Low-caste Indian Dalit killed for owning horse - The Express Tribune The Express Tribune The body of 21-year-old Pradeep Rathod was found in a pool of

Low-caste Indian Dalit killed for owning horse – The Express Tribune The Express Tribune The body of 21-year-old Pradeep Rathod was found in a pool of

Seorang petani muda dari anak tangga paling bawah dari hirarki kasta India, komunitas Dalit, telah dipukuli sampai mati. Tampaknya karena memiliki dan menunggangi seekor kuda. Polisi di negara bagian Gujarat mengatakan, tiga orang dari kasta atas telah ditahan untuk ditanyai.

Ayah korban mengatakan putranya telah diperingatkan untuk tidak menunggang kuda karena ini adalah hak istimewa kasta atas. Memiliki kuda dipandang sebagai simbol kekuatan dan kekayaan di beberapa bagian wilayah India. Seorang perwira polisi senior mengatakan motif lain yang mungkin, tidak dikesampingkan.

Pradeep Rathod, 21, ditemukan tewas dalam genangan darah di dekat Desa Timbi di negara bagian Gujarat, Kamis (29/3/2018) malam. Kuda itu juga ditemukan mati di dekatnya, kata ayahnya.

Postcomended   Sejumlah Kejanggalan Setya Novanto pada Hari Kecelakaan dan Masuk Rumah Sakit yang Terungkap di Persidangan Ini, Bikin Geli

Dalam pengaduan yang diajukan ke polisi, ayahnya mengatakan bahwa putranya sangat mencintai kuda sehingga dia membelikannya seekor kuda. “Kecintaan anak saya pada kuda menyebabkan pembunuhannya,” kata sang ayah seperti dilaporkan kantor berita AFP, yang telah melihat pernyataan itu.

“Sekitar seminggu yang lalu, ketika saya menunggang kuda dengan putra saya, salah seorang dari komunitas kasta Ksatria memperingatkan kami untuk tidak menunggang kuda di desa.

“Dia mengatakan bahwa orang-orang dari komunitas Dalit tidak dapat menunggang kuda, hanya Ksatria yang dapat menunggang kuda. Dia juga mengancam akan membunuh kami jika kami tidak menjual kuda itu,” ungkap sang ayah.

Postcomended   Jack Ma Sarankan Cina Garap Asia Tenggara dan Afrika

India memiliki sejarah serangan dan diskriminasi terhadap komunitas Dalit, sebelumnya (para penyerang ini) dikenal sebagai “tak tersentuh,” lapor editor Asia Selatan, Anbarasan Ethirajan dari BBC.

Oktober lalu, seorang Dalit tewas oleh sekelompok orang karena dilaporkan menghadiri pertunjukan tari Hindu tradisional juga di Gujarat. Diskriminasi atas dasar kasta dilarang di India tetapi tetap meluas di seluruh negeri.(BBC/AFP)

Share the knowledge