Internasional

Pertama dalam 132 Tahun Coca-Cola Bermain di Minuman Alkohol

Coca-Cola launches its first alcoholic drink in Japan | Coca-Cola ... The Week coca-cola-alcohol-afp

Coca-Cola launches its first alcoholic drink in Japan | Coca-Cola … The Week coca-cola-alcohol-afp

Selama ini kita mengenal produsen minuman alkohol mengeluarkan varian nol persen alkohol; biasanya juga memakai istilah “zero”. Contoh: Green Sands atau Bintang. Namun Coca-cola, produsen minuman berkarbonasi, malah sebaliknya. Kini dia malah menjajal produksi minuman beralkohol dalam sejarah 132 tahun berdirinya. Bukankah Coca-Cola memang pernah didera isu mengandung alhokol?

Eit, jangan keburu nafsu. Coca-Cola beralkohol ini rencananya untuk dipasarkan di Jepang. Idenya adalah dari minuman beralkohol populer khas Jepang Chu-Hi yang dibuat dengan versi Coca-Cola; minuman bersoda dengan sedikit alkohol shochu.

Minuman lemon beralkohol dan bersoda dari raksasa minuman AS ini mulai dijual pada 28 Mei 2018 di Jepang, di mana pasar untuk minuman ini berkembang. Langkah ini dikonfirmasi oleh presiden Coca-Cola Jepang, Jorge Garduno.

Dia berkata, “Ini adalah minuman kaleng yang mengandung alkohol. Secara tradisional, minuman ini dibuat dari minuman (khas Jepang) yang disebut shochu dan air soda, ditambah beberapa bumbu.”
“Kami belum bereksperimen dalam kategori rendah alkohol sebelumnya, tetapi ini adalah contoh bagaimana kami terus mengeksplorasi peluang di luar area inti kami (minuman berkarbonasi),” ujar Garduno.

Postcomended   Unity Run Lengkapi Asia Africa Week 2018

Coca-Cola, kata Garduno, selama ini selalu fokus pada minuman non-alkohol. Peluncuran Coca-cola alkohol, kata dia, adalah eksperimen sederhana untuk bagian tertentu dari pasar mereka.

Namun pecinta Coke yang ingin mencoba minuman memabukan ini harus bersabar, karena saat ini hanya ada rencana untuk diluncurkan di Jepang. Malah kata Garduno, ide Coca-Cola beralkohol ini kemungkinan akan tetap di Jepang untuk saat ini dengan alasan keunikan dan keistimewaan pasar Jepang.

Chu-Hi, singkatan untuk shochu highball, adalah minuman kaleng beralkohol yang dipasarkan sebagai alternatif bir di Jepang dan sukses besar pada kategori peminum wanita.

Raksasa minuman Jepang seperti Suntory, Asahi dan Kirin saat ini mendominasi sektor minuman Chu-Hi kaleng. Rasa yang paling populer adalah jeruk. Chu-Hi dibuat dengan shochu dan air berkarbonasi yang diberi rasa lemon, meskipun beberapa merek baru menggunakan vodka bukan shochu.

Postcomended   Apple Bakal Luncurkan Beragam Produk Baru pada 12 September 2018

Chu-Hi kalengan bisa mencapai tingkat alkohol 9% dan sering dijual di mesin penjual otomatis dan “off-lisence” (toko yang menjual minuman beralkohol).

Akibat Fermentasi
Selama ini Coca-Cola baik di Indonesia maupun luar negeri, didera isu mengandung alkohol. Namun Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 2011 menetapkan Coca-Cola halal, karena telah melaui proses audit.

Pada 2012, satu penelitian mengungkap bahwa minuman ringan dari merek-merek terkenal diketahui mengandung alkohol. Menurut ilmuwan Prancis, hasil penelitian terhadap 19 jenis kola di National Institute of Consumption (NIC) menunjukkan minuman-minuman itu termasuk Coca-Cola dan Pepsi Cola, mengandung alkohol.

“Ada kemungkinan jejak alkohol itu datang dari proses pembuatannya,” ujar Michel Pepin, Direktur Ilmiah untuk Coca Cola Prancis. Namun ia memastikan bahwa Coca-Cola memang soft drink dan otoritas pemerintah di tempat produk mereka dijual mengakui hal tersebut.

Postcomended   Menpar Menilai Media Value Asian Games 2018 Sangat Penting

Pihak Pepsi Cola dan Coca Cola pun mengakui kemungkinan itu, namun itu lebih karena unsur buah alami dalam minuman kola yang bisa berfermentasi dan menghasilkan alkohol.(***/thesun/tempo/okezone)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top