CLEVELAND, OH – JULY 19: Donald Trump Jr. (L), along with Ivanka Trump (C), Eric Trump (2nd-R) and Tiffany Trump (R), take part in the roll call in support of Republican presidential candidate Donald Trump on the second day of the Republican National Convention on July 19, 2016 at the Quicken Loans Arena in Cleveland, Ohio. An estimated 50,000 people are expected in Cleveland, including hundreds of protesters and members of the media. The four-day Republican National Convention kicked off on July 18. (Photo by Joe Raedle/Getty Images)

Ivanka Trump dan Donald Trump Jr, terlibat dalam upaya menguasai warisan jatah saudara beda ibu mereka, Tiffany Trump. Bahkan kedua anak Trump dari istri pertamanya ini (Ivana), disebut akan “menyingkirkan anak tersebut”. Hal ini diungkap oleh sebuah arsip baru rekaman percakapan Donald Trump yang disiarkan di acara “The Howard Stern Show”.

Donald Trump mengatakan kepada Howard Stern bahwa Ivanka dan Donald Jr. tidak bahagia ketika mengetahui bahwa mereka akan memiliki saudara lain. Trump bahkan membenarkan ketika Stern bertanya apakah keduanya bekerja sama untuk “mendepak” si anak.

“Apakah anak-anak anda yang lebih tua menjadi gusar setiap kali anda memiliki anak lain?” Stern bertanya; setiap kali Trump mempunyai anak baru, akan berdampak pada berkurangnya jumlah warisan bagi anak yang lain.

“Aku punya teman yang sangat kaya,”  kata Trump kepada Stern, menurut rekaman tersebut. “Dan dia mengatakan bagaimana anakanaknya membenci kehadiran anak baru; Aku berkata, ‘Ya, karena setiap kali anda memiliki anak, itu berarti berkurang lagi jatah warisan 20 persen.”

Stern lalu bertanya kepada Trump, apakah Donald Jr dan Ivanka mencoba untuk menyingkirkan “anak itu”. Trump mereaksi spontan, “Tiffany?”

“Apakah itu benar? cecar Stern. Trump mencoba mengganti topik namun Stern ngotot: “Katakan kebenaran, walaupun pedih” ujar Stern. Akhirnya Trump menjawab, “Ya.”

Tapi Trump mengatakan, Tiffany tidak akan kehilangan warisan hartanya. Trump mengatakan, Tiffany dan seluruh anaknya, akan menerima setidaknya Universitas Online Trump dan Trump Ice, sebut rekaman kaset tersebut. Padahal setelah beberapa tuntutan hukum, Universitas Trump sekarang sudah bubar.

Rekaman eksklusif yang diperoleh Newsweek ini belum pernah dirilis sebelumnya. Audio dan transkrip dari Desember 2005 dari acara “The Howard Stern Show” ini, berisi 15 jam Trump berbicara dengan Stern sejak 1993 hingga 25 Agustus 2015.

Orang tak dikenal telah mengirimkan dokumen rekaman audio ini pada awal September 2017, yakni kegiatan wawancara individual antara Trump dan Stern oleh Dropbox ke situs Factba.se.

Para pengembang situs meminta file audio wawancara Stern-Trump pada situs penggemar Stern dan Reddit awal tahun ini. Mereka membuatnya menjadi bisa dicari Newsweek sebelum mereka publikasikan untuk pertama kalinya pada Senin (25/9/2017).

Tiffany adalah anak hasil pernikahan kedua Trump dengan Marla Maples, seorang mantan peserta Miss America. Tiffany dibesarkan Maples di California.

Ini bukan pertamakalinya Tiffany menjadi sosok yang aneh dalam keluarga Trump. Pada hari pemilihan Trump untuk kursi Presiden AS, Trump mengatakan dia sangat bangga pada Tiffany “untuk tingkat yang lebih rendah” daripada anak-anaknya yang lain.

“Saya sangat bangga, karena Don (anak dari Melania) dan Eric dan Ivanka, dan, Anda tahu, pada tingkat lebih rendah, karena dia baru saja putus sekolah, dari perguruan tinggi-tapi, eh, Tiffany, yang juga telah begitu hebat. Mereka bekerja keras,” kata Trump, canggung, kepada Fox.***