Internasional

Putra Mahkota Arab Saudi Dukung “Kamp Konsentrasi” Cina untuk Muslim Uighur

Share the knowledge

 

Muhammad bin Salman dan Xi Jinping (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=_jz_85fS3Dw)

Muhammad bin Salman dan Xi Jinping (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=_jz_85fS3Dw)

Harapan etnis Uighur agar kedatangan putra mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman (MBS), ke Cina dapat menekan Cina untuk menghentikan program “kamp konsentrasi”-nya terhadap mereka, kandas! MBS justru membela Cina. Media menyebutnya sebagai upaya MBS membentuk aliansi baru terkait tekanan Barat atas kasus  pembunuhan Jamal Khashoggi.

Jumat (22/2/2019), MBS tiba di Cina dengan disambut oleh Wakil Perdana Menteri Cina, Han Zheng. Di sana dia menandatangani perjanjian kunci dengan Beijing terkait produksi energi dan industri kimia.

Selama kunjungannya, dia menyatakan membela penggunaan kamp pendidikan ulang Cina untuk populasi Muslim di negaranya. “Cina memiliki hak untuk melakukan pekerjaan anti-terorisme dan de-ekstremisasi untuk keamanan nasionalnya,” kata MBS, seperti dikutip televisi Cina.

Dalam laporannya Newsweek menyebutkan,  Cina telah menahan sekitar 1 juta Muslim Uighur di kamp konsentrasi, tempat mereka menjalani program pendidikan ulang yang diduga dimaksudkan untuk memerangi ekstremisme.

Uighur adalah kelompok etnis Turki yang mempraktikkan Islam dan tinggal di Cina Barat dan sebagian Asia Tengah. Beijing menuduh Uighur di wilayah Xinjiang Baratnya mendukung terorisme dan menerapkan rezim pengawasan. Jutaan Muslim juga diduga dipaksa untuk mempelajari doktrin komunis di kamp-kamp.

Postcomended   Kartel Narkoba Diduga Gunakan Pasar Mata Uang Kripto untuk Pencucian Uang

“Pemerintah Cina telah lama melakukan kebijakan represif terhadap warga Muslim di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang (XUAR) di barat laut Cina. Upaya-upaya ini telah ditingkatkan secara dramatis sejak akhir 2016, ketika Sekretaris Partai Komunis Cina, Chen Quanguo, pindah dari Daerah Otonomi Tibet untuk mengambil alih kepemimpinan Xinjiang,” sebut laporan organisasi Human Rights Watch.

Laporan tersebut mengatakan, ada laporan kematian di kamp-kamp pendidikan politik itu, yang meningkatkan kekhawatiran tentang pelecehan fisik dan psikologis, serta tekanan dari kondisi yang buruk, kepadatan kamp yang berlebihan, dan masa kurungan yang tidak jelas kapan akan berakhir.

Meskipun perawatan medis dasar tersedia, orang-orang ditahan bahkan ketika mereka memiliki penyakit serius atau karena lanjut usia; ada juga anak-anak di usia remaja, wanita hamil dan menyusui, dan orang-orang cacat. Mantan tahanan melaporkan upaya bunuh diri dan hukuman keras karena ketidaktaatan di fasilitas.

Postcomended   Jack Ma Bakal Buka-bukaan Ihwal Suksesinya di Alibaba

Kelompok-kelompok Uighur meminta MBS menggunakan kunjungan resminya untuk menekan Cina pada masalah kamp konsentrasi, karena Arab Saudi secara tradisional telah menjadi pembela hak-hak Muslim di seluruh dunia.

Mesra dengan Israel

Tetapi di bawah kepemimpinan MBS, kepemimpinan negara telah menjadi lebih pragmatis dalam mengejar kepentingan kebijakan luar negeri.

Sebagai contoh, Arab Saudi dilaporkan mulai mengembangkan hubungan yang lebih dekat dengan Israel meskipun ada keluhan terus-menerus dari kelompok-kelompok hak asasi manusia tentang perlakuan negara itu terhadap Palestina. Sikap ini tampaknya terkait upaya menyingkirkan musuh bersama mereka: Iran.

Dalam kunjungannya, MBS juga akan bertemu dengan Presiden Cina, Xi Jingping. Cina dan Arab Saudi memiliki ikatan ekonomi yang erat, setelah melakukan perdagangan senilai sekitar 63 miliar dollar AS pada 2018.

Postcomended   Riz Ahmed, Muslim dan Asia Pertama yang Memenangkan Emmy Awards

Pembunuhan jurnalis kolomnis Washington Post, Jamal Khashoggi, di konsulat Saudi di Turki pada Oktober 2018, telah mengisolasi Arab Saudi secara internasional. Komunitas intelijen AS menetapkan bahwa MBS bertanggung jawab dalam mengatur pembunuhan tersebut.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top