Loading...
Ekonomi

Tiga Ekonom AS, Dua di Antaranya Pasangan Suami Istri, Raih Nobel Ekonomi 2019

Share the knowledge

Tiga pemenang Nobel Ekonomi 2019, ketiganya asal AS (gambar dari: YouTube)

Tiga pemenang Nobel Ekonomi 2019, ketiganya asal AS (gambar dari: YouTube)

AS lagi-lagi menguasai Hadiah Nobel ketika hari ini, Senin (14/10/2019), tiga ekonomnya menerima Hadiah Nobel Ekonomi 2019. Mereka, dua di antaranya pasangan suami istri, dianggap menemukan metode memerangi kemiskinan dengan pendekatan baru.

Juri dari Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia menetapkan bhijit Banerjee, warga Amerika Serikat (AS) kelahiran India beserta istrinya, Esther Duflo, dan Michael Kremer, sebagai penerima Hadiah Nobel Ekonomi 2019 atas pendekatan eksperimental mereka untuk mengurangi kemiskinan global dalam pendidikan dan perawatan kesehatan.

“Pemenang tahun ini telah memperkenalkan pendekatan baru untuk mendapatkan jawaban yang dapat diandalkan tentang cara terbaik untuk memerangi kemiskinan global,” kata para juri, seperti dilansir AFP.

Dijelaskan bahwa ketiganya menemukan cara efisien memerangi kemiskinan dengan memecah masalah sulit menjadi pertanyaan yang lebih kecil, lebih mudah dikelola, yang kemudian dapat dijawab melalui eksperimen lapangan.

Postcomended   31 Juli dalam Sejarah: Warga Alabama Bakar Produk-produk Terkait The Beatles

“Mereka telah menunjukkan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang lebih kecil dan lebih tepat ini sering kali paling baik dijawab melalui eksperimen yang dirancang dengan cermat di antara orang-orang yang paling terpengaruh,” kata para Juri.

“Sebagai hasil langsung dari salah satu studi mereka, lebih dari lima juta anak-anak India telah mendapat manfaat dari program bimbingan belajar yang efektif di sekolah. Contoh lain adalah subsidi besar untuk perawatan kesehatan preventif yang telah diperkenalkan di banyak negara.”

Duflo (46) adalah wanita kedua yang memenangkan Hadiah Nobel Ekonomi dalam 50 tahun keberadaannya, mengikuti Elinor Ostrom pada 2009. Duflo mengatakan kepada komite Nobel melalui tautan video bahwa kehormatan itu “sangat merendahkan hati”.

Banerjee (58) dan Duflo adalah profesor di Massachusetts Institute of Technology (MIT) di AS, sementara Kremer (54) adalah profesor di Universitas Harvard.

Postcomended   Presiden Donald Trump Mulai Usik Perdagangan dengan Indonesia

Nobel Ekonomi Tidak Diwasiatkan Alfred Nobel

Tidak seperti Nobel lain yang diberikan sejak 1901, Hadiah Nobel Ekonomi tidak diciptakan oleh pendiri hadiah, dermawan, dan penemu dinamit, Alfred Nobel, dalam surat wasiatnya pada tahun 1895. Hadiah Nobel Ekonomi baru dirancang pada 1968 untuk menandai peringatan 300 tahun bank sentral Swedia, dan pertama kali diberikan pada tahun 1969.

Masing-masing Nobel hadir dengan jumlah hadiah sembilan juta kronor Swedia (914.000 dollar AS atau sekitar  Rp 13 miliar). Jika pemenang lebih dari satu, hadiah tersebut harus dibagi dua tau tiga. Jumlahnya turun sebesar  185.000 dollar AS ketika dalam dua tahun terakhir mata uang Swedia mengalami depresiasi.

Ketiganya akan menerima hadiah dari Raja Carl XVI Gustaf pada upacara formal di Stockholm pada 10 Desember 2019, bertepatan dengan peringatan kematian Alfred Nobel pada 1896. Pengumuman pemenang Hadiah Nobel Ekonomi mengakhiri musim Nobel 2019.***

Postcomended   Kylie Dongkel Zuck dari Posisi Puncak Miliarder Muda
Loading...


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Loading...
To Top