Internasional

Pensiunan Polisi Detektif Berpatroli di Jurang untuk Mencegah Warga Bunuh Diri

Yukio Shige, ini sudah menyelamatkan begitu banyak nyawa ... keluargasari - WordPress.com476 × 242Search by image Yukio Shige, ini sudah menyelamatkan begitu banyak nyawa « keluargasari

Yukio Shige, ini sudah menyelamatkan begitu banyak nyawa … keluargasari – WordPress.com476 × 242Search by image Yukio Shige, ini sudah menyelamatkan begitu banyak nyawa « keluargasari

Tak ada yang lebih dibutuhkan suatu negara dengan demografi menua dan tingkat kejadian bunuh diri tertinggi di dunia, selain seorang yang mengabdikan hidupnya untuk berpatroli menyelamatkan warganya berniat bunuh diri. Adalah Yukio Shige (70) yang mendedikasikan hidupnya meronda ke puncak-puncak tebing di Jepang untuk mencegah bunuh diri.

Yukio mendapati orang-orang putus asa dan ingin bunuh diri seraya menawarkan bantuan kepada mereka yang sedang sangat membutuhkan. Sampai saat ini dia telah menyelamatkan lebih dari 500 orang.

Pensiunan detektif di kepolisian Jepang ini kepada “Japan Today” mengatakan bahwa dia adalah “chotto matte man”: “chotto matte” artinya: “tunggu sebentar, tunggu”.

Postcomended   Temuan Gigi Purba di Padang, Ahli: Sejarah Harus Ditulis Ulang

Setiap hari, dengan dibantu tiga relawan, Yukio berpatroli di jurang Tojinbo di Laut Jepang; satu lokasi “favorit” untuk bunuh diri. Dia dan relawannya berbicara kepada orang-orang yang tengah berpikir untuk mengakhiri hidupnya.

Dalam aksinya dia menggunakan sepasang teropong untuk mengamati celah celah jurang Tojinbo.

Yukio tahu rasa sakit karena bunuh diri. Beberapa tahun yang lalu dia mendapat telepon dari polisi mengenai seorang teman. “Mereka bilang dia bunuh diri; dia menyewa mobil di timur laut Jepang dan melaju ke laut,” Yukio berkisah.

“Saya telah melihat begitu banyak kesedihan, saya tidak ingin mendengar kata berkabung lagi,” kata Yukio.

Menurut data milik pemerintah Jepang, pada 2014 negeri ini mencatat tingkat bunuh diri warganya mencapai 24,1 per 100.000. Angka tersebut telah turun dalam beberapa tahun terakhir setelah memuncak sebanyak 33.093 di tahun 2007.

Postcomended   Mengherankan, Ducati Lebih Sayang Dovizioso Ketimbang Lorenzo

Kondisi pada 2007 itu memaksa pemerintah Jepang berjanji mengurangi tingkat bunuh diri selama dekade berikutnya. Jepang menetapkan langkah-langkah baru untuk memperbaiki konseling dan memantau situs web yang mendorong orang berkeinginan untuk bunuh diri.

“Bayangkan, seseorang duduk dan percaya bahwa satu-satunya pilihan mereka adalah mengakhiri segalanya, sendirian dengan bayangan mereka, saya benar-benar merasa mereka ingin mendapatkan bantuan. Mereka ingin seseorang masuk dan menyelamatkan mereka,” ujar Yukio.

Yukio menjelaskan, timnya membawa mereka yang tertangkap basah ingin bunuh diri ke enam apartemen yang telah disediakan. Di apartemen ini, mereka didorong untuk memperbaiki dan membangun kembali kehidupan mereka. “Kami membantu mereka memulihkan kehidupan mereka. Inilah yang saya lakukan,” ujar Yukio. (*/japantoday/theindependent)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top