Seorang Pria Cina Terbangun Setelah Koma Selama 12 Tahun #FacebookDown #beritahariini

Keluarga
Share the knowledge

Wei Mingying merawat anaknya yang baru bangun dari koma, Wang Shubao (Photo: Jining News via Indiatimes.com)
Wei Mingying merawat anaknya yang baru bangun dari koma, Wang Shubao (Photo: Jining News via Indiatimes.com)

Seorang pria di Cina bernama Wang Shubao, terbangun dari koma 12 tahun. Ibunya, Wei Mingying, yang sudah lanjut usia, menangis dengan suka cita di samping tempat tidurnya. Tidak sia-sia kesabaran Mingying merawat anaknya selama itu. Shubao pun tampak mengekspresikan wajah semringah dengan air mata membasahi matanya. Dalam satu cuplikan video, Mingying terlihat sibuk mengurut-urut dan menggerak-gerakan sendi kaki anaknya.

Wang Shubao menderita lumpuh setelah mengalami kecelakaan mobil pada 2006 pada usia 36 tahun. Dia tinggal bersama ibunya yang kini berusia 75 tahun di rumah mereka di Shouguang, di provinsi Shandong, Cina. “Saya sangat gembira. Saya berharap dia akan sembuh total,” kata Mingying kepada wartawan, menurut Jining News, seperti dilansir laman Newsweek. “Aku tidak akan pernah menyerah padanya,” tambah Mingying.

Sang ibu menghabiskan setiap hari sepanjang 12 tahun terakhir di samping tempat tidur putranya, merawatnya, menghabiskan tabungannya, yang berakhir dengan segunung hutang. Pada beberapa titik dia sangat miskin sehingga dia tidak mampu memberi makan dirinya sendiri.

Postcomended   Mobil-mobil James Bond dari Masa ke Masa: Ikonik, Eksotis, dan Bergaya (1)

Mingying mengatakan kepada wartawan tentang bagaimana rutinitas sehari-harinya mengurus anaknya mulai memandikan, hingga memberi makan Shubao melalui selang perut, memberinya pijatan, dan mereposisi tubuhnya untuk mencegah sakit akibat lama berbaring. Ayah Shubao telah meninggal ketika dia lebih muda.

Mingying mengatakan bahwa sekitar sebulan yang lalu, dia melihat Shubao tersenyum padanya; menunjukkan bahwa dia telah sadar kembali. Saat ini, dia masih tidak dapat bergerak atau berbicara tetapi dia mampu menanggapi ibunya dengan tersenyum. Dia juga bisa menggerakkan tangan dan menertawakan acara TV favoritnya.
“Saya berharap dia bisa memanggil saya ‘ibu’ lagi suatu hari nanti,” katanya.

Koma adalah kondisi ketika seseorang berada dalam keadaan tidak sadar. Mereka tidak responsif dan tidak bisa dibangunkan. Seringkali itu adalah hasil dari cedera otak, tetapi bisa juga akibat keracunan alkohol atau infeksi otak. Kadang-kadang dokter akan membuat seseorang koma dengan sengaja sehingga mereka memiliki peluang lebih besar untuk pulih dari masalah medis lain.

Postcomended   Konsumsi Antibiotik Melonjak, Wabah “Superbugs” Mengancam Dunia

Biasanya koma berlangsung selama beberapa minggu. Selama waktu ini orang tersebut secara bertahap akan sadar kembali. Namun, itu bisa bertahan selama bertahun-tahun. Pemulihan akan tergantung pada berbagai faktor, terutama jika penyebabnya adalah cedera otak.

Rekor untuk koma terpanjang yang pernah terjadi adalah yang dialami Edwarda O’Bara. O’Bara bisa dikatakan menua dalam koma. Warga Florida, AS, ini, mengalami koma akibat diabetes pada usia 16 tahun setelah mengalami komplikasi dengan pneumonia dan tidak pernah sadar hingga meninggalnya di usia 58; artinya O’Bara koma selama 42 tahun. O’Bara meninggal pada November 2012.***

Postcomended   Kultur Sinetron Mulai Tercerminkah pada Karakter Bangsa?

 


Share the knowledge

Leave a Reply