Ekonomi

Sempat Minder pada Tesla, Jepang Akhirnya Berani Pasarkan Mirai Terbarunya

Share the knowledge

Setelah dua dekade mengembangkan teknologi sedan sel, Toyota akhirnya percaya diri memasarkan sedan bahan bakar sel bertenaga hidrogennya, yang dikembangkan dari sedan Mirai, setelah sebelumnya Toyota minder oleh Tesla. (gambar dari: YouTube)

Setelah dua dekade mengembangkan teknologi sedan sel, Toyota akhirnya percaya diri memasarkan sedan bahan bakar sel bertenaga hidrogennya, yang dikembangkan dari sedan Mirai, setelah sebelumnya Toyota minder oleh Tesla. (gambar dari: YouTube)

Toyota akhirnya meluncurkan kendaraan yang telah direncanakan selama dua dekade, namun tersendat karena teknologinya dianggap tersalip teknologi yang dikembangkan perusahaan semacam Tesla: sedan bahan bakar sel bertenaga hydrogen desain ulang sepenuhnya dari Mirai.

Dalam laporannya bertepatan dengan peluncuran sedan tersebut, Jumat (11/10/2019), Reuters menyebutkan bahwa ini dilakukan Toyota dalam upaya terbaru untuk menghidupkan kembali permintaan pada ceruk teknologi yang diharapkan akan menjadi arus utama.

Pembuat mobil terbesar di Jepang ini, sebut Reuters, diketahui telah mengembangkan kendaraan sel bahan bakar selama lebih dari dua dekade, tetapi teknologinya telah dikalahkan oleh peningkatan pesat kendaraan listrik bertenaga baterai saingan yang dipromosikan oleh perusahaan-perusahaan seperti Tesla Inc.

Postcomended   Paris Uji Coba "Taksi Gelembung" Ramah Lingkungan di Sungai Seine

Menjelang Tokyo Motor Show yang akan dibuka pada 24 Oktober 2019, Toyota meluncurkan prototipe sedan hidrogen baru yang dibangun pada platform yang sama dengan LS coupe merek mewah Lexus. Model Mirai yang baru ini menawarkan jangkauan mengemudi yang lebih lama dari pendahulunya dengan sel bahan bakar dan tangki hydrogen yang sepenuhnya dirancang ulang, kata perusahaan itu.

“Kami ingin membuat mobil yang orang benar-benar orang ingin membelinya, bukan hanya karena itu mobil ramah lingkungan,” Yoshikazu Tanaka, chief engineer Mirai terbaru, mengatakan pada acara peluncuran tersebut. “Kami menginginkan sesuatu yang menyenangkan untuk dikendarai.”

Desain ulang yang sporty dengan wheelbase lebih panjang dan sasis yang lebih rendah adalah keunggulan yang jelas dari Mirai generasi pertama, yang terlihat seperti hibrida Prius massal. Mobil baru ini juga memiliki peningkatan 30% dalam jangkauan mengemudi dibandingkan dengan iterasi sebelumnya sekitar 700 kilometer, menurut perusahaan.

Postcomended   Menginspirasi Banyak Meme, Kucing Bermuka "Cemberut Permanen" Dikabarkan Mati

Tanaka mengatakan, Mirai terbaru ini akan lebih murah untuk dibuat daripada pendahulunya, karena beralih ke produksi massal. Model ini saat ini sebagian besar dirakit dengan tangan.

Menghabiskan isi kocek konsumen hingga sekitar 5 juta yen (46.500 dollar AS) setelah subsidi di Jepang, Mirai asli adalah salah satu dari tiga mobil sel bahan bakar yang tersedia bagi konsumen. Jika dibandingkan dengan sedan yang setara Mirai, Hyundai Motor Co menjual Nexo, sedangkan Honda Motor Co Ltd menawarkan Clarity.

Toyota telah menjual kurang dari 10.000 Mirai, sedan sel bahan bakar yang disebut-sebut sebagai pengubah permainan saat diluncurkan lima tahun lalu. Sebaliknya, Tesla menjual 25.000 sedan Model S yang bertenaga baterai pada tahun pertama dan setengahnya.

Postcomended   Cina Olok-olok Trump Telah Secara Tak Langsung Memajukan Cina

Toyota menolak untuk mengungkapkan harga untuk model tersebut, namun tampaknya akan cukup mahal sehingga untuk tahap pertama bakal hanya tersedia di Jepang sendiri, Amerika Utara (AS dan Kanada), serta Eropa, mulai akhir 2020.***


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top