Ekonomi

Ponsel HTC Rontok Digempur Persaingan dengan Apple dan Samsung

direct competition

Produsen ponsel pintar asal Taiwan yang secara teknologi dan harga bersaing lagsung dengan Samsung dan iPhone, tengah dalam proses memecat 1.500 karyawannya. Alasannya, mereka telah bertahun-tahun kehilangan uang dan pangsa pasar, di tengah persaingan ketat dengan Samsung, iPhone, dan bahkan xiaomi.

HTC dengan susah payah mengonfirmasi, Senin (2/7/2018), bahwa pemecatan itu sebagai bagian dari “penataan kembali sumber daya yang lebih luas di seluruh organisasi”. Mereka berharap dapat menyelesaikan proses PHK ini September mendatang.

“HTC terus meninjau operasinya untuk memastikan sumber daya produksi selaras dengan inisiatif strategis utama, sehingga perusahaan dapat lebih efektif bersaing di pasar targetnya sambil mempertahankan keunggulan inovatifnya,” kata juru bicara HTC dalam sebuah pernyataan yang diterima CNNMoney.

Postcomended   Coca Cola Jajal Minuman Infus Ganja

Meskipun ponselnya mendapat pujian, misalnya untuk HTC One, perusahaan telah melihat pangsa pasarnya menurun secara meyakinkan di tengah persaingan ketat dari Apple dan Samsung.

HTC hanya memegang 0,3% dari pasar ponsel pintar pada kuartal pertama tahun ini, turun dari awalnya sebanyak 10% pada 2011, menurut data Gartner yang diberikan kepada CNNMoney. “Mereka bukan pesaing signifikan dalam pangsa smartphone,” kata Tuong Nguyen, seorang analis Gartner.

Puncak kejayaan salah satu pelopor ponsel Android ini terjadi pada 2012, dan sejak it uterus menurun. Sementara itu, pertaruhan perusahaan pada pengembangan “virtual reality” (VR) ternyata masih belum cukup besar menghidupkan kembali kekayaan perusahaan. Padahal VR tadinya ingin dijadikan sebagai exit plan HTC jika model baru ponsel HTC tetap tidak diterima dengan baik oleh pasar.

Postcomended   CEO Nokia Bantah Kalah Bersaing dari Musuh Bebuyutannya

Awal tahun ini, Google menyelesaikan kesepakatan 1,1 miliar dolar AS (sekitar Rp 1,5 triliun) untuk mengumpulkan sekitar 2.000 insinyur HTC dan staf teknis. Semua ini membuat HTC dalam posisi harus mengecilkan jalannya menuju kesuksesan.

Pada Januari 2016, CEO HTC seperti dilaporkan laman Telegraph, mengakui bahwa mereka keteteran di pangsa ponsel pintar. Salah satunya adalah adanya persaingan langsung dengan merek lain. “Kami memang memiliki beberapa masalah dalam dua tahun belakangan,” aku CEO HTC, Cher Wang.

Wang terang-terangan mengatakan bahwa kompetisi langsung yang terasa adalah dengan Apple hingga Xiaomi. Kedua perusahaan ini, sebut Wang, menghabiskan berton-ton uang untuk investasi. Ini kata Wang belum termasuk pesaing asal Cina.(***/CNN/telegraph)

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top