Demo Tuntut Pemakzulan Donald Trump Akan Digelar Juli 2017 ... FIQHISLAM.com640 × 359Search by image Demo Tuntut Pemakzulan Donald Trump Akan Digelar Juli 2017

Demo Tuntut Pemakzulan Donald Trump Akan Digelar Juli 2017 … FIQHISLAM.com640 × 359Search by image Demo Tuntut Pemakzulan Donald Trump Akan Digelar Juli 2017

Departemen Kepolisian Boston, Amerika Serikat (AS) diketahui menerapkan program pemantauan media sosial (medsos) dengan alasan keselamatan publik. Namun program ini mendapat kritik antara lain dari organisasi Serikat Kebebasan Sipil Amerika (American Civil Liberties Union/ACLU). Mereka menengarai program ini lebih ditujukan untuk mengawasi kalangan Muslim, misalnya dengan menyapu tagar #MuslimLivesMatters.

ACLU mengatakan, program ini tidak akan banyak manfaatnya untuk tujuan keselamatan publik, alih-alih secara tidak adil akan memusatkan pengawasan pada kelompok-kelompok tertentu termasuk kalangan Muslim.

ACLU merilis sebuah laporan pada Rabu (7/2/2018), berdasarkan dokumen yang diperoleh melalui permintaan catatan publik mengenai penggunaan perangkat lunak Geofeedia oleh Departemen Kepolisian kota di negara bagian Massachuset tersebut.

ACLU mengatakan bahwa di antara postingan yang disapu oleh perangkat lunak berbasis lokasi tersebut adalah posting orang yang menggunakan tagar #MuslimLivesMatter dan apdet status di Facebook dari anggota parlemen tentang ketidakmerataan rasial.

Postcomended   Kejam, Inilah 9 Wanita Pembunuh Tersadis di Dunia

Namun Kepolisian Boston menyangkal kesimpulan ACLU dengan menyebut mereka telah salah arah. Program tersebut kata pihak Kepolisian Boston, membantu polisi memantau kejadian yang dapat menyebabkan demonstrasi atau kerumunan orang yang mengancam keamanan.

“Fokus utama kami adalah keamanan publik, tidak menargetkan ucapan, tidak menargetkan afiliasi politik masyarakat,” kata Letnan Det.Michael McCarthy. McCarthy lalu menyebut bahwa tuduhan ACLU tidak hanya menghina, tapi sama sekali salah informasi.

Kepolisian Boston menggunakan Geofeedia selama dua minggu pada 2014 dan juga selama lebih dari satu tahun sejak Januari 2015, sesuai dengan dokumennya. Penggunaan program ini mulai dipublikasikan pada akhir 2016 setelah meminta tawaran untuk mengeluarkan 1,4 juta dolar AS untuk perangkat lunak pemantauan media sosial lainnya.

Polisi kemudian membatalkan program tersebut di tengah reaksi balik dari kelompok-kelompok seperti ACLU.

McCarthy menjelaskan, program ini memungkinkan polisi memasang peringatan via email bila kata kunci tertentu muncul di media sosial. Peringatan tersebut lalu diperiksa oleh para analis di Pusat Intelijen Regional Boston di departemen tersebut dan data tersebut dibuang setelah ditentukan bahwa ini bukan masalah keamanan publik yang potensial.

Postcomended   Pabrik Bayi Nigeria: Ketika Wanita-wanita Diperkosa dan Dibuat Hamil

Geofeedia digunakan oleh departemen kepolisian di seluruh AS sampai perusahaan media sosial memotong akses terhadap datanya setelah kekhawatiran diajukan oleh ACLU di California Utara pada 2016. Perangkat lunak ini juga banyak digunakan oleh perusahaan yang tertarik pada apa yang dikatakan pelanggan mereka tentang mereka secara online.

ACLU mengungkapkan, dokumen tersebut menunjukkan bahwa polisi Boston mencari kata kunci yang mereka identifikasikan sebagai “istilah ekstremis Islam,” termasuk kata-kata seperti “ISIS” dan “khilafah” serta kata-kata Arab seperti “ummah”.

Sebagai contoh, setelah pembunuhan tiga siswa Muslim di dekat Universitas North Carolina di Chapel Hill, polisi melacak hashtag #MuslimLivesMatter. Juga setelah kerusuhan di Ferguson, Missouri, mengenai penembakan fatal seorang pria kulit hitam, polisi mencari-cari istilah seperti “demonstrasi” dan “Ferguson.”

ACLU dan Liga Keadilan Muslim yang berbasis di Boston mengatakan bahwa pelacakan kata-kata Arab yang umum, seperti “ummah”, meresahkan. ACLU mengatakan bahwa pos yang ditangkap oleh program yang menyebut kata “ISIS” adalah lelucon atau referensi untuk isu-isu berita.

Postcomended   "MSG Isn't Toxic", Generasi Micin, Mitos yang Tak Terbukti

“Departemen Kepolisian Boston tidak boleh melakukan pengawasan yang menargetkan pidato politik atau ekspresi religius, tapi itulah yang ditunjukkan oleh rekaman mereka sendiri saat mereka menggunakan perangkat lunak pemantauan media sosial ini,” kata Kade Crockford, rekan penulis laporan dan direktur Kelompok Teknologi untuk Program Liberty. (*/japantimes/apnews)

Share the knowledge