https://alibaba.kumpar.com/kumpar/image/upload/c_fill,g_face,f_jpg,q_auto,fl_progressive,fl_lossy,w_800/flhonwoudrqweexz8ea4.jpg https://vitasexpress.files.wordpress.com/2017/08/menteri-keuangan-sri-mulyani.jpg?w=350&h=200&crop=1

Seperti ingin minta permakluman mengenai gaya hidup mewahnya agar tak dikaitkan dengan perannya sebagai pengacara tersangka korupsi e-KTP, Setya Novanto (SN), Fredrich Yunadi tak sungkan membeberkan dari mana kekayaannya berasal. Hal ini terungkap dari video yang diunggah akun Youtube Najwa Shihab, Jumat (24/11/2017). Siapa yang paling senang jika ada warga yang terang-terangan mengungkap kekayaannya tanpa diminta? Jawabnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Fredrich mengatakan dalam video berjudul “Catatan Najwa” tersebut bahwa kekayaannya tak akan habis untuk 10 keturunan. Fredrich lalu bercerita, dia pernah menghabiskan biaya hingga Rp 5 miliar saat bepergian ke luar negeri.

“Saya suka kemewahan tapi bukan dari hasil kerja saya,” ujar dia seraya mengatakan bahwa tak ada sulitnya bagi dia membeli tas Hermes seharga Rp 1 miliar.

Gaya hidup itu, jelas Fredrich, diperoleh dari warisan dari orang tua yang dikembangkan ke dalam berbagai usaha bisnis. Zaman dulu kata dia, tanah warisan nilainya cuma Rp 500. Sekarang bisa mencapai Rp 10 juta. “Kalau ratusan hektar itu berapa triliun uangnya?” ujar dia.

Terkait hubungannya dengan SN, kepada Tempo Fredrich menjelaskan, biaya yang diberikan SN kepada dirinya merupakan honornya sebagai kuasa hukum. Fredrich juga mengungkapkan, kekayaannya juga diperoleh dari klien-kliennya baik individu maupun korporat.

Fredrich menyontohkan, satu kontrak dengan perusahaan A saja misalnya, bayarannya Rp 100 juta per bulan. Jadi kata Fredrich, satu tahun bisa mencapai Rp 1,2 miliar. “Kalau ada 50 perusahaan sudah tahu kan uangnya berapa? Itu hanya sebagai advisor loh,” kata Fredrich.

Maka Fredrich seolah minta permakluman jika dia selalu bepergian menggunakan first class yang tarifnya bisa Rp 250 juta pulang-pergi.

Semua itu kata Fredrich untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa dia bergaya hidup mewah bukan terkait SN. Namun Fredrich enggan menyebut jumlah kekayaannya. Dia hanya mengatakan bahwa seluruh kekayaannya diperoleh secara halal.

Siapa pihak yang paling senang atas pengakuan kekayaan seperti yang dilakukan Fredrich? Sudah pasti salah satunya adalah Menkeu Sri Mulyani Indrawati yang belakangan getol memburu wajib pajak yang mengemplang.

“Saya senang sebetulnya, makin banyak orang menceritakan bahwa dia kaya, beli mobil segala macam, itu bagus. Dia sebetulnya melakukan voluntary disclosure. Kami tinggal melakukan (pengecekan) saja,” kata Sri Mulyani, Senin (27/11/2017), dikutip Kompas.com.

Jika ada orang tertentu yang sampai berani mengungkap bahwa dia memiliki banyak harta, sudah seharusnya kata Sri, yang bersangkutan juga memiliki kesadaran untuk melaksanakan kewajiban pajaknya.

Belakangan ini, kehidupan pribadi Fredrich disorot karena heroismenya membela SN membuat publik merasa heran. Setelah diketahui bahwa Fredrich dan keluarganya bergaya hidup mewah, publik pun menduga-duga bahwa itu terkait hubungannya dengan SN. Fredrich pun merasa perlu mengklarifikasi.

Seperti diketahui, SN pun memiliki kekayaan yang seolah tak habis-habis. Kecurigaan merebak ketika dalam persidangan kasus megakorupsi e-KTP, SN diduga menerima jatah hingga ratusan miliar rupiah, meskipun SN membantahnya.(***/tempo/kompas)

 

Share the knowledge