Alibaba leads $1.1b investment in Indonesia's Tokopedia Tech in Asia2500 × 1667Search by image

Alibaba leads $1.1b investment in Indonesia’s Tokopedia Tech in Asia2500 × 1667Search by image

Jalan Jack Ma di Asia Tenggara semakin lempang. Belum kering ludah membicarakan investasi triliunannya di Tokopedia yang diumumkan 17 Agustus 2017, bos Alibaba ini kini resmi dipinang Indonesia sebagai konsultan e-commerce, dan dia bersedia. Upaya ini bukan yang pertama. Tahun lalu Indonesia bersiap meng-hire Ma, tapi tidak jadi karena keduluan Malaysia. Menkominfo secara implisit mengindikasikan: Malaysia “nyolong” ide Indonesia. “Kita sudah ribut-ribut sih,” ujarnya November 2017.

Dalam pertemuan di Beijing, Cina, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, resmi mengundang Ma sebagai penasihat industri e-commerce Indonesia.

Hal itu kata Rudiantara dilakukan untuk menindaklanjuti dikeluarkannya Perpres Peta Jalan (roadmap) e-commerce. Jack Ma, ujarnya Selasa (22/8/2017) melalui pesan singkat, akan menjadi salah satu penasihat steering committee yang diketuai Menko Perekonomian, Darmin Nasution.

Atas dicapainya kerjasama ini, Rudiantara menyampaikan pernyataan Ma bahwa dia datang bukan sebagai perusahaan Tiongkok, namun akan mengembangkan ekosistem agar UMKM, masyarakat sub urban, dan pedesaan, khususnya di negara berkembang, bisa mendapat nilai tambah ekonomi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

Postcomended   Topan Harvey Mengubah Jalanan di Texas Menjadi Lautan

Rudiantara menilai figur seperti Ma diperlukan untuk mengangkat industri e-commerce ke level internasional.

Dilansir Kompas.com pada November 2016, pendiri perusahaan Alibaba Group, Jack Ma, gagal menjadi penasihat resmi Pemerintah Indonesia dalam pengembangan program perdagangan digital (e-commerce) di Tanah Air.

Orang yang masuk jajaran terkaya di Asia versi Forbes dan Bloomberg itu sudah terlebih dahulu “dibajak” Pemerintah Malaysia untuk mengembangkan e-commerce di negeri jiran tersebut.

“Kita sudah ribut-ribut sih, akhirnya kalah kan sama Malaysia. Mereka suluan. Sudah ada foto Jack Ma salaman dengan PM Malaysia,” ujar Rudiantara waktu itu.

Postcomended   Serat, Susu, dan Air, Satukan Islam dan Yahudi

Sebelum Ma digaet Malaysia, pria yang sempat ditolak KFC ketika melamar pekerjaan ini sudah mengumumkan di akun Twitter resmi Alibaba Group bahwa dia menanggapi positif ajakan menjadi penasihat e-commerce Indonesia.

“Dalam kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke markas Alibaba hari ini (2 September 2016), Ma menerima tawaran untuk menjadi penasihat ekonomi pemerintah Indonesia,” kicau akun tersebut.

Namun entah kenapa waktu itu Ma berpaling dulu ke Malaysia. Dalam pernyataannya 9 Oktober 2016, Rudiantara menyebutkan bahwa Indonesia tidak mengeluarkan uang untuk menggaji Ma. “Penasihat begini kan enggak digaji,” ujarnya waktu itu.

Tidak disebutkan apakah Ma memilih pindah ke Indonesia, atau kontrak dengan Malaysia sudah selesai, atau kakinya berdiri di dua tempat.

Perpres No.74/2017 mengenai Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik, dinilai sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk mengembangkan industri e-commerce di Indonesia, yang bahkan disebut sudah menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia. .***(ra)

Postcomended   Pemimpin ISIS Tewas, Siapa Penggantinya?