#dejournal, #mac, #intel, #tech, #maccosmetics, #bullylife, #americanbully, #bullylove, #senior, #kotor, #cyber, #seniorpictures, #montenegro, #cyberpunk, #cyberghetto, #classof2017, #seniorportraits, #seniorpics, #senioryear, #seniorphotos, #seniorphotography, #seniorstyleguide, #seniorphotographer, #seniorinspire, #highschool, #vaporwave, #papperless

#dejournal, #mac, #intel, #tech, #maccosmetics, #bullylife, #americanbully, #bullylove, #senior, #kotor, #cyber, #seniorpictures, #montenegro, #cyberpunk, #cyberghetto, #classof2017, #seniorportraits, #seniorpics, #senioryear, #seniorphotos, #seniorphotography, #seniorstyleguide, #seniorphotographer, #seniorinspire, #highschool, #vaporwave, #papperless

Tertabraknya seorang pejalan kaki hingga tewas di Arizona, Amerika Serikat (AS), yang dilakukan mobil swakemudi Uber awal Maret 2018 lalu, diduga terkait keputusan perusahaan pada 2016 untuk mengurangi sensor keselamatan yang digunakan untuk mendeteksi objek di jalan, menurut satu laporan. Kecelakaan ini dan kecelakaan-kecelakaan sebelumnya yang melibatkan mobil self driving (swakemudi), menimbulkan skeptisime tentang keamanan mobil swakemudi untuk segera bisa memenuhi jalanan.

Uber memutuskan pada 2016 itu untuk menggunakan hanya satu sensor lidar (sistem deteksi laser) yang terpasang di atap pada armada baru SUV Volvo – menggantikan armada mobil Ford Fusion swakemudi yang telah menggunakan tujuh unit lidar, menurut informasi yang diperoleh Reuters.

Keputusan itu menghasilkan kendaraan swakemudi dengan lebih banyak “blind spot” dibandingkan generasi mobil otonom sebelumnya, serta mobil saingannya, dikutip Reuters, Selasa (27/3/2018) malam.

“Secara khusus, pen-skalaan kembali ke lidar tunggal, menimbulkan adanya “blind spot” (zona buta) di sekeliling SUV yang tidak dapat sepenuhnya mendeteksi pejalan kaki,” menurut laporan yang dikutip dari wawancara dengan mantan karyawan dan dengan Raj Rajkumar, kepala pusat transportasi Universitas Carnegie Mellon. Raj diketahui pernah bekerja pada teknologi swakemudi selama lebih dari satu dekade.

Uber Setop Sementara Uji Coba Mobil Otonom Setelah Kecelakaan ... Kumparan gwpttf5rot1rqwgzeuvy.jpg

Uber Setop Sementara Uji Coba Mobil Otonom Setelah Kecelakaan … Kumparan gwpttf5rot1rqwgzeuvy.jpg

Informasi di situs web Velodyne –salah satu pemasok utama sensor untuk kendaraan swakemudi, serta berdasarkan keterangan mantan karyawan yang mengoperasikan SUV Uber, sistem lidar yang dibuat Velodyne melihat objek dalam lingkaran 360 derajat di sekitar mobil, tetapi memiliki jangkauan vertikal sempit yang mencegahnya dari mendeteksi rintangan rendah ke tanah.

Sebagai pembanding, kendaraan otonom yang dioperasikan Waymo –unit kendaraan swakemudi milik Alphabet– memiliki enam sensor lidar, sementara kendaraan General Motors memiliki lima, menurut informasi dari perusahaan.

Postcomended   Lewat Surfing, Wisata Bahari Kejar 4 Juta Wisatawan

Uber menolak berkomentar mengenai keputusannya untuk mengurangi jumlah lidar dan merujuk agar pertanyaan zona buta ditanyakan ke ke Velodyne. Velodyne mengakui bahwa dengan lidar disimpan di atap, ada zona buta sekitar tiga meter di sekitar kendaraan, sehingga lebih banyak sensor yang diperlukan.

Salah satu mantan karyawan Uber yang terlibat dalam pengujian SUV Fusions dan Volvo mengatakan bahwa selama uji coba di akhir 2016, Volvo gagal melihat lift truk pengangkut barang yang mencelat ke jalan, sehingga mobil hampir menabraknya.

Postcomended   Konsumsi Antibiotik Melonjak, Wabah “Superbugs” Mengancam Dunia

Keamanan program mobil swakemudi Uber berada di bawah pengawasan ketat sejak Elaine Herzberg (49), tewas minggu lalu setelah sebuah SUV Uber Volvo XC90 yang beroperasi dalam mode otonom menabraknya saat dia sedang berjalan-jalan dengan sepedanya di Tempe, Arizona. Penyebab pasti kecelakaan belum diketahui, dan tidak jelas bagaimana sensor kendaraan berfungsi malam itu atau apakah titik buta lidar memainkan peran.

Uber Beli 24.000 SUV, Bangun Armada Mobil Tanpa Sopir - Kompas.com Kompas Tekno Mobil tanpa sopir XC90 besutan Volvo dan Uber

Uber Beli 24.000 SUV, Bangun Armada Mobil Tanpa Sopir – Kompas.com Kompas Tekno Mobil tanpa sopir XC90 besutan Volvo dan Uber

Tujuh ahli yang telah meninjau kecelakaan setuju bahwa sistem swakemudi seharusnya telah melihat Herzberg dan mengerem. Dia telah menyeberangi hampir seluruh jalan empat lajur yabg kosong sebelum disambar dari sisi kanan depan kendaraan. Malam itu lampu jalanan sudah dinyalakan. “Radar seharusnya memberi kompensasi untuk titik buta (lidar),” kata Rajkumar. Uber menolak berkomentar tentang sistem radarnya.

Volvo Car Group, yang dimiliki oleh China’s Geely, menolak berkomentar. Juru bicara Ford mengatakan perusahaannya tidak terlibat dalam penggunaan teknologi swakemudi yang digunakan Uber.

Postcomended   #mudik2018 Perlu dicontoh! Begini Ternyata cara Melanie Putri ajarkan Anak Berpuasa

Insiden ini sedang diselidiki polisi setempat dan pejabat keamanan federal yang telah menawarkan beberapa rincian, termasuk keputusan Uber untuk mengurangi sensornya. Uber mengatakan pihaknya bekerja sama dalam penyelidikan dan telah menarik semua mobil otonomnya dari jalan, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kecelakaan itu.

Kejar Waymo
Sejak Uber meluncurkan program mobil swakemudi pada awal 2015, dia bergegas mengejar Waymo, yang mulai bekerja pada teknologi ini pada 2009. Manajemen Uber bergerak dengan cepat dan percaya diri bahkan ketika beberapa insinyur mobil menyuarakan kehati-hatian, sebut seorang mantan karyawan Uber.
(***/reuters)

Share the knowledge