Ekonomi

Sang CEO Dilaporkan Bakal Cabut: Victoria’s Secret di Ambang Kebangkrutan?

Victoria's Secret CEO Jan Singer Is Leaving the Company – Adweek Adweek Singer was with Victoria's Secret for just over two years.

Victoria’s Secret CEO Jan Singer Is Leaving the Company – Adweek Adweek Singer was with Victoria’s Secret for just over two years.

Tren pakaian dalam mahal mungkin mulai tak mendapat tempat di era sekarang yang serba sulit. Kondisi ini dinilai telah memukul produsen lingerie (pakaian dalam) “high-end” alias kelas atas semacam Victoria’s Secret. Di tengah kondisi tersebut, Chief Executive Officer Lingerie Victoria’s Secret, Jan Singer, dilaporkan akan meninggalkan perusahaan tersebut.

Jika kabar ini benar, Wall Street Journal melaporkan Rabu (14/11/2018) dengan mengutip orang-orang yang akrab dengan masalah ini seperti diteruskan laman Reuters, bahwa Singer hanya bertahan di perusahaan pakaian dalam ini sedikit lebih lama dari dua tahun dari sejak dia mengambil pekerjaan tersebut.

Victoria’s Secret, merek lingerie high-end dari L Brands Inc (LB.N), dan merek PINK yang berfokus pada remaja, telah kehilangan pelanggan selama bertahun-tahun karena semakin banyak wanita beralih ke bralet dan bra olahraga yang lebih murah dari perusahaan seperti American Eagle Outfitter (AEO.N) Aerie.

Jan Singer Leaves Spanx – WWD wwd.com Sara Blakely will take a more active role within the company and chief executive officer Jan Singer will exit.

Jan Singer Leaves Spanx – WWD wwd.com Sara Blakely will take a more active role within the company and chief executive officer Jan Singer will exit.

Dalam dua tahun terakhir, penjualan toko-toko yang sama dari Victoria’s Secret setiap kuartal hanya meningkat sekali. CEO L Brands, Leslie Wexner, telah mencari cara untuk meningkatkan keuntungan perusahaan dengan menutup bisnis Henri Bendel yang berkinerja buruk dan meninjau opsi untuk merek lingerie La Senza-nya.

L Brands dan Victoria’s Secret tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar. Denise Landman, CEO PINK, juga telah meninggalkan perusahaan pada akhir tahun.

Postcomended   Ketika Pilot Pesawat Tempur Berakrobat di Antara Balon-balon Udara

Victoria’s Secret, menurut Wikipedia, adalah perusahaan ritel asal Amerika Serikat terbesar untuk lingerie/pakaian dalam wanita. Perusahaan ini didirikan oleh Roy Raymond pada 1977. Pada 2012 penjualan produk mencapai nilai 6,12 miliar dollar AS, dengan pendapatan bersih 1 miliar dollar AS.

Perusahaan ini menjual lingerie, pakaian wanita, dan produk kecantikan melalui katalognya, website, dan toko-tokonya di Amerika Serikat. Victoria’s Secret merupakan perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan L Brands.***

Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top