Internasional

Seolah Membenarkan Tudingan AS ihwal Praktik Spionase, Polandia Tangkap Karyawan Huawei

Share the knowledge

 

https://www.youtube.com/watch?v=sUA76spIbWQ

(gambar dari: YouTube)

Huawei makin tersudut ketika Polandia mengumumkan telah menangkap seorang karyawan Cina dari Huawei dengan tuduhan mata-mata. Ini memperdalam kontroversi atas kritik Barat terhadap raksasa teknologi telekomunikasi Cina ini. Seperti diketahui, badan-badan intelijen AS gencar mengumumkan bahwa alat telekomunikasi buatan negeri ini telah disusupi perangkat spionase.

Media Polandia melaporkan Jumat (11/1/2019), seperti diteruskan laman Daily Telegraph, karyawan Huawei tersebut ditangkap bersama seorang warga negara Polandia yang terlibat dalam bisnis siber dengan tuduhan mata-mata. Badan intelijen Amerika Serikat (AS) menuduh Huawei Technologies Cos Ltd terkait dengan pemerintah Cina dan bahwa peralatannya dapat berisi “pintu belakang” untuk digunakan oleh mata-mata pemerintah.

Tidak ada bukti yang diproduksi secara publik, dan perusahaan telah berulang kali menolak tuduhan tersebut. Tetapi kritik tersebut telah menyebabkan beberapa negara dan perusahaan-perusahaan Barat (AS dan Eropa) untuk melihat apakah mereka harus mengizinkan peralatan Huawei untuk digunakan dalam jaringan telekomunikasi mereka.

Postcomended   Aktor di Balik "Big Bird" dan "Oscar the Grouch", Pamit

Saluran TV publik Polandia, TVP, mengatakan, layanan keamanan juga mencari kantor-kantor lokal Huawei; kantor-kantor perusahaan telekomunikasi Orange Polska, yang dikatakan merupakan karya nasional Polandia; dan Kantor Komunikasi Elektronik Polandia, regulator telekomunikasi negara itu.

Dalam sebuah pernyataan, pihak Huawei mengatakan bahwa Huawei mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku di negara tempat beroperasi. “Kami mewajibkan setiap karyawan untuk mematuhi hukum dan peraturan di negara tempat mereka tinggal,” tambahnya.

Orange Polska mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa badan keamanan pada Selasa (8/1/2019) mengumpulkan materi yang berkaitan dengan seorang karyawan yang tidak diidentifikasi. Perusahaan menambahkan, pihaknya tidak tahu apakah investigasi itu terkait dengan pekerjaan profesional karyawan, dan akan terus bekerja sama dengan pihak berwenang.

Postcomended   Tiga Kandidat Presiden Amerika 2020, Bela Anggota Kongres Muslim dari Tuduhan Anti-Semit

Desember 2019 lalu, otoritas Kanada menangkap seorang eksekutif puncak Huawei, Meng Wanzhou, atas perintah pihak berwenang AS sebagai bagian dari penyelidikan dugaan pelanggaran sanksi perdagangan AS. Ini meningkatkan ketegangan dengan Cina pada saat Washington dan Beijing terlibat dalam perang perdagangan yang lebih luas.

“Warga Cina (yang ditangkap) itu adalah seorang pengusaha yang bekerja di sebuah perusahaan elektronik besar. Orang Polandia itu adalah orang yang dikenal di kalangan yang terkait dengan bisnis siber,” Maciej Wasik, wakil kepala layanan khusus Polandia, mengatakan kepada kantor berita negara PAP.

PAP melaporkan, mengutip juru bicara kepala layanan khusus Polandia, bahwa pasangan yang ditangkap ini akan ditahan selama tiga bulan. TVP mengatakan warga negara Polandia itu adalah mantan agen dari badan keamanan internal. Badan tersebut tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.***

 


Share the knowledge
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top