Internasional

Putra Mahkota Saudi Otak Dibalik Pembelian Lukisan Yesus Termahal

Pangeran Arab Ini Pembeli Lukisan Yesus Termahal Dunia Karya Da ... Kompas Internasional750 × 500Search by image Orang-orang memotret lukisan Salvator Mundi yang tengah dipamerkan. Lukisan ini diragukan karena bola

Pangeran Arab Ini Pembeli Lukisan Yesus Termahal Dunia Karya Da … Kompas Internasional750 × 500Search by image Orang-orang memotret lukisan Salvator Mundi yang tengah dipamerkan. Lukisan ini diragukan karena bola

Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, kembali membuat sensasi. The Wall Street Journal melaporkan, putra Raja Salman bin Abdulaziz ini berada di balik pembelian lukisan Yesus yang harganya disebut termahal yang pernah dijual dalam acara lelang. Apakah ini bagian dari “Arab Saudi Spring”, politis, atau sekadar investasi masa depan? Tapi kenapa lukisan “Yesus”? Pemerintah AS pun sampai perlu mengerahkan tenaga intelijennya.

Sumber intelijen pemerintah AS dan seorang tokoh seni dunia Saudi, memastikan The Journal (Wall Street Journal) bahwa sang Putra Mahkota adalah pembeli lukisan Leonardo da Vinci tersebut, yang harganya mencapai 450 juta dolar AS (hampir setengah triliun rupiah).

Pangeran Muhammad secara luas dipandang sebagai otak di balik penangkapan pejabat-pejabat Arab Saudi yang dituduh korupsi baru-baru ini. Dia mengonsolidasikan kekuatan dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh Arab Saudi dalam beberapa dasawarsa ini. Seperti diketahui, sejumlah pangeran terkaya dan paling berkuasa di Arab Saudi ditangkap dan dipenjara bulan lalu.

Sebelumnya, Pangeran Bader bin Abdullah bin Muhammad bin Farhan al-Saudwas, diidentifikasi sebagai pembeli misterius lukisan tersebut, seperti dilaporkan New York Times, Rabu (6/12/2017). Namun belakangan dia diketahui sekadar kuasa (proxy) dari sang Putra Mahkota.

Pangeran Bader masih keluarga jauh kerajaan Saudi. Dia dilaporkan berteman dan merupakan mitra bisnis Putra Mahkota Muhammad. “Ini adalah fakta bahwa kesepakatan ini dilakukan melalui proxy,” kata orang tersebut. David Choi memberikan kontribusi untuk melaporkan artikel ini.

Laporan intelijen AS telah melacak dengan cermat aktivitas Pangeran Muhammad, sebut The Journal, dan mengidentifikasi bahwa dialah pembeli lukisan tersebut. Lukisan ini disebut akan ditampilkan di Museum Louvre cabang Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. 

Kalangan Katolik memiliki pendapat sendiri atas pembelian lukisan Yesus oleh Putra Mahkota Arab tersebut. Mungkinkah ini merupakan tanda harapan bagi minoritas Kristen Arab yang teraniaya? Tulis situs Catholicherald.co.uk.

Kebanyakan komentator, tulis situs ini, telah melihat hal ini sebagai bagian dari persaingan antara Uni Emirat Arab (yang bersekutu dengan Arab Saudi) dan Qatar, yang telah diputuskan hubungan diplomatiknya.

Qatar memiliki beberapa museum baru yang sangat bagus. Louvre Abu Dhabi adalah usaha untuk mengungguli Qatar secara budaya. Memiliki lukisan paling mahal di Bumi dianggap sebagai kudeta penting.

Namun yang menjadi pertanyaan adalah, pertama, Arab Saudi tidak sekaya itu, karena harga minyaknya rendah, jadi ini merupakan pengeluaran yang cukup besar bahkan bagi Pangeran. Kedua, ini adalah potret Yesus; sesuatu yang secara anatomi Muslim klasik tidak pernah dihargai secara historis, mengingat hukum Islam mengenai gambar.***

Postcomended   Putra Mahkota Saudi Sebut Khashoggi Anggota Ikhwanul Muslimin

 

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top