Internasional

Mantan Kardinal AS Diminta Bertobat atas Kejahatan yang Dilakukannya

Share the knowledge

 

https://www.youtube.com/watch?v=hD8XJoQURU8

Carlo Maria Vigano (gambar dari: Youtube)

Pensiunan diplomat Vatikan memohon agar kardinal Amerika, Theodore McCarrick, bertobat secara terbuka atas kejahatan yang dilakukannya demi kebaikan Gereja Katolik. Sang pensiunan pernah menuduh Paus Fransiskus menutup mata terhadap dugaan perilaku seksual menyimpang McCarrick.

Pensiunan diplomat Vatikan, Uskup Agung Carlo Maria Vigano, menulis surat kepada McCarrick yang diterbitkan Senin (14/1/2018) di sebuah blog Italia, cara komunikasi yang dilakukan Vigano pertamakali setelah dia bersembunyi menyusul tuduhan menggemparkan terhadap Paus, Agustus tahun lalu.

Dalam surat itu, Vigano mencatat Vatikan diperkirakan akan segera memberikan putusannya terhadap McCarrick setelah mengumpulkan kesaksian dari setidaknya tiga orang yang menuduhnya melakukan pelanggaran.

Associated Press melaporkan, skandal McCarrick telah melempar hirarki AS dan Vatikan ke dalam krisis karena tampaknya merupakan rahasia umum bahwa uskup agung pensiunan Washington yang berpengaruh ini, tidur dengan para seminaris.

Vigano menulis bahwa pertunjukan pertobatan di depan umum akan menjadi “hadiah” bagi gereja untuk membantunya pulih dari krisis pelecehan seksual.

Postcomended   Dokumentasi Kasus Pedofilia yang Dihancurkan Diungkap Kembali oleh Kardinal Jerman

“Waktu hampir habis tetapi Anda dapat mengakui dan bertobat dari dosa, kejahatan, dan sakramen Anda, dan melakukannya di depan umum,” tulis Vigano. Sementara mengatakan keselamatan abadi McCarrick sendiri dipertaruhkan, Vigano juga mengatakan kredibilitas gereja sedang juga dalam keseimbangan.

“Pertobatan publik dari pihak Anda (amerika) akan membawa penyembuhan yang signifikan ke gereja yang terluka parah,” tulis Vigano. “Apakah kamu bersedia menawarkannya hadiah itu?”

Skandal McCarrick meletus tepat sebelum dewan juri di (pengadilan) Pennsylvania menuduh sekitar 300 imam menyalahgunakan lebih dari 1.000 anak-anak selama tujuh dasawarsa, sementara para kepala biara diam menunggu. Skandal ini, ditambah kesalahan langkah Paus Fransiskus sendiri dalam menangani kasus-kasus pelecehan, telah menciptakan krisis kepercayaan terhadap hierarki Katolik.

Postcomended   Paus Tolak Pengunduran Diri Kardinal yang Menjadi Saksi Kasus Imam Predator

Vigano menambahkan bahan bakar ke dalam skandal itu ketika dia menuntut paus mengundurkan diri atas apa yang dia sebut bahwa ada peran Paus dalam upaya menutup-nutupi McCarrick. Dalam kecaman setebal 11 halaman pada Agustus lalu, Vigano mengatakan dia memberi tahu Paus Fransiskus tentang kesalahan McCarrick pada 2013 tetapi Paus malah melanjutkan dan merehabilitasi dia dari sanksi yang dikenakan oleh paus sebelumnya.

Paus Fransiskus tidak pernah menanggapi klaim Vigano, tetapi seorang kardinal Vatikan terkemuka, Marc Ouellet, mencoba menembak jatuh dia. Ouellet mendesak Vigano sendiri untuk bertobat, karena telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap paus.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top