Internasional

Presiden Rusia Peringatkan Kembalinya ISIS: 700 Orang Telah Disandera

Sejumlah pentolan ISIS yang entah masih hidup atau sudah mati (sumber foto ulustrasi: Reuters via https://news.tut.by/world/443929.html?crnd=66728)

Sejumlah pentolan ISIS yang entah masih hidup atau sudah mati (sumber foto ulustrasi: Reuters via https://news.tut.by/world/443929.html?crnd=66728)

Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengeluarkan peringatan bahwa ISIS telah mengambil 700 sandera di daerah di Suriah yang dikuasai oleh pasukan yang didukung Amerika Serikat (AS). Mereka kata Putin, berusaha kembali memperluas kontrolnya di sana. Agustus 2018 lalu, pentolan ISIS, Abubakar al-Baghdadi, muncul melalui rekaman audio suaranya, setelah “menghilang” satu tahun. Dia mengakui kalah, namun menyemangati pasukannya yang tersisa agar jangan putus asa.

ISIS mengeluarkan ultimatum terhadap Rusia dan bersumpah akan mengeksekusi sepuluh orang setiap hari. Dilaporkan laman Daily Express, Putin yang berbicara di kota wisata Laut Hitam, Sochi,  mengatakan, para sandera itu termasuk beberapa warga AS dan Eropa.

Putin mengatakan kepada forum diskusi Valdai di Sochi: “Mereka telah mengeluarkan ultimatum, tuntutan khusus dan memperingatkan bahwa jika ultimatum ini tidak dipenuhi mereka akan mengeksekusi 10 orang setiap hari. Sehari sebelum kemarin mereka (telah) mengeksekusi 10 orang.”

Postcomended   18 Juli dalam Sejarah: Adolf Hitler Terbitkan Manifesto Politiknya dalam "Mein Kampf"

Putin tidak menjelaskan apa tuntutan para militan. Dia mengatakan ISIS menahan beberapa warga di selatan sungai Eufrat di Suriah yang dilanda perang.

Rusia telah terlibat secara militer di Suriah sejak September 2015, dan mengambil posisi berada di belakang rezim Bashar al-Assad; rezim yang bertentangan dengan negara-negara Barat. Hampir 3.000 tentara Rusia saat ini berbasis di Suriah.

Militan ISIS telah mengambil sekitar 700 sandera di provinsi Deir-al Zor, Suriah, setelah menyerang sebuah kamp pengungsi di daerah yang dikuasai oleh pasukan yang didukung AS, menurut kantor berita TASS.

Para pejabat mengatakan militan telah menculik sekitar 130 keluarga dan membawa mereka ke kota Hajin. Itu datang hanya beberapa hari setelah Suriah menyatakan pengiriman rudal baru dan modern dari Rusia sebagai sarana baru untuk tidak hanya mengamankan Suriah tetapi seluruh Timur Tengah sebagaimana Assad bertujuan meningkatkan sekutu regionalnya.

Postcomended   Sejumlah Kejanggalan Setya Novanto pada Hari Kecelakaan dan Masuk Rumah Sakit yang Terungkap di Persidangan Ini, Bikin Geli

Agustus lalu CNN melaporkan Baghdadi kembali dikabarkan mengeluarkan pernyataan audio yang menyemangati pengikutnya di tengah pengakuan kekalahan mereka. Jika suara tersebut benar-benar suaranya, ini untuk pertama kalinya Baghdadi menunjukkan bahwa dia masih eksis setelah satu tahun “menghilang”.

Dalam pesan itu, pria yang suaranya ada dalam rekaman tersebut mengakui bahwa kelompok ISIS kalah, dan itu adalah ujian dari Tuhan, seraya mengatakan mereka harus tetap bersama. Suara itu mengatakan, pengikutnya sedang diuji dengan “rasa takut dan lapar”, tetapi lanjut dia, “kabar gembira” akan diberikan kepada mereka yang “sabar bertahan”.

Postcomended   Bayi Diculik Seekor Monyet, Mayatnya Ditemukan di Sumur

Sebelumnya, Baghdadi berkali-kali dikabarkan tewas, lengkap dengan konfirmasi dari pejabat terpercaya seperti yang pernah dilakukan Rusia bahkan AS..***

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top