Internasional

Pemerintah Malaysia: Ada Kesengajaan Pesawat MH370 Dibelokkan ke Samudra Hindia

Penerbangan Malaysia Airlines 370 (MH370) yang hilang, tampaknya akan menjadi bahan baru bagi para penikmat kisah misteri. Setelah perusahaan eksplorasi Ocean Infinity menyerah menemukan reruntuhan pesawat tersebut, Pemerintah Malaysia pun lagi-lagi hanya bisa berspekulasi. Terbaru, Kuala Lumpur (KL) mengatakan bahwa mungkin ada kesengajaan MH370 diarahkan ke Samudra Hindia, alih-alih ke Beijing.

Laporan keamanan pemerintah Malaysia yang dirilis Senin (30/7/2018) menyebutkan, MH370 yang hilang pada 2014, mungkin sengaja dikemudikan dan diterbangkan ke dalam bencana di Samudra Hindia.

MH370 lenyap pada 8 Maret 2014, dalam perjalanan dari KL ke Beijing dengan 239 orang di dalamnya. Penyidik ​​tidak pernah bisa menjelaskan mengapa jet itu meninggalkan rute perjalanan yang seharusnya dalam waktu singkat, melintasi Malaysia, dan kemudian melaju ke selatan di atas Samudra Hindia.

“Sulit mengaitkan hal tersebut dengan kemungkinan adanya kegagalan sistem apa pun. Ini lebih mungkin bahwa manuver semacam itu disebabkan oleh sistem yang dimanipulasi,” kata laporan itu.

Para ahli memetakan program pesawat Boeing 777 tersebut hanya setelah mengambil data per jam dari satelit. Pencarian sonar ekstensif dari perairan terpencil di lepas pantai barat Australia, juga gagal menemukan reruntuhan.

Dilansir Bloomberg, laporan setebal 449 halaman itu hanya menawarkan sedikit untuk memecahkan insiden yang kini menjadi misteri terbesar dunia penerbangan modern ini.

Postcomended   Jejak-jejak di Kota Istimewa yang Penuh Tawa Bahagia

Tidak ada yang bisa menunjukkan bahwa pesawat itu menghindar dari radar, atau bukti adanya perubahan perilaku awak pesawat. Bagian yang signifikan dari sistem tenaga pesawat, termasuk fungsi autopilot, mungkin bekerja sepanjang penerbangan, kata laporan itu.

“Kami tidak dapat menentukan dengan pasti alasan mengapa pesawat itu dialihkan dari rute yang seharusnya,” Kok Soo Chon, inspektur kepala tim investigasi MH370, mengatakan kepada wartawan di Putrajaya, di luar KL.

Tanpa bantuan perekam data kokpit, tim pencari hanya bisa menebak apa yang terjadi di saat-saat terakhir penerbangan. Analisis oleh pemerintah Australia menduga MH370 kehabisan bahan bakar sebelum jatuh dengan kecepatan 25.000 kaki per menit, ke laut.

Peneliti lain berspekulasi bahwa seseorang menguasai kontrol pesawat sampai akhir, dan menceburkan pesawat ke laut di luar batas terjauh dari setiap area pencarian.

Postcomended   ONE DAY TOUR VILLA KHAYANGAN-CURUG CIHERANG BOGOR

Laporan tersebut tidak mendukung teori secara eksplisit, tetapi berjuang untuk memberikan penjelasan mekanis mengenai penyimpangan pesawat.

Kok Soo Chon menjelaskan, penyimpangan jalur penerbangan kemungkinan dihasilkan dari input manual. Demikian pula, hilangnya komunikasi pesawat sebelum membelok keluar jalur, lebih mungkin karena sistem secara manual dimatikan, atau karena ada gangguan listrik, daripada akibat kerusakan.

Beberapa potongan puing-puing dari MH370 ditemukan hanyut hingga perairan Afrika, tetapi tidak ada mayat yang pernah ditemukan. Pencarian bawah laut oleh Ocean Infinity berakhir tanpa hasil.

Raibnya jet ini menghasilkan banyak rekomendasi keselamatan yang ditujukan untuk mencegah terulangnya tragedi. Pesawat baru harus menyiarkan lokasi mereka setiap menit ketika mereka dalam masalah, tetapi ketentuan ini baru dimulai Januari 2021.

Pengetatan bertahap dimulai November 2017: maskapai penerbangan harus melacak pesawat setiap 15 menit di bawah peraturan yang diadopsi oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional PBB.

Kargo MH370 menurut manifesnya, mengangkut 221 kilogram baterai lithium dan 4,6 ton buah manggis. Setelah pengujian ekstensif, laporan pada Senin itu mengesampingkan kemungkinan adanya asap atau api akibat barang-barang yang bercampur di pesawat sebagai penyebab tragedi.

Postcomended   17 September dalam Sejarah: Dalang Sejumlah Insiden Bom Bunuh Diri Tewas

Laporan itu juga menyebutkan, pengawas dan pengendali lalu lintas udara KL terlalu lambat memulai prosedur darurat dan tidak ada bukti yang menunjukkan mereka terus memantau tampilan radar.***

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top