromosikan.

Sedangkan untuk National Fashion, Menpar menentukan Batik, Tenun, dan Hijab.

Postcomended   Efek Kunjungan Raja Salman, Seratus Pengusaha Saudi Ikuti ITE 2017

Hingga saat ini 100 brand sudah Co-Branding dgn Wonderful Indonesia, *SUDAH FULL!!*

Namun Menpar berjanji akan membuka kesempatan lagi bagi 10 brands yang ikut WICSF untuk ikut Co Branding dengan Wonderful Indonesia!!