A platoon of armed guards watch over Sudan, one of the last northern white rhinoceroses brought from a zoo in the Czech Republic in an effort to save the almost extinct species. (source: NatGeo)

Sekelompok pemburu badak diduga telah dimakan oleh singa-singa di Kenton-on-the-Sea. Ini diketahui dari sisa-sisa mayat yang ditemukan di Cagar Simbuya Game, Afrika Selatan. Tak jauh dari ceceran mayat itu, ditemukan pula satu senapan berkekuatan tinggi. Singa-singa telah bekerja dengan baik.Hal ini dilaporkan pemilik cagar alam Afrika Selatan tempat insiden itu terjadi, Nick Fox. Fox mengatakan, sisa-sisa jasad korban itu diduga adalah korban yang dimakan oleh enam singa yang memang dipesan untuk melindungi badak yang terancam punah.

Postcomended   21 Juli dalam Sejarah: Bendungan Aswan Dibuka Menenggelamkan Sejumlah Situs

Pemburu memasuki cagar pada malam 1 Juli atau awal 2 Juli dengan membawa banyak senjata, termasuk senapan bertenaga tinggi dengan peredam, kapak, pemotong kawat, dan persediaan makanan selama beberapa hari.

Fox mengatakan, peralatan yang ditemukan itu adalah semua perangkat terbaik yang di miliki geng pemburu yang bermaksud membunuh badak dan menghilangkan tanduk mereka.

Pemilik suaka margasatwa ini menjadi sadar bahwa ada sesuatu yang salah ketika anjing anti-perburuan memperingatkan seorang pawang, yang kemudian mendengar suara keras singa.

Fox mengatakan, seorang pemandu lapangan memperingatkan Unit Anti-Pemburu bahwa tampaknya ada jasad manusia dan senjata perburuan di dekat kumpulan singa awal pekan ini. Dia kemudian melaporkannya pada otoritas lokal dan Asosiasi Cagar Cape East Game.

Hingga Kamis, tidak jelas berapa banyak pemburu yang tewas. Menurut Fox, polisi setempat masih menyelidiki.

Postcomended   Studi: Menghidupkan Lagi Maskapai Komersial Supersonik Berisiko Merusak Lingkungan

Pemerintah Afrika Selatan pada Januari 2018 merilis statistik tentang perburuan badak dan cula badak sepanjang 2017. Meskipun menurun dibanding 2016, mereka mengatakan perburuan badak masih berada pada tingkat kritis.

Diungkapkan, sekitar 1.028 badak dibunuh secara ilegal tahun lalu; 26 ekor lebih sedikit dibanding pada 2016, tetapi jauh di atas 13 ekor yang dibunuh pada 2007.

Afrika Selatan adalah rumah bagi sekitar 80 persen dari 29.000 badak dunia. Meskipun ini adalah tahun ketiga berturut-turut, jumlah badak yang diburu di Afrika Selatan telah menurun dari jumlah tertinggi sebanyak 1.215 ekor pada tahun 2014.(***/time/natgeo)

Share the knowledge