Lifestyle

Sedikit Pembuluh Darah pada Mata Bisa Jadi Terindikasi Alzheimer

Share the knowledge

 

Pembuluh darah mata (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=CGK-mveKtQ8)

Pembuluh darah mata (gambar dari: https://www.youtube.com/watch?v=CGK-mveKtQ8)

Retina mata yang bersih membuat wajah seseorang lebih enak dilihat dibanding dengan yang dipenuhi seliweran pembuluh darah. Meskipun ini mungkin tak terkait langsung dengan jumlah pembuluh darah yang sebenarnya, satu penelitian telah mengindikasikan, banyaknya pembuluh darah di mata terkait dengan potensi Alzheimer.

Para peneliti percaya, penyakit Alzheimer suatu hari nanti bisa didiagnosis dengan tes menilai pembuluh darah di mata. Kesimpulan ini didapat setelah mereka mempelajari lebih dari 200 orang untuk menentukan bahwa pasien dengan penyakit neurodegeneratif memiliki lebih sedikit pembuluh darah di retina dibandingkan dengan peserta yang sehat.

Mereka menerbitkan temuan mereka dalam jurnal Ophthalmology Retina. Para peneliti menganalisis pembuluh darah kecil di retina dari 39 pasien dengan penyakit Alzheimer; 37 dengan demensia-prekursor gangguan kognitif ringan; dan 133 orang yang secara kognitif sehat yang bertindak sebagai kelompok kontrol.

Diagnosis pasien dikonfirmasi oleh ahli saraf dan tes kognitif. Pasien penyakit Alzheimer ditemukan mengalami penurunan kepadatan pembuluh darah retina di pleksus kapiler superfisial retina, serta penurunan ketebalan di salah satu lapisan retina.

Menurut para peneliti, mencari perubahan-perubahan itu dapat membuka jalan bagi cara-cara baru untuk mendiagnosis penyakit ini yang saat ini memengaruhi sekitar 4,7 juta orang Amerika di atas usia 65 tahun. Itu berarti satu kasus baru teridentifikasi setiap 68 detik.

Postcomended   Mulai Sekarang Hentikan Kebiasaan Menyimpan Struk Belanjaan, Berbahaya!

Saat ini, penyakit Alzheimer didiagnosis melalui kombinasi dari tes memori dan kognisi, serta pemindaian otak dan tes darah yang mendeteksi tanda-tanda yang terkait dengan kondisi tersebut.

“Ada kemungkinan bahwa perubahan dalam kepadatan pembuluh darah di retina ini bisa mencerminkan apa yang terjadi di pembuluh darah kecil di otak, mungkin sebelum kita dapat mendeteksi perubahan dalam kognisi,” Dr. Sharon Fekrat, penulis studi senior dan seorang dokter spesialis mata Universitas Duke dan ahli bedah retina, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Belum Ada Obatnya

Saat ini tidak ada obat untuk penyakit Alzheimer, dan para ilmuwan tidak tahu penyebabnya. Mengidentifikasi kondisi pada seseorang sesegera mungkin dapat membantu dokter untuk membalikkan dan mengobati beberapa gejala.

Postcomended   Makan Daging Merah Setiap Hari Dapat Picu Serangan Jantung

Kepada Newsweek Fekrat mengatakan, masih perlu bertahun-tahun sebelum tes ini siap untuk prime time, karena temuan ini harus divalidasi pada populasi pasien yang lebih besar. “Selain itu, kita harus dapat menilai perubahan dari waktu ke waktu atau perkembangan penyakit menggunakan tes ini,” kata Fekrat.

Para peneliti juga tidak dapat mengandalkan hasil studi ini sendirian untuk mengembangkan tes seperti itu. Dilraj Grewal, penulis utama studi ini dan seorang dokter spesialis mata dan ahli bedah retina di Duke University Medical Center, mengatakan kepada Newsweek bahwa penelitian ini terbatas dalam sejumlah cara, dan jumlah peserta relatif kecil.

Pada 2018, tim peneliti terpisah di Universitas Washington di St. Louis, Missouri, AS, juga menyimpulkan bahwa penyakit ini dapat diambil dalam tes mata. Dalam studi mereka, yang diterbitkan dalam JAMA Ophthalmology, mereka menilai pembuluh darah mata dari 32 orang dewasa tanpa penyakit dan mencari kelainan yang terkait dengan Alzheimer.

Doug Brown, kepala kebijakan dan petugas riset di badan amal Alzheimer Society yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, berkomentar pada saat itu bahwa: menguji apakah perubahan mata –seperti yang ada di retina– zdalah terkait tanda awal demensia, merupakan bidang penelitian yang menarik. Namun kata dia terlalu dini untuk menganggap ini sebagai cara baru untuk mendiagnosis demensia.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top