Buy me a coffeeBuy me a coffee
Internasional

Robot Humanoid Rusia Gagal Berlabuh di Stasiun Ruang Angkasa Internasional

Share the knowledge

Fedor, robot humanoid astronot pertama, sedang diuji-coba. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=oke01g1-H0s)

Fedor, robot humanoid astronot pertama, sedang diuji-coba. (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=oke01g1-H0s)


Pesawat ruang angkasa Soyuz yang membawa robot humanoid pertama Rusia, Sabtu (24/8/2019) gagal merapat secara otomatis ke stasiun ruang angkasa internasional (ISS). Siaran langsung upaya pendaratan itu segera disela dengan gambar Soyuz dalam jarak 100 meter dari ISS.

Pesawat itu meluncurkan pengulangan manuver docking (berlabuh) setelah kegagalan upaya pertama, yang telah dijadwalkan untuk 0530 GMT, kata badan ruang angkasa Rusia, Roscosmos, seperti dilaporkan kantor berita Moskow.

Siaran langsung acara itu di badan ruang angkasa Rusia, Roscosmos, disela dengan (gambar) pesawat ruang angkasa Soyuz sekitar 100 meter dari ISS. Fedor, nama robot humanoid itu, akan menghabiskan 10 hari belajar di ISS untuk membantu para astronot di stasiun ruang angkasa.

Postcomended   Inilah 10 Peninggalan Islam yang Masih Berlaku Sampai Saat Ini

Fedor adalah singkatan dari Final Experimental Demonstration Object Research yang pertama dikirim oleh Rusia. Fedor meledak Kamis di pesawat ruang angkasa Soyuz MS-14 dari kosmodrom Rusia, Baikonur, di Kazakhstan dan akan tetap di ISS sampai 7 September depan.

Soyuz biasanya diawaki dalam perjalanan seperti itu, tetapi kali ini tidak ada manusia yang bepergian untuk menguji sistem penyelamatan darurat baru. Alih-alih kosmonot, Fedor –juga dikenal sebagai Skybot F850– diikat ke kursi pilot yang diadaptasi khusus, dengan bendera Rusia kecil disematkan di tangannya.

“Ayo pergi. Ayo,” robot itu terdengar berkata saat peluncuran, mengulangi frasa terkenal yang digunakan oleh manusia pertama di luar angkasa Yuri Gagarin. Robot antropomorfik keperakan itu memiliki tinggi 1,80 meter (5 kaki 11 inci) dan berat 160 kilogram (353 pon).

Postcomended   Toko Mainan Hamleys Inggris Dibeli Konglomerat India dari Konglomerat Cina

Fedor memiliki akun Instagram dan Twitter dengan posting yang mengatakan sedang mempelajari keterampilan baru seperti membuka botol air. Itu untuk menguji keterampilan manual dalam gravitasi yang sangat rendah.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Buy me a coffeeBuy me a coffee
Buy me a coffeeBuy me a coffee
To Top