Waspada, Rokok Elektrik Sebabkan Penyakit Kanker - IDNews.co.id IDNews.co.id IDNews.co.id696 × 348Search by image Waspada, Rokok Elektrik Sebabkan Penyakit Kanker

Waspada, Rokok Elektrik Sebabkan Penyakit Kanker – IDNews.co.id IDNews.co.id IDNews.co.id696 × 348Search by image Waspada, Rokok Elektrik Sebabkan Penyakit Kanker

Meskipun studi sebelumnya menyatakan bahwa rokok elektronik –alias e-cigarette atau juga populer disebut vape– tidak menyebabkan kanker, namun studi terbaru memperingatkan bahwa vape dapat menyebabkan mutasi DNA yang menjadi penyebab kanker.

Para periset menemukan sel-sel paru-paru tikus percobaan yang diekspos asap rokok vape bermutasi dan menjadi kanker pada tingkat yang jauh lebih tinggi dari perkiraan, dan tikus yang terpapar asap juga mengalami kerusakan DNA yang signifikan.

Tim Universitas New York memperingatkan temuan mereka, yang dipublikasikan Selasa (30/1/2018) untuk mempertanyakan kepercayaan populer selama ini bahwa vape adalah alternatif yang aman untuk merokok.
Muncul hanya beberapa hari setelah Food and Drug Administration (FDA; Badan POM Amerika Serikat) menolak produk vape elektronik iQOS Philip Morris yang diklaim sehat, dengan mengatakan bahwa rokok elektronik tidak lebih sehat daripada tembakau.

Images about #AsapRokok tag on instagram www.thepicta.com480 × 480Search by image deherba.com ( @deherba ). Bagaimana perubahan pada gen bisa memicu kanker? Adakalanya mutasi ...

Images about #AsapRokok tag on instagram www.thepicta.com480 × 480Search by image deherba.com ( @deherba ). Bagaimana perubahan pada gen bisa memicu kanker? Adakalanya mutasi …

ECS mengandung nikotin dan beberapa pelarut organik yang relatif tidak berbahaya. Nikotin pada e-cigarette smoke (ECS) juga dipasok melalui aerosol tanpa membakar tembakau. Sementara asap tembakau mengandung nitrosamin dan banyak bahan kimia karsinogenik jika melalui proses pembakaran.

Postcomended   Mahakarya Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG 2018)

Akibatnya, rokok vape telah dipromosikan tidak bersifat karsinogenik; pengganti tembakau yang lebih aman.
Sebuah studi baru-baru ini bahkan menemukan bahwa perokok vape berpotensi memiliki potensi karsinogen paru-paru sebesar 97 persen lebih sedikit dalam cairan tubuhnya dibandingkan dengan perokok tembakau.

Namun, para ahli memperingatkan bahwa rokok vape tidak berarti aman dan tidak berisiko terkena kanker.

Postcomended   Via Ferrata with Skywalker "Now Everyone Can Climb"

Studi baru oleh Moon-shong Tang, dari departemen kedokteran lingkungan, adalah penyelidikan atas keyakinan bahwa produk tembakau lainnya –bukan nikotin– adalah obat yang menyebabkan kanker dan kesengsaraan kesehatan lainnya.

Mereka menyimpulkan bahwa meskipun rokok vape memberikan lebih sedikit potensi karsinogen dibanding asap tembakau, perokok vape mungkin memiliki risiko lebih tinggi daripada orang yang bukan perokok untuk mengembangkan kanker paru-paru dan kandung kemih dan penyakit jantung.

Postcomended   Surveyor Indonesia Resmikan Laboratorium Lingkungan dan Preparasi Batubara Cabang Palembang

Pekan lalu, FDA memberikan suara bulat menentang klaim Philip Morris International yang menyebutkan bahwa rokok elektroniknya itu dapat memprediksi tingkat penyakit dan kematian yang lebih rendah pada manusia.

Studi: Hanya dengan Hisap 15 Batang Rokok Sudah Bisa Merusak DNA ... Sketsanews350 × 200Search by image Awas, Rokok Elektrik atau Vape Bisa Sebabkan Kanker Paru-Paru

Studi: Hanya dengan Hisap 15 Batang Rokok Sudah Bisa Merusak DNA … Sketsanews350 × 200Search by image Awas, Rokok Elektrik atau Vape Bisa Sebabkan Kanker Paru-Paru

Rokok elektronik Philip Moris sudah terjual di lebih dari 30 negara dan Philip Morris berencana menjadikannya produk tembakau “pengurangan risiko” pertama yang telah disetujui oleh FDA AS.

Tingkat merokok orang dewasa telah turun ke titik terendah sepanjang masa sebesar 15 persen, meskipun merokok tetap merupakan penyebab utama penyakit dan kematian yang dapat dicegah di negara ini.(*/dailymail)

Share the knowledge