Jeffrey Hall, Michael Rosbash and Michael Young won the 2017 Nobel ... Currency Observer700 × 420Search by image Jeffrey Hall, Michael Rosbash and Michael Young won the 2017 Nobel Prize in Medicine

Jeffrey Hall, Michael Rosbash and Michael Young won the 2017 Nobel … Currency Observer700 × 420Search by image Jeffrey Hall, Michael Rosbash and Michael Young won the 2017 Nobel Prize in Medicine

Ilmuwan Amerika, Jeffrey Hall, Michael Rosbash, dan Michael Young, memenangkan Nobel 2017 untuk bidang kedokteran dan berhak atas hadiah sebesar 1,1 juta dolar AS. Kemenangan mereka diumumkan Senin (2/9/2017). Ketiganya berhasil menguraikan mekanisme molekuler yang mengendalikan jam tubuh manusia. Ini membantu menjelaskan bagaimana orang mengalami jet lag ketika ritme siklus internal mereka keluar dari sinkronisasi tubuh, namun di sisi lain juga berimplikasi lebih luas untuk munculnya gangguan mulai insomnia, depresi, hingga penyakit jantung.

Menanggapi kemenangannya, Rosbash mengatakan, mereka telah memenangkan hadiah Nobel yang bernilai 9 juta crown Swedia (1,1 juta dolar AS). “Saya terbangun dari tidur nyenyak dan mendengar kabar yang sangat mengejutkan,” katanya kepada Reuters.

Ketiga ilmuwan ini mengeksplorasi cara perawatan baru terhadap manusia berdasarkan siklus jam biologis tubuh, termasuk menentukan waktu terbaik untuk minum obat, dan memberikan perhatian pada pentingnya pola tidur sehat.

Postcomended   11 Oktober dalam Sejarah: Si "Beautiful Mind" Meraih Nobel Ekonomi

“Pemenang Nobel tahun ini telah mempelajari masalah dan memecahkan misteri mendasar tentang bagaimana jam tubuh kita dapat mengantisipasi fluktuasi harian antara siang dan malam untuk mengoptimalkan perilaku dan fisiologi kita,” sebut Thomas Perlmann, sekretaris Komite Nobel dari Institut Karolinska, kepada wartawan.

Michael Hastings dari Laboratorium Biologi Molekuler MRC di Cambridge, Inggris, mengatakan kepada Reuters, “Penemuan mereka membantu menjelaskan bagaimana tanaman, hewan dan manusia menyesuaikan ritme biologis mereka agar selaras dengan revolusi Bumi.”

Postcomended   Menyusul Bob Dylan, Penulis Inggris Keturunan Jepang Raih Nobel Sastra 2017

Para ilmuwan sekarang lanjut Hastings, mengerti bahwa jam tubuh memengaruhi kewaspadaan, rasa lapar, metabolisme, kesuburan, mood dan kondisi fisiologis lainnya.

Anggota komite Nobel, Christer Hoog mengatakan, pihaknya belajar lebih banyak tentang apa yang harus dilakukan untuk mengikuti jam tubuh. “Jika Anda terus-menerus tidak mematuhi jam tubuh Anda, apa yang akan terjadi?

Bidang kedokteran adalah Nobel pertama yang diberikan setiap tahun. Penemu penicilin, Alexander Fleming adalah salah seorang penerimanya. Hadiah untuk mereka yang berprestasi dalam sains, sastra dan perdamaian ini, digagas oleh penemu dinamit sekaligus pengusaha, Alfred Nobel. Pemberian hadiah Nobel telah dilakukan sejak 1901.

Postcomended   Komite Nobel Tak Punya Aturan Mencabut Hadiah Nobel

Hadiah ini sempat menimbulkan kontroversi, antara lain untuk penghargaan tahun 1948 atas penemuan DDT, bahan kimia yang membantu melawan epidemi namun kemudian dilarang karena dianggap membahayakannya lingkungan.***

Share the knowledge