planning-skills.ml

Permusuhan publik terhadap komunitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Indonesia, disebut oleh aktivis dan pejabat, seperti dilaporkan Reuters, telah mengancam pertempuran melawan AIDS. Akibatnya, prevalesni AIDS di Indonesia naik dari 8,5% menjadi 25%.Homoseksualitas tidak diatur oleh hukum negara Muslim terbesar di dunia ini kecuali di provinsi konservatif Aceh, tetapi telah terjadi peningkatan penggerebekan yang menarget kaum LGBT, yang telah memaksa banyak anggota komunitas bawah tanah.

Kelompok Human Rights Watch (HRW) mengatakan, permusuhan ini membuat lebih sulit bagi komunitas LGBT untuk mendapatkan akses ke program kesehatan masyarakat; menempatkan orang-orang ini pada risiko yang lebih besar untuk tertular virus HIV penyebab AIDS.

“Pemerintah Indonesia harus mengakui bahwa perannya yang serius dalam pelanggaran terhadap LGBT, telah mengorbankan respons negara terhadap HIV,” kata Kyle Knight, peneliti hak LGBT di HRW dan penulis laporan tersebut.

Postcomended   22, 23, 24 Agustus dalam Sejarah: Usai Singgah di Bandung, Amelia Earhart Hilang

“Salah satu aspek yang sangat mengganggu dari kepanikan anti-LGBT adalah, jangkauan kesehatan masyarakat untuk populasi seperti ini menjadi jauh lebih sulit, membuat penyebaran penyakit yang lebih luas menjadi lebih mungkin,” kata kelompok hak asasi manusia (HAM) ini.

Kyle mengatakan, tingkat prevalensi HIV di antara pria gay di Indonesia telah melonjak dari 8,5 persen pada 2011 menjadi 25 persen pada 2015. Menurut data pemerintah dan UNAIDS, Indonesia mencatat 46.357 kasus infeksi HIV baru pada tahun 2017, dengan hampir seperempat dari mereka adalah laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki lain. Kelompok lain yang berisiko termasuk pekerja seks dan pengguna narkoba suntikan.

Seorang pejabat kesehatan senior mengatakan, dilansir Reuters, meningkatnya permusuhan terhadap komunitas LGBT telah mengganggu hubungan antara petugas kesehatan dan orang-orang yang membutuhkan bantuan mereka.

Postcomended   Forbes Indonesia Terpaksa Cabut Anniesa Hasibuan Sebagai Wanita Inspiratif

“Untuk waktu yang lama, petugas kesehatan dapat bertemu dengan kelompok-kelompok ini di tempat-tempat tertentu,” ujar Windra Waworuntu, direktur jenderal penyakit menular di kementerian kesehatan, Rabu (4/7/2018).

“Tetapi dengan sikap anti-LGBT sekarang, pekerja kesehatan sulit untuk menjangkau mereka. Ini mirip dengan ketika distrik lampu merah dipecah dan pekerja kesehatan mengalami kesulitan dalam menjangkau pekerja seks,” kata Windra.***

Share the knowledge