Internasional

Perempuan Cina Bunuh Kedua Anak dan Dirinya Gara-gara Suaminya Pura-pura Mati

Ling dan Chang (bukan nama sebenarnya) dengan salah seorang anak mereka --sumber foto: https://shanghai.ist/2018/10/16/wife-kills-herself-and-two-children-after-husband-fakes-death-without-telling-family/)

Ling dan Chang (bukan nama sebenarnya) dengan salah seorang anak mereka –sumber foto: https://shanghai.ist/2018/10/16/wife-kills-herself-and-two-children-after-husband-fakes-death-without-telling-family/)

Seorang perempuan di Cina dilaporkan membunuh kedua anaknya lalu melakukan bunuh diri, setelah mendengar sang suami meninggal dunia. Namun ternyata suaminya hanya pura-pura meninggal demi memperoleh asuransi. Pria yang memalsukan kematiannya sendiri ini telah menyerahkan dirinya kepada polisi. 

Chang, sebut saja namanya begitu, yang berusia 34 tahun, dianggap tewas setelah mobil yang dipinjamnya ditemukan di sungai, namun tubuhnya tidak pernah ditemukan. Salahnya, Chang tidak memberi tahu istrinya tentang rencananya itu.

Mendengar suaminya meninggal, sang istri –sebut saja Ling– menenggelamkan dirinya dan anak-anak mereka tiga minggu kemudian, setelah memasang catatan bunuh diri secara online. Dikutip dari laman BBC, Chang dilaporkan menyerahkan diri ke polisi di daerah Xinhua di provinsi Hunan Jumat pekan lalu (12/10/2018).

Postcomended   Jack Ma, Kapitalis yang Cukup Baik untuk Seorang Komunis

Dia telah ditahan atas tuduhan penipuan asuransi dan kerusakan yang disengaja pada properti, kata polisi Xinhua dalam sebuah pernyataan di WeChat, sebuah platform media sosial.

Pada awal September, Chang membeli rencana asuransi senilai satu juta yuan tanpa sepengetahuan istrinya, kata polisi. Menurut sebuah laporan oleh radio Voice of China milik negara, istrinya dinobatkan sebagai penerima manfaat.

Pada 19 September, Chang menggunakan kendaraan pinjaman untuk memalsukan kematiannya sendiri dalam kecelakaan mobil, kata polisi. Dia ditemukan memiliki pinjaman lebih dari 100.000 yuan.

Pada 11 Oktober, jasad istrinya yang berusia 31 tahun, putra mereka yang berusia empat tahun dan anak perempuan berusia tiga tahun, ditemukan di kolam dekat rumah mereka, menurut Voice of China yang menyiarkan bagian-bagian dari catatan bunuh diri yang telah diposting di WeChat. Chang  menyerahkan diri ke polisi keesokan harinya.

Postcomended   Ini Alasan yang Membuat Petinggi Huawei Ditangkap

Chang sebelumnya memposting video online, yang kemudian beredar luas, di mana dia menangis dan mengatakan dia telah meminjam uang untuk membayar perawatan untuk putrinya yang berusia tiga tahun, yang menderita epilepsi.

Insiden ini telah banyak dibicarakan di media sosial Cina selama seminggu terakhir, memicu percakapan tentang tekanan keuangan dan masalah-masalah keluarga. Hashtag #ManFakesDeathLeadingtoWifesDeath telah dilihat hampir 29 juta kali di situs mikro-blogging Weibo.

Pengguna media sosial tidak simpatik terhadap situasi Chang. Ribuan mikroblog Sina Weibo yang populer telah membahas kasus ini, dengan banyak yang mengatakan permintaan maaf Chang “tidak tulus”, tulis Kerry Allen dari BBC Monitoring.

Global Times melaporkan, Zhang Xinnian, seorang pengacara yang berbasis di Beijing, mengatakan, hubungan kausal antara Chang yang diduga melakukan penipuan, dan bunuh dirinya Ling, akan sulit dibuktikan di pengadilan.***

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top