Petinggi Samsung Terjerat Skandal Suap - Photo Liputan6.com Photo Liputan6.com640 × 355Search by image Bos Samsung Terjerat Skandal Suap- Lee Jae-yong- AFP PHOTO-20170217

Petinggi Samsung Terjerat Skandal Suap – Photo Liputan6.com Photo Liputan6.com640 × 355Search by image Bos Samsung Terjerat Skandal Suap- Lee Jae-yong- AFP PHOTO-20170217

Meskipun sudah menjadi salah satu raksasa elektronik dunia, pewaris Samsung masih merasa perlu menyuap seorang presiden. Sang presiden pun tak keberatan disuap. Satu kisah yang tampak terlalu “bagus” untuk menjadi kenyataan karena melibatkan dua institusi penting bahkan terhormat. Dan mengenai seorang presiden wanita pertama. Hebatnya, perusahaan ini bisa tetap merajai dunia di tengah pengelolaan yang sarat skandal.

Lee Jae-yong (48), miliarder sekaligus pewaris tahta Samsung, akhirnya divonis bui lima tahun. Dia terbukti bersalah menyuap Park Geun-hye saat masih menjabat Presiden Korea Selatan (Korsel).

Dilansir Tempo, dalam pengadilan yang digelar di Seoul, Jumat (25/8/2017), tiga hakim pengadilan juga menyatakan Lee bersalah atas tiga hal: menyembunyikan asetnya di luar negeri, menyembunyikan keuntungan perusahaan dari hasil kejahatan, serta bersumpah palsu.

Postcomended   Sudah "Hijrah", Caisar Terpaksa Joged Lagi demi Menolong Teman

Hakim menemukan bukti Lee telah menyuap Park dan sahabatnya Choi Soon-sil agar kedua pejabat ini mendukung kewenangan Lee mengawasi seluruh bisnis Samsung.

Atas putusan itu, Lee menyatakan banding. Mengutip Bloomberg, Lee secara de facto telah memimpin Samsung saat ayahnya masuk rumah sakit pada 2014 karena serangan jantung. Saat itu Lee pun menguasai seluruh saham Samsung.

Lee berasal dari generasi ketiga pewaris Samsung. Namun selain mewarisi kekayaan, Lee seolah juga mewarisi “kebiasaan” buruk para pendahulunya dalam berskandal.

Pendiri Samsung, Lee Byung-chul, juga pernah terlibat dengan aparat kepolisian di awal-awal pendirian perusahaan. Dia dituduh terlibat dalam kepemilikan kekayaan secara ilegal.

Dari Tirto.id, pada 1966 anak kedua Byung-chul, Lee Chang-hee ditangkap karena menyelundupkan 50 ton sakarin ke Korea Selatan. Akibatnya Byung-chul mundur dan digantikan anak tertuanya, Lee-Maeng-hee.

Gaya kepemimpinan Maeng-hee yang terlalu agresif rupanya tak disukai rekan-rekan ayahnya. Samsung pun ketika itu rusuh selama 6 bulan dia memimpin.

Postcomended   Nama-nama Unik Ini Bikin Senyum-senyum

Situs Bisnis.com menulis, saat Lee ditahan Februari lalu, pada perdagangan saham 17 Februari 2017, harga saham Samsung Electronics Co Ltd anjlok 1,1 persen, sedangkan saham Samsung C&T Corp, yang secara de facto menguasai Samsung Group, melemah 2,8 persen.

Namun para analis dan investor, seperti ditulis Kontan, mengatakan, manajemen akan mampu menjalankan perusahaan-perusahaan dalam grup Samsung dengan baik, termasuk Samsung Electronics. Namun secara keseluruhan, perusahaan andalan Korsel ini akan lambat dalam melakukan investasi besar jika Lee dipenjara.

Skandal ini membuat parlemen Korsel menuju pada proses pemakzulan Presiden Park Geun-hye Desember 2016, hingga akhirnya dia benar-benar dipecat pada 10 Maret 2017.

Park pun menjadi pemimpin Korsel yang terpilih secara demokratis pertama –sekaligus presiden wanita pertama dalam sejarah Korsel– yang dilengserkan sebelum masa jabatannya berakhir.

Kantor berita Yonhap, seperti dikutip BBC melaporkan, pengadilan telah menyebutkan bahwa Park membocorkan banyak dokumen yang melanggar peraturan yang melindungi kerahasiaan jabatan. Dia juga dianggap melanggar aturan dengan mengizinkan sahabatnya, Choi, mencampuri urusan negara.

Postcomended   Kunker Delegasi Indonesia ke Azerbaijan

Beberapa hari kemudian, 31 Maret 2017, Geun-hye pun resmi ditahan. Choi sendiri sudah dijatuhi hukuman tiga tahun penjara pada 23 Juni 2017. Namun baik Choi dan Park membantah melakukan kesalahan.

Skandal ini mencuat gara-gara terpicu kasus meledaknya sejumlah produk Samsung Galaxy Note 7 pada 2016, sehingga perusahaan harus menarik produk ini dari pasaran. Kejadian ini sempat membuat harga saham Samsung jatuh.***(ra)