Internasional

Rodrigo Duterte kepada Kanada: Angkut Lagi Sampahmu atau Perang

Share the knowledge

 

Rodrigo Duterte (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=SOcArtrkU-M)

Rodrigo Duterte (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=SOcArtrkU-M)

Bukan Rodrigo Duterte namanya kalau tak berani membuka konfrontasi terbuka dengan negara-negara besar. Presiden Filipina ini dilaporkan bakal “mendeklarasikan perang” terhadap Kanada, jika negara ini tidak segera menarik berton-ton sampah ekspornya dari Manila.

Duterte, dalam sambutannya yang disiarkan oleh media pemerintah dan dilaporkan oleh The Canadian Press, Selasa (23/4/2019), mengatakan, dia akan memberi peringatan kepada Kanada. “Mereka lebih baik menarik ‘benda-benda’ itu atau saya akan berlayar ke Kanada dan membuang sampah mereka di sana,” ujar Duterte, dilansir Reuters.

“Saya akan menyatakan perang terhadap mereka. Saya akan memberi tahu Kanada bahwa sampah Anda sedang dalam perjalanan. Persiapkan penyambutan besar-besaran… Sampahmu sudah pulang,” kata Duterte, dikutip Fox News. Sampah yang dimaksud Duterte adalah berupa sampah elektronik dan rumah tangga.

Postcomended   Untuk Pertama Kalinya Sampul Vogue Inggris Menyelipkan Model Berhijab

Perselisihan ekspor sampah Kanada ke negara Asia Tenggara ini telah berlangsung lama. Manila telah mengajukan beberapa protes diplomatik kepada Kanada atas berton-ton limbah yang dikirim ke Filipina antara 2013 dan 2014. Dalam periode itu, Kanada mengirim banyak sampah, hingga 103 kontainer, ke Filipina.

Kanada mengatakan pengiriman itu adalah transaksi komersial yang tidak didukung oleh pemerintahnya. Ketika Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengunjungi Manila pada 2015, dia mengatakan bahwa “solusi Kanada” sedang dikembangkan dengan harapan ekspor limbah itu tidak akan terjadi lagi.

Dalam sebuah pernyataan Rabu (24/4/2019), kedutaan Kanada di Manila mengatakan para pejabat dari kedua negara bekerja pada isu-isu yang terkait dengan pembuangan limbah “dengan tujuan penyelesaian tepat waktu” dan untuk memastikan limbah-limbah tersebut diproses dengan cara yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Postcomended   4 Festival Nasional di NTT Tarik Wisatawan Domestik dan Internasional

Dilaporkan Reuters, ada masalah lain yang membuat hubungan Manila dan Ottawa menegang. Tahun lalu, Duterte memerintahkan militer negaranya untuk membatalkan kesepakatan 233 juta dollar AS untuk membeli 16 helikopter dari Kanada, setelah Ottawa menyatakan kekhawatiran helikopter itu akan digunakan untuk memerangi pemberontak.

Pada 2017 di akhir pertemuan puncak negara-negara Asia dan Barat di Manila, Duterte tersinggung atas pertanyaan  Trudeau yang mempertanyakan perangnya melawan narkoba yang brutal. Ditanya begitu, Duterte waktu itu marah-marah.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top