Internasional

Raja Obat Bius Meksiko Dihukum Seumur Hidup, El Chapo: Ini Siksaan Hebat!

Share the knowledge

 

Bos kartel Sinaloa, Joaquin "El Chapo" Guzman saat sedang menuju pengadilan di New York (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=Ghc5gXA3nAw)

Bos kartel Sinaloa, Joaquin “El Chapo” Guzman saat diseret menuju pengadilan di New York (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=Ghc5gXA3nAw)

Seperti sudah diduga banyak pihak, gembong narkoba terbesar setelah era Pablo Escobar, Joaquin “El Chapo” Guzman, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, Rabu (17/7/2019). Penjahat asal Meksiko ini menanggung hukuman ini untuk kejahatan seperempat abadnya.

Mantan pemimpin kartel narkoba Sinaloa berusia 62 tahun ini, sudah menjalani hukuman sejak Februari  2014 di penjara pengadilan federal AS atas serangkaian tuduhan lainnya, termasuk penyelundupan ratusan ton kokain, heroin, metamfetamin, dan ganja, ke Amerika Serikat (AS).

Di sidang yang sangat dinanti-nantikan di New York ini, Guzman tampak mengenakan jas abu-abu, kemeja ungu, dasi ungu, dan kumis khasnya. Dia  dengan susah payah menerima hukuman ini. “Tidak ada keadilan di sini,” kata Guzman dalam bahasa Spanyol, seperti dilaporkan laman kantor berita AFP.

Dia tidak menyatakan penyesalan ketika menyampaikan apa yang mungkin merupakan kata-kata terakhirnya di depan umum sebelum dibawa ke penjara federal super-maksimum untuk menjalani hari-harinya.

Ketika memasuki dan sebelum meninggalkan ruang sidang, dia menyentuh “hati”-nya dan mencium istrinya, Emma Coronel. Emma dilarang melakukan kontak apapun dengan suaminya selama lebih dari dua tahun penahanan pra-sidang.

Tuduhan pencucian uang dan pelanggaran terkait senjata yang ditudingkan kepada Guzman ini termasuk yang menyebabkannya dijatuhi hukuman seumur hidup.

Hakim Federal AS, Brian Cogan, menjatuhkan hukuman penjara 30 tahun dan memerintahkan raja obat bius ini membayar 12,6 miliar dollar AS berupa penyitaan; jumlah yang didasarkan pada perkiraan konservatif pendapatan dari penjualan kartelnya di Amerika Serikat (AS). Sejauh ini otoritas AS belum mendapatkan sepeser pun.

Postcomended   21 Desember dalam Sejarah: Teka Teki Silang Pertamakali Diterbitkan di "New York World"

Di ruang sidang Brooklyn, Guzman mengatakan doa-doa dari para pendukung telah memberinya kekuatan untuk menanggung “siksaan hebat ini” yang disebutnya salah satu yang paling tidak manusiawi yang pernah dia alami. “Kurang menghargai martabat manusia saya,” kata Guzman memelas.

Memukul hingga Mengubur Hidup-hidup Saingannya

Selama persidangan tiga bulan di New York, AFP melaporkan, juri mendengar bukti dari 56 saksi pemerintah, yang menggambarkan bos kartel ini memukul, menembak, dan bahkan mengubur hidup-hidup orang-orang yang menghalanginya, termasuk informan dan anggota geng saingannya.

Jaksa memenangkan permintaan mereka untuk memakukan hukuman penjara 30 tahun secara simbolis untuk penggunaan senjata api dalam bisnisnya, yang menurut Cogan dia paksakan karena kejahatan luar biasa yang dilakukannya sangat parah.

Seorang wanita Kolombia yang juga jaksa penuntut mengatakan dia selamat dari serangan gembong yang diperintahkan. Dia membaca pernyataan di pengadilan hari Rabu dengan berlinangan air mata, seraya mengatakan dia kehilangan keluarganya dan teman-temannya.

Penjara Neraka Dunia

Guzman kemungkinan akan menghabiskan sisa tahun-tahunnya di “Alcatraz of the Rockies”; penjara federal supermaksimum di Florence, Colorado, AS, yang dikenal dengan julukan penjara “neraka dunia”.

Narapidana saat ini yang ditahan di sana sambil menunggu eksekusi termasuk terpidana “Unabomber” Ted Kaczynski, pengebom Kota Oklahoma Terry Nichols, “pembom sepatu” Richard Reid dari Inggris, dan pembom Boston Marathon, Dzhokhar Tsarnaev.

Sejak diekstradisi pada 2017 dari Meksiko, Guzman berulang kali mengeluhkan kondisi kurungannya di penjara keamanan tinggi di Manhattan. Berbicara kepada AFP sebelum persidangan, pengacara Guzman, William Purpura mengatakan: “Saya pikir dia sedang dalam kondisi pikiran yang baik saat ini,” sambil menambahkan kliennya menantikan banding, yang harus diajukan 14 hari dari hari vonisnya.

Postcomended   Membangkangi Resolusi PBB, AS Segera Buka Kedutaannya di Yerusalem

Richard Donoghue, pengacara AS untuk Distrik Timur New York, bersumpah Guzman akan tetap di penjara AS untuk selamanya. “Guzman tidak akan lagi menumpahkan racun ke perbatasan kita untuk menghasilkan miliaran (dollar) sementara nyawa tak bersalah hilang oleh kekerasan narkoba dan kecanduan narkoba.”

Guzman “Pahlawan” Infrastruktur
Hukuman itu disambut dengan reaksi beragam di wilayah asal Guzman. Sebagian memuji penguasa pasar obat bius ini telah membangun infrastruktur publik yang bermanfaat seperti jalan dan sekolah. Di ibukota Sinaloa, Culiacan, Lupita Ramos, warga berusia 46 tahun mengatakan kepada AFP, Guzman orang baik yang membantu orang yang membutuhkan.

Miguel Angel Vega, seorang jurnalis dan pakar perdagangan obat-obatan terlarang, mengatakan penahanan Guzman di AS, yang secara spektakuler melarikan diri dua kali dari penjara Meksiko, tidak akan banyak membantu mengakhiri kekerasan yang melanda wilayah tersebut. “Kartel Sinaloa bukan (hanya) ‘El Chapo’. Di Culiacan ada 20 Chapo,” katanya.

Jaksa penuntut narkotika khusus New York, Bridget Brennan, mengakuinya. Namun kepala agen khusus New York untuk Investigasi Keamanan Dalam Negeri, Angel Melendez, mengatakan hukuman itu menandai “akhir dari garis”.

Siapa El Chapo?

Bernama lengkap Joaquin Archivaldo Guzman Loera, El Chapo memulai karir “gembong narkobanya” dengan bekerja di ladang ganja di negara bagian asalnya, Sinaloa, Meksiko, yang kemudian menjadi nama organisasi kriminalnya, Sinaloa.

Dikutip dari laman Wikipedia, julukan El Chapo karena untuk ukuran pria Guzman tergolong pendek, hanya 168 meter. El Chapo artinya adalah pendek. Dia menjadi gembong narkoba Meksiko sejak 2003 setelah saingannya, Osiel Cardenas dari Kartel Teluk, ditangkap.

Postcomended   2 Juli dalam Sejarah: Nostradamus Meninggal Dunia Sesuai Ramalannya Sendiri

Sampai penangkapannya pada Februari 2014, dia masih dianggap “penyelundup obat-obatan paling berkuasa di dunia” oleh Departemen Keuangan AS. Forbes pernah memasukannya dalam daftar tokoh paling berkuasa di dunia setiap tahun sejak 2009, yakni di peringkat 41, 60, dan 55.

Dia juga menjadi orang terkaya ke-10 di Meksiko dan ke-1.140 di dunia pada 2011 dengan kekayaan bersih sekitar 1 miliar dollar AS.

Badan Penegakan Administrasi Narkoba AS, DEA (Drug Enforcement Administration), sangat yakin pengaruh dan jangkauan Guzman sudah melampaui Pablo Escobar. DEA saat ini menganggapnya sebagai “mafia narkoba dunia”.

Pada 2013, Chicago Crime Commission mencap Guzman sebagai “Musuh Masyarakat Nomor Satu” dikarenakan pengaruh jaringan kriminalnya di Chicago, walaupun belum ada bukti bahwa Guzman pernah menginjakkan kaki di kota itu. Orang terakhir yang menyandang gelar tersebut adalah Al Capone pada 1930.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top