Internasional

Pewaris Disney Tantang Amerika untuk Pajaki Orang Kaya Lebih Banyak

Share the knowledge

 

Pewaris Disney, Abigail Disney, menantang orang AS untuk memajaki orang kaya lebih banyak (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=M-FNg20CsEQ)

Pewaris Disney, Abigail Disney, menantang orang AS untuk memajaki orang kaya lebih banyak (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=M-FNg20CsEQ)

Pewaris The Walt Disney Company, Abigail Disney (59), mencerca para Chief Executive Officer (CEO/pimpinan perusahaan) yang mengumpulkan terlalu banyak gaji. Terkait itu, dia menantang orang Amerika mulai memajaki orang-orang kaya.

Cucu Roy Disney ini, yang mendirikan perusahaan senama bersama saudara laki-lakinya, Walt, mengatakan kepada CNBC “Squawk Box” pada Kamis (7/3/2019), “Yesus Kristus sendiri tidak bernilai 500 kali lipat upah median pekerja.”

Abigail menembaki CEO Disney saat ini, Bob Iger, yang baru-baru ini menyetujui kontrak pembayaran baru yang mengurangi potensi maksimum pembayaran tahunannya menjadi hanya 13,5 juta dolar AS (sekitar Rp 1,5 miliar).

Dia adalah kritikus lama kesetaraan pendapatan Amerika Serikat (AS), terutama antara eksekutif perusahaan dan pekerja biasa, dan bulan lalu menandatangani proposal “pajak jutawan” New York.

Postcomended   Bocah Amerika Curang, Tanyakan PR Matematikanya kepada Perangkat "Kecerdasan Buatan" Amazon

“Jika gaji CEO Anda adalah 700, 600, 500 kali gaji pekerja median Anda, tidak ada seorang pun di Bumi, Yesus Kristus sendiri tidak bernilai 500 kali gaji pekerja mediannya,” pewaris dan pembuat film itu mengatakan kepada CNBC Kamis. Menurutnya, CEO secara umum dibayar terlalu banyak.

Tahun fiskal lalu, Iger dianugerahi 65,6 juta dolar AS karena memperpanjang masa jabatannya di perusahaan hingga 2021 di samping penghargaan saham dengan total lebih dari 35 juta dolar AS. Perusahaan mengurangi beberapa aliran pendapatan untuk Iger tahun ini, membatasi bonus tunai di 12 juta dolar AS, dibandingkan 20 juta dolar AS sebelumnya, dan mengurangi pembayaran insentif jangka panjangnya dari 25 juta dolar AS menjadi 20 juta dolar AS.

Pekerja median di perusahaan-perusahaan menghasilkan ratusan kali lebih sedikit uang daripada CEO mereka, sesuatu yang dikatakan Abigail diterima secara luas di seluruh perusahaan AS. Dia mengatakan, banyak masalah adalah cara sistemik di mana orang kaya semakin kaya dan orang miskin terus mendapatkan manfaat yang semakin sedikit.

Postcomended   24 Oktober dalam Sejarah: Concorde Mengakhiri Penerbangan Komersialnya

“Aku tidak bisa duduk dan mengumpulkan kekayaan hanya karena aku mewarisinya,” cuit Abigail di akun Twitter-nya. “Masalahnya adalah ada bantuan sistematis dari orang-orang yang telah mengumpulkan kekayaan dalam jumlah besar. AS harus membuat perubahan struktural dengan memajaki yang kaya.”

Juni lalu, Senator Vermont Independen, Bernie Sanders menertawakan CEO Perusahaan Walt Disney, Bob Iger, menuntut eksekutif miliarder itu memberikan “pertahanan moral” untuk membayar pekerjanya di bawah upah minimum. Perusahaan akhirnya setuju untuk membayar pekerja Disneyland Anaheim setidaknya 15 dolar AS per jam.

“Saya ingin mendengar pertahanan moral sebuah perusahaan yang menghasilkan laba 9 miliar dolar AS, 400 juta dolar AS (gaji) untuk CEO mereka, dan membuat pekerjanya 30 tahun kelaparan,” kata Sanders kepada kerumunan massa yang diisi oleh pekerja Disney tahun lalu.

“Katakan padaku bagaimana itu benar. Perjuangan yang Anda lakukan di sini di Anaheim bukan hanya untuk Anda. Ini adalah perjuangan bagi jutaan pekerja di seluruh negeri ini yang sakit dan lelah bekerja berjam-jam untuk upah yang lebih rendah,” jelas Sanders.***

Postcomended   Produsen Mobil Cina Geely Akuisisi Start-up Mobil Terbang Amerika Terrafugia

 


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top