Penis mu b ?

Penis mu bermasalah ?

Lifestyle
Share the knowledge

Dalam kebanyakan kasus, dengan secara teratur membersihkan penis dapat menjaga bau seminimal mungkin. Namun, beberapa kondisi dapat menyebabkan bau penis berubah atau berbau busuk.
Sebenarnya penis bau adalah hal yang umum terjadi. Namun, jika kamu merasa aroma telah berubah atau semakin kuat, mungkin itu merupakan tanda dari kondisi kronis. Sebagian besar kondisi tidak serius dan dapat dengan mudah diobati.

Penis merupakan organ yang sangat penting bagi reproduksi pria. Oleh karena itu, organ vital ini harus dijaga kebersihannya. Pada umumnya, penis yang sehat dan bersih tak akan mengeluarkan bau tidak sedap.

Beberapa kondisi bau penis yang memerlukan perawatan medis di antaranya:

1. Smegma

Ini merupakan akumulasi dari sel kulit mati dan minyak alami yang membuat penis tetap lembap. Jika kamu tidak membersihkan penis secara teratur, smegma dapat menumpuk, menghasilkan zat putih yang kental. Penumpukan ini lebih sering terjadi pada penis yang tidak disunat karena terbentuk di sekitar kepala penis.

Selain bau, smegma dapat:

  • Menyebabkan kemerahan dan iritasi.
  • Mencegah kulup bergerak dengan mudah ketika penis ereksi.
  • Meningkatkan risiko infeksi bakteri.
Postcomended   Siap-siap, iPhone 8 OLED Diluncurkan September

2. Balanitis

Kondisi ini terjadi ketika kulit pada ujung penis mengalami iritasi. Beberapa penyebab utama balanitis meliputi:

  • Kebersihan yang buruk.
  • Infeksi.
  • Kondisi kulit, seperti psoriasis.
  • Reaksi alergi terhadap obat, sabun, atau kondom.

Jika kamu menduga balanitis mungkin menjadi penyebab bau busuk yang terjadi, sebaiknya segera bicarakan dengan dokter. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan saran perawatan yang tetap untuk dilakukan.

3. Infeksi Menular Seksual

Infeksi menular seksual (IMS) menyebabkan penis berbau dalam beberapa kasus. Dua IMS yang paling mungkin menyebabkan bau penis adalah klamidia dan gonore. Gejala klamidia meliputi:

  • Putih, cairan encer dari penis.
  • Rasa sakit saat buang air kecil.
  • Nyeri testis.

Sementara gejala gonore meliputi:

  • Debit hijau, putih, atau kuning dari penis.
  • Rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil.
  • Radang di kulup.

4. Infeksi Jamur

Ini dapat terjadi ketika terlalu banyak jamur candida muncul di penis. Sementara infeksi ragi vagina lebih umum, infeksi jamur juga dapat memengaruhi penis. Selain bau tidak sedap, gejala lain infeksi jamur meliputi:

  • Sensasi terbakar atau gatal.
  • Iritasi dan kemerahan pada penis.
  • Zat putih dengan konsistensi keju cottage.
  • Kelembapan yang tidak biasa pada penis.
Postcomended   29 September dalam Sejarah: Merayakan MacGyver

Sangat penting untuk mencari perawatan medis untuk infeksi jamur, karena gangguan ini dapat menyebabkan infeksi dan komplikasi lebih lanjut.

5. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

ISK terjadi ketika bakteri atau virus masuk ke saluran kemih. ISK dapat menyebabkan:

  • Penis bau.
  • Urine berwarna merah muda atau keruh.
  • Sering mendesak untuk buang air kecil.
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil.

Faktor risiko untuk mengembangkan ISK meliputi:

  • Batu ginjal.
  • Prostat yang membesar.
  • Aktivitas seksual.
  • Diabetes.
  • Kateter kemih.

Mengobati ISK dapat membantu mencegah komplikasi lebih lanjut, termasuk masalah ginjal atau infeksi yang menyebar di luar saluran kemih.

Kaskus Mengapa Penis Seringkali Berbau Tak Sedap? | KASKUS Images may be subject to copyright. Learn More Related images
Kaskus Mengapa Penis Seringkali Berbau Tak Sedap? | KASKUS Images may be subject to copyright. Learn More Related images

Cara Membersihkan Penis Agar Tidak Bau

Mempraktikkan kebersihan yang tepat dapat membantu menghindari infeksi dan mengurangi bau yang datang dari penis. Sangat penting untuk mencuci alat kelamin setidaknya sekali sehari dengan pembersih lembut dan air hangat. Setelah membersihkan penis, seseorang harus memastikan area tersebut benar-benar kering sebelum mengenakan pakaian.

Selain mencuci setiap hari, kamu harus mempertimbangkan mengambil beberapa langkah tambahan untuk menjaga penis bebas dari bau. Lankah-langkah ini meliputi:

  • Membersihkan penis setelah melakukan aktivitas seksual.
  • Mengenakan pakaian yang longgar.
  • Menggunakan perlindungan penghalang, seperti kondom, selama melakukan aktivitas seksual.
  • Menghindari aktivitas seksual ketika salah satu pasangan memiliki IMS atau infeksi lainnya.
  • Membersihkan di bawah kulit khatan jika tidak disunat.
Postcomended   Studi yang Disponsori Harley Davidson: Bersepeda Motor Kurangi Stres dan Tingkatkan Kewaspadaan

Itulah informasi mengenai penyebab penis berbau. Dengan selalu menjaga kebersihan penis setiap hari, maka bau menyengat dari penis dapat dicegah dan diatasi.


Share the knowledge

Leave a Reply