Meninjau Lagi Kisah Pohon Apel Isaac Newton dari Lokasi Aslinya oleh ... Kompasiana.com Pohon Apel yang terleatak di sebelah utara pintu masuk Trinity College di Cambridge. Jendela dibelakang

Meninjau Lagi Kisah Pohon Apel Isaac Newton dari Lokasi Aslinya oleh … Kompasiana.com Pohon Apel yang terleatak di sebelah utara pintu masuk Trinity College di Cambridge. Jendela dibelakang

Pohon apel paling kondang sedunia ini masih berdiri kokoh; menarik wisatawan dari seluruh dunia untuk mengunjunginya. Dia tumbuh di tengah-tengah kebun buah, berdekatan dengan sebuah manor bersejarah, di kota pasar kecil Grantham, Midlands, Inggris.

Pohon ini pertama kali menemukan ketenaran ketika salah satu apelnya jatuh di hadapan mata ilmuwan Inggris, Sir Isaac Newton, ketika dia sedang mengerjakan eksperimennya.

Newton kemudian akan mengungkapkan bahwa buah kecil ini telah meletakkan batu fondasi “Teori Gravitasi”-nya.

Warisan Inggris

Pohon “Bunga Kent” yang langka ini berbuah apel masak yang bersifat sub-asam. Pohon ini dinyatakan pada 2002 oleh Ratu Elizabeth II sebagai salah satu dari 50 pohon di bawah perlindungan dan bagian dari warisan Inggris.

Kebun yang menjadi tuan rumah selama 400 tahun terakhir ini telah melihat banyak pengunjung, bahkan selama masa Newton sendiri. Menurut catatan, pohon apel ini kembali tumbuh setelah badai meruntuhkannya pada 1820, dengan kayu gelondongan penunjangnya masih ada untuk mempertahankan bentuknya.

Postcomended   Unity Run Lengkapi Asia Africa Week 2018

Pohon ini dikunjungi ribuan pengagum Newton setiap tahun dan sepertinya belum banyak yang hilang dari popularitas jangka panjangnya.

The Woolsthorpe Manor diubah menjadi museum, di mana pengunjung dapat melihat studi Newton, ruang di mana ia lahir pada 1642, serta ruang tamunya. Beberapa salinan buku Newton yang paling awal, termasuk Philosophiae Naturalis Principia Mathematica (1678) dan Opticks (1704), dipamerkan di museum.

Newton lahir di Woolsthorpe-by-Colsterworth di Woolsthorpe Manor pada 25 Desember 1642. Dia dirawat oleh kakek-neneknya setelah ibunya pergi untuk menikah lagi. Dia menyelesaikan pendidikan awal di Sekolah Raja, Grantham.

Grantham adalah kota pasar yang terletak antara kota Nottingham dan Peterborough di Midlands, Inggris. Kota ini menjadi penghasil produk peternakan untuk kota-kota di Inggris. Grantham juga dikaitkan dengan tempat lahir Perdana Menteri Margaret Thatcher yang lahir pada 13 Oktober 1925.

Postcomended   Raih 83,3% SMS, Nama "Gelora Bandung Lautan Api" Diresmikan (1)

Setelah mendapatkan gelar di Cambridge Trinity College, Newton kembali ke Grantham untuk melarikan diri dari suatu Wabah Besar pada 1666. Sejak itu, dia membuat penemuannya yang paling penting di manor selama dua tahun ke depan.

Newton adalah salah satu ilmuwan paling berpengaruh di dunia. Karya ilmiahnya yang terkenal termasuk teorinya: Tiga Hukum Gerak dan Gravitasi Universal.

Melalui studinya tentang cahaya dan prisma, ia membuktikan bahwa cahaya putih terdiri dari tujuh warna. Dia juga menemukan teleskop cermin pertama.

Newton adalah ilmuwan pertama yang mendapatkan gelar bangsawan pada 1705 dari Ratu Anne. Dia menjabat sebagai sipir dan master Royal Mint, dan menjadi presiden Royal Society di 1703. Newton juga menjabat sebagai anggota parlemen untuk dua periode singkat di parlemen Inggris. Dia meninggal pada 31 Maret 1727, dan dimakamkan di Westminster Abbey, London.

Karya ilmiah Newton memajukan bidang fisika, astronomi, matematika, dan ilmu alam selama 300 tahun setelah kematiannya.

Postcomended   “Jurassic World: Fallen Kingdom” Belum Lagi Tayang, Spielberg Sudah Siapkan Sekuel Ketiga yang Bakal Dirilis 2021

Grantham adalah kota pasar yang terletak antara kota Nottingham dan Peterborough di Midlands, Inggris.

Banyak produk dari peternakan daerah yang dijual di kota.

Hal ini juga dikaitkan dengan perdana menteri wanita pertama Inggris, Margaret Thatcher yang lahir di Grantham pada 13 Oktober 1925.

Thatcher, yang juga dikenal sebagai Iron Lady karena kebijakan ekonomi ketatnya, menjabat sebagai perdana menteri Konservatif dari 1979.