Jaga Resapan Air, Pemkot Tasik Terus Beli Gunung - Fokus Jabar ... Arsip Fokus Jabar Jaga Resapan Air, Pemkot Tasik Terus Beli Gunung

Jaga Resapan Air, Pemkot Tasik Terus Beli Gunung – Fokus Jabar … Arsip Fokus Jabar Jaga Resapan Air, Pemkot Tasik Terus Beli Gunung

Kendati tidak secepat yang diharapkan para aktivis, pemerhati, dan pegiat lingkungan, namun kini Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya telah membeli tujuh gunung. Jumlah ini hampir setengahnya dari 15 gunung yang telah didata Pemkot Tasikmalaya. Dua gunung berikutnya sedang dikaji. Tujuannya patut dicontoh daerah lain yakni agar gunung-gunung tersebut tidak digunakan untuk tujuan komersial sehingga menghancurkan ekologi secara keseluruhan seperti resapan air.

Dilansir Fokus Jabar, Pemkot Tasikmalaya sejak 2008 telah memproyeksikan anggaran untuk membeli gunung agar tidak diratakan atau juga menjadi gundul.

Kabid Konservasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya, Budi Kusmiadi, Selasa (05/9/2017), mengungkapkan, ketujuh gunung yang sudah dibeli Pemkot tersebut adalah gunung Kokosan, gunung Hanjuang, gunung Tengah, gunung Kiara, gunung Jambore, gunung Bondan dan gunung Pondok.

Postcomended   Angkat Koper dari Piala Dunia, Skuad Korea Selatan Bakal Disambut Wajib Militer

“Dua gunung lagi akan menyusul dibebaskan. Saat ini (gunung ini) masih dalam penilaian dari tim appraisal,” kata Budi. Penilaian ini terlebih difokuskan pada gunung-gunung yang memiliki potensi mata air. Target ini merupakan bagian dari rencana membebaskan areal gunung seluas 49,2 hektare.

Gunung yang dimaksud di sini sebenarnya merupakan bukit besar. Sebutan gunung mengacu pada istilah yang biasa digunakan masyarakat Jawa Barat pada umumnya.

Realisasi pembelian gunung telah dicetuskan Pemkot Tasikmalaya sejak 2008. Pikiran Rakyat melansir pada 2009 Pemkot Tasikmalaya berencana membeli gunung setiap tahun untuk menyelamatkan potensi alami  dari kehancuran.

Postcomended   Open Trip Gabungan Via Ferrata Mount Parang

Ketika itu Wali Kota Tasikmalaya, Syarif Hidayat, mengatakan, pembelian gunung sudah dilakukan sejak 2008 dan akan berlanjut sampai lima tahun ke depan.

“Ini untuk mencegah hancurnya daerah resapan air, menjaga iklim Tasikmalaya, pencegah banjir lahar dari galunggung, dan membangun daerah hijau,” ujar Syarif kala itu.

Dalam kurun tahun 2012-2014, pihak Pemkot Tasikmalaya audah menghabiskan anggaran hingga Rp 2 miliar untuk program ini.***

Share the knowledge