Internasional

Ribuan Praktik Skandal Asusila Sejak 1946 di Gereja Katolik Jerman Bakal Dibongkar

sumber foto: https://abyssum.org/2017/03/11/make-no-mistake-the-days-of-this-papacy-are-rapidly-drawing-to-a-close-brace-yourselves-the-real-war-is-about-to-begin/

Ujian besar harus dihadapi Paus Fransiskus menyusul skandal asusila yang bertubi-tubi mengguncang gereja Katolik (sumber foto: abyssum.org)

Gereja Katolik belum habis dirundung skandal asusila. Belum mereda isu skandal seks yang dilakukan seorang kardinal gaek di tubuh Vatikan, Konferensi Waligereja Jerman, Selasa (25/9/2018) merilis sebuah laporan yang menemukan bahwa sekitar 3.677 anak-anak, disiksa oleh pendeta antara 1946-2014. Di tempat terpisah, Paus Fransiskus mengakui bahwa skandal pelecehan seksual ini mendorong orang, terutama anak muda, menjauh dari gereja.

Pengakuan Paus ini disampaikan tak lama setelah kabar terbaru mengenai ribuan kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak dalam beberapa dekade terakhir di tubuh gereja Katolik di Jerman, beredar di media.

Dilansir laman Associated Press, Fransiskus mengatakan dalam satu pertemuan para kaum muda di Estonia –salah satu negara yang dianggap paling tidak religius di dunia– bahwa dia tahu banyak orang muda merasa bahwa gereja tidak memiliki apa pun untuk ditawarkan kepada mereka dan tidak memahami masalah mereka saat ini.

Postcomended   Dua Lagi Kardinal "Dipecat" Paus: Bagaimana Para Ulama Bisa Memiliki Sisi Erotisme?

“Mereka kecewa dengan skandal seksual dan ekonomi yang tidak mendapat kecaman yang jelas,” ujarnya. Dia mengatakan gereja ingin menanggapi keluhan tersebut secara transparan dan jujur. Keluhan-keluhan tersebut baru-baru ini dicurahkan kepada Vatikan melalui survei yang dilakukan menjelang pertemuan besar uskup mulai pekan depan. “Kita sendiri perlu dipertobatkan,” akunya.

Di hari sama, Waligereja Jerman dalam konferensinya merilis sebuah laporan yang menemukan bahwa sekitar 3.677 orang –lebih dari setengah dari mereka berusia 13 tahun atau lebih muda dan hampir sepertiga dari mereka adalah anak laki-laki altar– disiksa oleh pendeta antara tahun 1946 dan 2014.

Laporan yang disusun oleh para peneliti universitas ini, menemukan bukti bahwa beberapa file dimanipulasi atau dihancurkan. Banyak kasus tidak dibawa ke pengadilan, dan bahwa kadang-kadang pelaku kekerasan dipindahkan ke keuskupan lain tanpa jemaat diberitahu tentang masa lalu mereka, menurut hasil yang bocor sebelumnya di pers Jerman.

Postcomended   Apple Bakal Luncurkan Beragam Produk Baru pada 12 September 2018

Skandal sama, yang meletus di Irlandia pada 1990-an dan kemudian Australia dan AS dalam beberapa dekade berikutnya, sekarang mengancam kepausan Fransiskus sendiri sejak mantan duta Vatikan (Uskup Carlo Maria Vigano) menuduhnya merehabilitasi seorang kardinal Amerika yang “tidur” dengan para siswa seminari. Fransiskus telah menolak untuk menanggapi tuduhan itu, tetapi Vatikan diperkirakan akan segera bertindak.

Berbicara kepada majalah mingguan ternama Jerman, Der Spiegel, Menteri Kehakiman Jerman, Katarina Barley, menyatakan, laporan yang akan dirilis oleh Gereja Katolik Jerman itu sungguh mengejutkan dan mungkin hanya ujung gunung es. Barley meminta Gereja Katolik Jerman bertanggung jawab atas upaya menutup-nutupi dan menyangkal selama beberapa dekade tersebut.***

Postcomended   1 Agustus dalam Sejarah: Joseph Priestley Temukan Oksigen

 

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top